Bagi yang mengalami gangguan pendengaran, hearing aid yang sesuai bisa membantu mereka lebih percaya diri saat berkomunikasi. Berikut kiat menemukan alat bantu dengar yang tepat bagi Anda.
Alat bantu dengar bekerja dengan cara menangkap suara di sekitar menggunakan sebuah mikrofon dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Penguat suara di dalamnya akan menguatkan sinyal tersebut sebelum akhirnya dikirim ke telinga melalui speaker.
Alat yang digunakan di belakang atau di dalam telinga ini dapat menyesuaikan volume suara dengan kadar hilangnya pendengaran, suara di sekitarnya, dan kebutuhan setiap penggunanya.
Kiat Menemukan Alat Bantu Dengar yang Tepat
Menemukan alat bantu dengar yang tepat sangat penting bagi penderita gangguan pendengaran agar bisa berkomunikasi dengan lancar. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli alat bantu dengar.
Pada dasarnya, setiap jenis alat bantu dengar memiliki cara kerja dan fungsi yang sama. Meski begitu, Anda tetap perlu memilih alat bantu dengar yang paling nyaman dan sesuai kebutuhan. Berikut ini adalah panduan membeli alat bantu dengar yang perlu Anda ketahui:
1. Konsultasi ke dokter untuk menemukan jenis gangguan pendengaran
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah konsultasi ke dokter THT untuk mengetahui jenis dan tingkat keparahan gangguan pendengaran yang diderita. Alat bantu dengar umumnya digunakan oleh penderita gangguan pendengaran sensorineural, yang diakibatkan oleh kerusakan saraf dalam telinga.
Bila Anda menderita gangguan pendengaran konduktif, tindakan operasi atau konsumsi obat-obatan akan lebih disarankan daripada penggunaan alat bantu dengar.
2. Memastikan ukuran dan bentuk alat bantu dengar
Saat memilih alat bantu dengar, Anda juga perlu memastikan ukurannya sesuai dengan telinga. Pasalnya, bentuk alat bantu dengar terbagi menjadi beberapa jenis, misalnya ada yang menempel di daun telinga, masuk sebagian ke liang telinga, atau tertanam seluruhnya di dalam liang telinga.
Masing-masing bentuk alat bantu dengar pun memiliki kekurangan dan kelebihan. Alat bantu dengar yang menempel di daun telinga tentu sangat terlihat, tetapi biasanya lebih stabil dan peka untuk menangkap suara.
Sedangkan alat bantu dengar yang masuk ke dalam liang telinga, ukurannya lebih kecil tetapi perlu dipastikan bahwa ujungnya pas dengan bukaan liang telinga. Hal ini penting untuk diperhatikan agar tidak mudah copot dari telinga.
3. Menelusuri fitur tambahan
Selain fungsi utamanya sebagai pendukung indra pendengaran, ada beberapa jenis alat bantu dengar yang menawarkan fitur tambahan, seperti peredam suara berisik, isi ulang daya melalui charger, dan koneksi ke perangkat lain seperti ponsel atau laptop.
4. Pertimbangan budget
Namun, perlu diingat bahwa alat bantu dengar dengan fitur tambahan biasanya memiliki harga yang lebih mahal daripada alat bantu dengar biasa. Oleh karena itu, Anda juga perlu menyesuaikan dengan ketersediaan dana yang dimiliki.
Sama halnya dengan membeli benda elektronik lain, hal penting yang perlu Anda perhatikan dan pastikan saat membeli alat bantu dengar adalah masa garansinya.
Alat ini akan Anda gunakan setiap saat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, garansi menjadi hal penting apabila alat bantu dengar yang digunakan bila sewaktu-waktu mengalami kerusakan.
Patut dipahami bahwa alat bantu dengar tidak mengembalikan kualitas pendengaran sepenuhnya. Selain itu, perlu kesabaran dan waktu untuk menyesuaikan diri dengan alat bantu dengar. Berlatih menggunakan alat ini di berbagai tempat dan situasi bisa mendukung Anda untuk menyesuaikan diri lebih cepat.
Anda bisa menerapkan panduan membeli alat bantu dengar yang telah dijelaskan di atas sebelum memutuskan untuk membelinya. Jika masih ada pertanyaan terkait gangguan pendengaran dan alat bantu dengar yang tepat, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter. [AB]



