Sejak awal virus corona memasuki Indonesia hingga kini masa pasca pandemi, menjaga kesehatan tubuh menjadi tantangan bagi masyarakat di seluruh dunia. Varian virus yang kian berkembang dan makin ganas dari sebelumnya menjadi alarm bagi kita semua untuk senantiasa waspada dan melakukan berbagai pencegahan sedini mungkin.
Sejak terbitnya Perpu Nomor 1 Tahun 2020 yang mengatur tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas keuangan untuk penanganan pandemi COVID-19, masyarakat dianjurkan untuk menaati protokol kesehatan. Beberapa di antaranya adalah mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas.
Selain menaati protokol kesehatan salah satu bentuk proteksi lainnya yang bisa dilakukan adalah memiliki alat kesehatan sebagai upaya dalam pencegahan penularan COVID-19. Berikut beberapa alat kesehatan yang perlu dimiliki di rumah dalam upaya pencegahan COVID-19.
- Tensimeter
Dilansir dari Healthcare Insights, tensimeter atau alat untuk mengukur tekanan darah penting untuk mengetahui kadar tensi. Terutama bagi penderita hipertensi, tekanan darah rendah, penyakit jantung, atau stroke.
Memiliki alat kesehatan ini disaat pandemi dapat mempermudah kita dalam pemantauan tekanan darah setelah minum obat. Kita dapat mengetahui apakah obat yang diminum sudah tepat. Baik jenis manual maupun digital tensimeter relatif praktis digunakan.
- Termometer
Termometer menjadi alat penting di masa pandemi COVID-19. Dengan termometer, kita bisa mengetahui suhu tubuh apakah sedang dalam kondisi demam atau tidak. Demam menjadi salah satu indikasi penanda infeksi virus corona.
Apabila hasil pengukuran menunjukkan angka yang tidak normal, sebisa mungkin mencatat hasilnya dan gunakan hasil deteksi mandiri tersebut saat konsultasi ke dokter agar tenaga kesehatan professional bisa memiliki gambaran diagnosis yang lebih tepat. Terdapat beberapa jenis termometer seperti termometer yang menggunakan air raksa dan jenis digital yang relatif lebih mudah digunakan.
- Pulse oximeter
Dilansir dari Healthline, oximeter bisa digunakan untuk mengetahui tingkat oksigen di dalam darah seseorang. Kadar oksigen dalam darah merupakan salah satu indikasi penting untuk melihat kesehatan tubuh seseorang.
Mengutip dari laman Ciputra Hospital, kadar saturasi oksigen dalam darah dikatakan normal ketika level oksigen dalam darah tersebut berada di 96% ke atas, sedangkan pada pasien penderita COVID-19 kadar oksigen tersebut bisa menurun hingga lebih rendah dari 94%.

Penurunan kadar oksigen di bawah 94% merupakan indikasi untuk segera mencari penanganan medis lebih lanjut. Pada masa pandemi, alat kesehatan ini dirasa penting untuk mengetahui indikasi apa yang terjadi pada kesehatan kita bersama sedini mungkin.
- Glukometer
Alat pengecek kadar gula darah atau biasa disebut glukometer ini dapat memantau kadar gula darah. Alat ini sangat penting dimiliki penderita diabetes maupun obesitas. Umumnya, alat ini berbentuk digital sehingga dalam penggunaannya termasuk mudah untuk digunakan.
Pengguna alat ini cukup membersihkan ujung jari dengan alkohol swab dan segera ambil sampel darah dari ujung jari.

Kemudian, teteskan sampel darah di strip tes, dan masukkan strip tes ke glukometer. Tunggu beberapa saat hingga angka hasil kadar gula darah muncul.
Akan mudah bagi penderita diabetes maupun obesitas jika memiliki alat ini di rumah, sehingga tidak perlu ke pelayanan kesehatan yang berisiko untuk penularan virus Corona apabila kadar gula darah masih dalam angka yang normal. [kh]



