7 (Kandungan) Makanan Sehari-hari ini, Ternyata Membahayakan Kesehatan

Meskipun rasanya lezat, bentuk menarik dan harga terjangkau, namun tujuh (kandungan) makanan ini malah membahayakan kesehatan. Melansir Irmawati Siane Tjandra, dalam bukunya ‘Wellness Juice Therapy: Terapi Jus Kebugaran’ terdapat tujuh (kandungan) makanan sehari-hari yang merusak kesehatan tubuh.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa makanan yang dikonsumsinya setiap hari bisa saja termasuk dalam kategori makanan berbahaya. Berikut ini tujuh (kandungan) makanan yang dapat membahayakan kesehatan serta menyebabkan berbagai penyakit

1. Gula

Riset menunjukkan gula refinasi dan berbagai jenis pemanis masuk ke dalam makanan dan mengambil porsi 20% dari kalori yang dikonsumsi sehari. Gula refinasi tidak memiliki gizi apapun, tidak berserat dan hanya menyediakan tenaga serta menambahkan kegemukan.

- Advertisement -

Dalam buku Sugar Blues karangan William Duffy yang sangat terkenal disebutkan bahwa gula pasir adalah racun paling manis. Mengapa disebut racun yang sangat berbahaya? Karen semua nutrisi, vitamin dan mineral yang ada padanya telah dihilangkan sehingga tinggal karbohidrat murni.

Ketika tubuh mengkonsumsi gula pasir, harus mengorbankan protein, vitamin dan mineral yang tersimpan dalam tubuh

Di samping itu, kelebihan gula pasir juga membebani liver dan bahkan dapat membebani berbagai organ tubuh karena gula yang berlebihan akan diubah menjadi lemak dan disimpan di berbagai tubuh.

Gula pasir juga secara drastis membahayakan tubuh karena mematikan sel darah putih/ sel pertahanan tubuh, keasaman lambung, gangguan jantung, ginjal, kanker, kerusakan gigi, dan masih banyak lagi.

Bagaimana dengan pemanis buatan seperti aspartame? Akibatnya juga sama saja bahkan lebih berbahaya.

2. Makanan olahan

Orang cenderung berfikir bahwa makanan olahan itu baik, karena telah membuang sampah-sampah yang tidak berguna. Namun, belakangan ini kita mengerti bahwa sampah yang dibuang seperti serat dan bagian lain dari makanan ternyata amat berguna bagi tubuh.

BACA JUGA  4 Rekomendasi Bahan Herbal untuk Kesehatan Ginjal

Sebagai contoh serat berguna untuk menstabilkan gula darah, kontrol berat badan, melindungi dari berbagai penyakit perut, seperti batu empedu, sakit maag, wasir, sakit perut, dsb.

3. Garam

Orang Barat cenderung mengkonsumsi garam berkali-kali lipat dari kebutuhan tubuhnya sehari-hari. Terlalu banyak garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, gagal jantung dan sakit serta mengakibatkan rapuh tulang

4. Lemak

Umumnya orang tidak menyadari bahwa mereka telah mengkonsumsi minyak secara berlebihan, minyak yang tersembunyi dalam makanan sering kali mengelabui mata dan hanya terasa nikmat di lidah.

Penyakit yang dapat ditimbulkan akibat kelebihan lemak antara lain penyumbatan pembuluh darah, yang mengakibatkan sakit jantung dan otak, kegemukan diabetes dan berbagai penyakit kanker.

5. Protein

Pada umumnya orang mengira protein adalah sesuatu yang sangat berharga sehingga mereka cenderung memakan sebanyak-banyaknya makanan yang kaya protein. Oleh karena itu makanan yang paling dicari sekarang ini adalah segala macam daging, susu, keju dan telur.

Akibat sampingannya adalah makanan ini juga cenderung mengandung banyak lemak dan kolesterol. Problem orang yang hidup di kota besar adalah kelebihan protein, bukannya kekurangan.

Riset menunjukkan makan protein secukupnya saja dapat memperbaiki kesehatan tubuh, mencegah penuaan dini, berumur lebih panjang, mengurangi risiko rapuh tulang.

6. Minuman ringan (soft drink)

Minuman ringan seperti minuman soda, bir, kopi dan minuman yang manis lainnya telah menjadi minuman sehari-hari. Tahukah anda bahwa dalam sekaleng minuman soda mengandung antara 8-12 sendok makan gula?

Dalam minuman ini, kita menemukan kafein, enam dari tujuh minuman popular mengandung kafein, itu menyebabkan anda akan ketagihan minum minuman bersoda seperti juga teh dan kopi, bahkan kimia berbahaya, zat pewarna dan sebagainya.

BACA JUGA  Apa sajakah Makanan yang Menyebabkan Infeksi Usus seperti Prilly?

Minuman ringan sendiri dapat mengakibatkan penyakit keropos tulang, kegemukan, peningkatan gula darah, keropos gigi, penyakit ginjal, gangguan pencernaan, gangguan maag, dan seterusnya.

7. Makanan ringan

Makanan modern yang didesain sedemikan rupa sehingga menarik di mata, seperti tekstur yang halus sehingga nikmat di mulut serta aroma yang melimpah namun bergizi rendah telah menggantikan penganan tradisional yang kaya gizi.

Makanan ringan yang sedemikian telah mengisi kotak makanan anak-anak kita, sebagai makanan wajib saat rehat, bahkan juga makanan wajib di rumah sakit.

Makanan ringan yang disajikan di antara jam makan telah membebani pencernaan sehingga tidak dapat beristirahat, mengakibatkan kegemukan namun kekurangan gizi. [EB]

TERBARU

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan...

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif,...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu...

Fitofarmaka, Memanfaatkan Kekuatan Obat Herbal untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Fitofarmaka, juga dikenal sebagai obat herbal, merupakan produk yang...

Cuaca Panas, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada 5 Penyakit ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau jemaah haji Indonesia waspada dengan...

Mengenal Terapi Herbal dari Kashmir

Dikenal karena keanekaragaman hayatinya, Kashmir merupakan tempat yang kaya...

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) di Kota Semarang. Wolbachia merupakan salah satu inovasi dalam...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM) telah lama dikenal sebagai pendekatan holistik dalam menjaga...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan menarik yang dapat mengubah cara kita memandang makanan dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres....

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif, merupakan pendekatan medis yang menggabungkan metode-metode konvensional dengan terapi komplementer dan alternatif. Konsep ini berfokus...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada para inovator teknologi kesehatan terbaik di Indonesia dalam acara Health Innovation Day 2023. Penghargaan dari Kemenkes...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Afrika selama ribuan tahun. Benua ini kaya akan sumber daya alam yang melimpah, termasuk berbagai jenis...