5 Obat Herbal Tradisional Berkhasiat, Nomor 5 Kalau Berlebihan Bisa Bikin Candu

Bangsa Indonesia secara turun temurun dari generasi ke generasi telah mengenal dan juga menggunakan tanaman khusus alias herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk menanggulangi masalah kesehatan. Di seluruh penjuru dunia, obat herbal telah dipercaya akan khasiatnya.

Di Indonesia sendiri menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan dari tahun 2010 hingga 2018, masyarakat yang menggunakan upaya kesehatan tradisional meningkat menjadi sebesar 44,3%. Hal ini menunjukkan minat masyarakat dalam penggunaan obat tradisional dan upaya kesehatan tradisional meningkat.

“Kekayaan sumber daya alam hayati yang dimiliki ini berpeluang bagi pertumbuhan industri farmasi termasuk industri obat tradisional,” kata Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dalam Simposium Pengembangan Industri Obat Tradisional dan Peningkatan Penggunaan Obat Tradisional, Selasa (20/8/2022) di Yogyakarta, dilansir dari situs Kemenkes.

Selaras dengan itu, para peneliti dari Scripps Research Institute di California, Amerika Serikat, belum lama ini menemukan bahan kimia yang diekstraksi dari kulit pohon Galbulimima belgraveana dari ordo Magnolia yang punya efek psikotropika dan bisa membantu terapi depresi dan kelainan kecemasan berlebihan.

Tanaman ini hanya ditemukan endemic di hutan tropis Indonesia, Papua Nugini, dan Australia utara. Sejak berabad silam dimanfaatkan penduduk asli sebagai ramuan obat untuk menyembuhkan rasa sakit dan nyeri serta demam.

“Hal ini menunjukkan kedokteran Barat tidka mempedulikan pasar untuk sarana terapi baru, yakni obat-obatan tradisional yang menunggu untuk diriset,” Ryan Shenvi, PhD, profesor ilmu kimia di Scripps Research kepada para wartawan belum lama ini, dilansir dari DW.com.

Beragam sumber daya alam hayati yang berpotensi menjadi obat tradisional berkhasiat seperti:

1. Kacang babi (Mucuna pruriens)

Kacang babi atau kara benguk merupakan pengobatan tradisional India, Ayuveda, dan Cina yang sudah digunakan lebih dari 3.000 tahun lamanya. Naskah kuno menyebutkan para tabib menggunakan ekstrak kacang ini untuk mengurangi tremor pada pasien, yang kini dalam kedokteran modern didiagnosis mengidap parkinson.

BACA JUGA  Selain Menurunkan Gula Darah, Ini Manfaat Daun Kelor buat Kesehatan

Riset menunjukkan kacang babi mengandung unsur aktif yang disebut levodopa, yang jadi komponen dalam obat modern untuk terapi pasien parkinson.

Levodopa membantu menghentikan tremor pada pasien dengan meningkatkan sinyal dopamine dalam wilayah otak yang mengendalikan gerak motorik.

Sejarah modern levodopa dimulai awal abad ke-20. Saat komponen tersebut dibuat sintesanya oleh ahli biokimia Casimir Funk dari Polandia. Pada tahun 1960an, para ilmuwan menemukan levodopa terbukti efektif dalam menghentikan tremor pada pasien Parkinson. Obatnya merevolusi pengobatan penyakit ini dan hingga kini tetap jadi standar utama untuk terapi parkinson.

2. Kulit pohon Pacific yew

Pacific yew (Taxus brevifolia) merupakan salah satu spesies pohon yang ada di Amerika Utara yang berkhasiat dan sangat berguna untuk kepentingan medis. Sebagian besar bagian pohonnya beracun, yang dapat memicu asosiasi antara kematian dan hidup abadi.

Para ilmuwan menemukan pada tahun 1960an, kulit batang pohon ini mengandung unsur aktif yang disebut takes. Salah satunya yang disebut Paklitaksel yang sudah dikembangkan menjadi obat yang efektik dalam pengobatan penyakit kanker. Paclitaksel dapat menghentikan pembelahan sel kanker dan memblokir pertumbuhan lebih lanjut penyakit ini.

3. Kulit pohon gandarusa

Kulit batang pohon gandarusa atau dedalu memiliki sejarah yang Panjang dalam pengobatan tradisional. Warga sumeria dan mesir kuno sekitar 4.000 tahun lalu sudah menggunakan kulit batang pohon gandarusa untuk mengobati rasa sakit dan sejak itu menjadi obat tradisional.

Kulit batang pohon gandarusa ini mengandung unsur aktif yang disebut salisin. Unsur aktif ini kemudian menjadi basis dari temuan obat anti rasa sakit modern paling legendaris yaitu aspirin.

Aspirin memiliki beragam khasiat medis, antara lain penghilang rasa sakit, menurunkan demam, dan mencegah penyakit stroke. Aspirin digunakan secara luas di seluruh dunia saat pandemi flu Spanyol 1918 untuk menurunkan demam tinggi.

