5 Teh Herbal Ini Diakui Penunjang Kesehatan, Apa Saja?

Saat suhu turun, kita semua merindukan sesuatu yang hangat dan menenangkan untuk mengatasi angin dingin. Secangkir teh panas sering membantu kita dalam skenario seperti itu. Aroma daun teh yang baru diseduh bersama dengan kapulaga dan jahe langsung membuat kita ingin menyeruput minuman hangatnya.

Meskipun teh susu biasa yang dibuat di rumah tetap menjadi favorit sepanjang masa, tidak ada salahnya mencoba beberapa jenis teh lainnya. Teh herbal disebut-sebut sebagai versi teh sehat yang memiliki sejumlah manfaat.

Teh herbal hadir dalam varietas yang berbeda dengan masing-masing memiliki rasa yang berbeda. Teh herbal telah disebut-sebut sebagai versi teh yang lebih sehat. Ini dapat membantu Anda melawan beberapa masalah kesehatan umum. Teh herbal ini dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

5 Teh Herbal Untuk Kesehatan Secara Keseluruhan:

  1. Teh Chamomile

Untuk tidur lebih baik anda bisa mencoba teh yang dibuat dengan bunga chamomile aromatik, teh herbal ini dapat membantu anda tertidur lebih cepat dan mendapatkan tidur yang sehat.

Menurut ahli gizi, chamomile memiliki antioksidan bernama apigenin yang mengikat reseptor tertentu di otak Anda dan membuat Anda merasa rileks dan tenang. Ahli gizi menyarankan minum teh saat tidur.

Teh ini dapat dibuat dengan menambahkan beberapa bunga kamomil ke dalam air panas. Biarkan selama 2-3 menit lalu saring.

  1. Teh Jahe

Jika Anda merasa mual maka minumlah teh jahe. Teh jahe mengandung senyawa spesifik yang disebut 6-gingerol, yang membantu meredakan rasa mual yang tidak nyaman. Senyawa ini juga efektif untuk melemaskan otot-otot saluran cerna dan meredakan mabuk perjalanan selama kehamilan.

Menurut ahli gizi, sebaiknya minum teh jahe di pagi hari. Untuk membuat secangkir teh jahe, rebus 1/2 inci akar jahe dan air bersama selama beberapa menit lalu minum setelah disaring.

  1. Teh Jahe dan Sereh
BACA JUGA  Selain Menurunkan Gula Darah, Ini Manfaat Daun Kelor buat Kesehatan

Untuk mengontrol glukosa darah. Serai telah ditemukan efektif untuk pengobatan anti-hiperglikemik. Ini menghambat alfa-glukosidase dan alfa-amilase, yang membantu dalam mengelola kadar glukosa darah.

Sementara itu, peran jahe menunjukkan aktivitas antidiabetes melalui penghambatan alfa-glukosidase. Beta sesquiphellandrene hadir di dalamnya membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

Cobalah meminum teh jahe dan serai di pagi hari. Ambil beberapa batang serai dan sepotong jahe ukuran sedang. Rebus dalam air selama sekitar 10 menit. Kemudian tuangkan teh ke dalam cangkir dan minumlah.

  1. Teh Kembang Sepatu

Teh kembang sepatu memiliki sifat analgesik yang membantu mengendurkan otot-otot di sekitar rahim. Ini memberikan kelegaan dari kram perut yang menyiksa saat mengalami menstruasi.

Teh ini juga dapat mengatur aldosteron, hormon yang diproduksi di kelenjar adrenal Anda. Hormon ini berfungsi untuk mengatur kadar garam dan air dalam tubuh.

Teh kembang sepatu juga bertindak sebagai diuretik dan mengurangi kembung. Anda bisa minum secangkir teh kembang sepatu tujuh hari sebelum siklus menstruasi Anda dimulai.

Buat teh herbal ini dengan menambahkan beberapa bunga kembang sepatu ke dalam teko dan tuangkan air panas mendidih ke atasnya. Biarkan teh selama sekitar 5 menit dan nikmati.

  1. Teh Tulsi

Teh Tulsi memiliki khasiat obat yang dapat membantu mengendalikan asma dan bronkitis. Ini melakukan fungsi anti-alergi dalam tubuh dan dapat meningkatkan kekebalan.

Teh tulsi dapat melindungi sumsum tulang, teh ini menghasilkan sel darah merah pembawa oksigen dan sel darah putih yang bermanfaat untuk kekebalan.      Anda dapat menikmati secangkir teh tulsi kapan saja sepanjang hari.

Untuk membuatnya, cukup tambahkan 5-10 daun tulsi ke dalam secangkir air dan biarkan mendidih selama beberapa saat. Biarkan rasa meresap ke dalam teh dan kemudian nikmati setelah disaring.

BACA JUGA  Atlet di Piala Dunia Terinfeksi Flu Unta, Penyakit Apa Itu? Apakah Herbal Bisa Sembuhkan?

Beragam jenis teh ini dapat dibuat di rumah sendiri, lho! Tertarik mencoba yang mana? [kg]

TERBARU

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami....

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Namun, Ketua Umum PIKTI Dr. Dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd.,...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti menurunkan berat badan, merawat rambut, jerawat, kuku, dan kesehatan secara keseluruhan. Meski...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada anak-anak. Melansir laman BBC Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa prevalensi...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO menyampaikan bahwa diperkirakan 88% negara anggota telah menggunakan praktik seperti obat herbal, akupuntur, dan terapi...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan jamu dan tanaman obat. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang jamu masih terbatas pada Pulau Jawa. Setiap...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami. Praktisi dan Dosen Tuina, Didik Waluyo, Ir. M.Med menjabarkan ihwal ini dalam PIKTI E-Seminar Seri...