BACA JUGA  Bisa Ditemukan di Dapur, Ini Obat Herbal Sembuhkan Diare

4. Hawthorn (Crataegus)

Uji klinis dengan standar modern menunjukkan hawthorn, sejenis tanaman mawar yang terbukti menurunkan tekanan darah dan bisa digunakan dalam terapi penyakit jantung dan pembuluh darah atau kardiovaskular. Buah hawthorn mengandung unsur aktif bioflavonoid dan proanthosianidin yang punya aktivitas antioksidan yang signifikan.

Khasiat medis hawthorn pertama kali ditulis oleh dokter Yunani kuno Dioscorides dari abad satu Masehi dan oleh ahli pengobatan tradisional Cina Tang-Ben-Cao pada abad ke-7 Masehi.

Ekstrak hawthorn sejauh ini belum dikembangkan untuk obat modern, riset masih terus berlanjut dan diperlukan penelitian lebih serius untuk menegaskan keamanan penggunaan ekstraknya dalam jangka panjang untuk mengobati penyakit.

5. Opium (Papaver somniferum)

Opium adalah contoh obat-obatan tradisional yang paling terkenal. Ekstrak tumbuhan ini yang diolah menjadi obat modern terbukti ampuh untuk mengobati rasa sakit. Keluarga opiate seperti morfin dan kodein diekstraksi dari tanaman poppy dan memiliki efek sangat kuat terhadap sistem saraf pusat. Tentu saja opium ini jikalau dikonsumsi secara berlebihan bisa berefek candu alias ketagihan yang membawa dampak buruk pada saraf.

Mari telusuri kembali obat-obatan tradisional yang terbuat dari tanaman serta keuntungan di bidang medis dan ilmu pengetahuan apa yang ada di sebaliknya? [kg]

TERBARU

Prof. Sim Kie Jie: “Ingin Terus Menulis Akupuntur untuk Ilmu Pengobatan Tradisional Indonesia”

Situasi pandemi covid-19 lalu, memberi waktu luang bagi Praktisi...

Kiat Kontrol Kadar Gula Darah

Kondisi kadar gula darah yang tinggi biasa dikenal dengan...

Mengenal Brokoli, ‘Si Kribo’ Kaya Vitamin C

Dalam pola makan sehat yang menekankan asupan bergizi seimbang,...

Apa Itu Pijat Refleksi?

Merasa lelah dan jenuh saat bekerja adalah hal yang...

Horor COVID-19 di Tiongkok, Mulai Lockdown!

Seiring dengan kasus yang terus meningkat dan mencapai level...

Pilah Pilih Alat Refleksi

Salah satu sarana relaksasi yang tepat untuk menghilangkan pegal...

Cara Sederhana Membuat Jamu

Rempah-rempah merupakan sumber daya alam utama yang dimiliki Indonesia....

Ingin Jajal Terapi Jarum Akupuntur? Ini Efek Samping dan Cara Kerjanya

Akupuntur adalah pengobatan tradisional Tiongkok yang telah dikenal selama...

Mengenal Kulit Pohon Gandarusa yang Ampuh Atasi Rasa Sakit

Tanaman Gandarusa adalah sejenis tanaman perdu dengan karakter daun...

Membuat Jus Tak Perlu Cara Khusus

Mengonsumsi buah secara rutin bisa memberikan banyak manfaat. Mulai...

Prof. Sim Kie Jie: “Ingin Terus Menulis Akupuntur untuk Ilmu Pengobatan Tradisional Indonesia”

Situasi pandemi covid-19 lalu, memberi waktu luang bagi Praktisi senior Akupuntur dan TCM, Prof. Sim Kie Jie untuk menulis buku Ilmu Penyakit Menular Bersifat...

Kiat Kontrol Kadar Gula Darah

Kondisi kadar gula darah yang tinggi biasa dikenal dengan istilah hiperglikemia, istilah ini juga sering dikaitkan dengan diabetes dan pradiabetes. Benar bahwa kamu tidak...

Mengenal Brokoli, ‘Si Kribo’ Kaya Vitamin C

Dalam pola makan sehat yang menekankan asupan bergizi seimbang, brokoli hampir selalu ada di dalam makanan yang wajib untuk dikonsumsi. Meskipun banyak yang tidak...

Apa Itu Pijat Refleksi?

Merasa lelah dan jenuh saat bekerja adalah hal yang wajar, justru hal tersebut merupakan suatu sinyal yang menunjukkan kalau kamu kurang asupan makanan, jarang...

Horor COVID-19 di Tiongkok, Mulai Lockdown!

Seiring dengan kasus yang terus meningkat dan mencapai level tertinggi sejak lockdown Shanghai, Pemerintah China bertahan dengan strategi penahanan COVID-19 yang ketat hampir tiga tahun setelah...

Pilah Pilih Alat Refleksi

Salah satu sarana relaksasi yang tepat untuk menghilangkan pegal dan rasa kaku pada tubuh adalah pijat refleksi. Dilansir dari Wikipedia.org, pijat refleksi merupakan ilmu...