Ahli Akupuntur Muda Obati Pasien Saat Pandemi

Di tengah pandemi covid-19 ini, seorang ahli akupuntur muda di Banyumas, Jawa Tengah rela blusukan keliling desa hanya untuk mengobati pasien.

Dikabarkan ahli akupuntur muda yang juga seorang dokter tersebut, rela mengobati pasien karena banyak masyarakat yang takut mengunjungi fasilitas kesehatan.

Aksi dr. Syarif Hadi Blusukan Ke Desa

dr. Syarif Hadi yang merupakan penanggung jawab Klinik Pratama Rawat Inap NU Sumpiuh, melakukan sosialisasi mengenai pencegahan covid-19. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak perlu takut untuk datang berobat ke fasilitas kesehatan terdekat.

Banyak masyarakat yang takut untuk datang ke puskesmas, klinik maupun rumah sakit karena khawatir tertular virus covid-19. Hal ini mengakibatkan seseorang menahan dirinya untuk diobati karena ganasnya virus tersebut.

dr. Syarif Hadi pun menjelaskan, bahwa hal yang dilakukannya ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat. Sejauh ini, ia telah berkeliling ke tujuh desa hingga seluruh wilayah sampai tugasnya selesai.

Ia juga menjelaskan, saat sedang di lapangan, ia tetap mematuhi aturan protokol kesehatan dan ia pun telah menargetkan untuk mengunjungi seluruh desa dan kelurahan di Sumpiuh.

Terapi akupuntur juga dilakukan Hadi sebagai upaya untuk mengobati pasien. Terutama bagi pasien yang setuju dengan penindakan medis akupuntur. dr. Syarif Hadi juga telah menyiapkan beberapa dus jarum akupuntur yang steril, alkohol dan stetoskop.

Penanganan dengan akupuntur ini telah dilakukan di desa Kuntili. Sejumlah warga telah ditangani menggunakan akupuntur, termasuk Sekretaris dari desa tersebut.

Menurut dr. Syarif Hadi, akupuntur tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan saja, terapi asal Cina ini juga bermanfaat untuk meningkatkan imun tubuh yang berguna untuk menangkal virus masuk ke dalam tubuh, termasuk virus corona yang sedang mewabah di Indonesia ini.

BACA JUGA  Ramuan Cina Kuno untuk Obat Malaria Artemisinin

Dengan menusukkan jarum ke area tertentu di tubuh, masalah imunitas atau daya tahan tubuh seseorang akan meningkat, sekaligus akupuntur juga memberikan efek rileks pada tubuh.

Sosialisasi dan pengobatan akupuntur gratis yang dilakukan oleh Hadi akan terus dilakukan ke seluruh desa yang ada di daerah Sumpiuh, dan akan dilakukan secara bergilir dan berulang.

Aksi dari ahli akupuntur muda ini membuat masyarakat menjadi tidak harus khawatir untuk datang ke layanan kesehatan, asal kita tetap menjaga protokol kesehatan, menjaga imun tubuh dan juga berdoa kepada Yang Maha Kuasa.

TERBARU

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Kerokan, Metode Pengobatan Tradisional yang Sudah Berusia 2.000 Tahun

Kerokan adalah salah satu terapi yang jamak dilakukan ketika...

Astaga! Kantor Dokter AS ini Salah Menagih Biaya Perangkat Akupuntur Setara Rp16 Miliar

Melansir laman Cleveland, Departemen Kehakiman AS mengumumkan bahwa sebuah...

Bagaimana Terapi Akupuntur Bisa Meningkatkan Kualitas Kesehatan Anda?

Akupunktur adalah salah satu bentuk pengobatan dalam Traditional Chinese...

Jangan Gegabah, Suplemen ini Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Obat

Suplemen adalah produk nutrisi tambahan yang sering dikonsumsi oleh...

Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada terhadap beberapa Penyakit Tropis ini

Kementerian Kesehatan RI menghimbau masyarakat agar waspada terhadap beberapa...

Jadi Paham, Ternyata Ini Perbedaan Jamu, Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki kekayaan sumber hayati...

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga dan perlu dipelajari. Berbagai ramuan yang berasal dari alam sekitar digunakan dalam praktek pengobatan tradisional....

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang digunakan di Asia oleh para praktisi Pengobatan Tradisional Cina (TCM), baik di lingkungan klinis maupun...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita semakin terpisah dari alam. Namun, karena kita adalah bagian dari alam, kita tidak dapat bersembunyi...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang kuat dalam kesehatan holistik sejak kecil. Ia mengonsumsi teh herbal yang dibuat oleh ibunya, yang...

Kerokan, Metode Pengobatan Tradisional yang Sudah Berusia 2.000 Tahun

Kerokan adalah salah satu terapi yang jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Ternyata metode pengobatan tradisional ini sudah berumur lebih dari 2.000 tahun....

Astaga! Kantor Dokter AS ini Salah Menagih Biaya Perangkat Akupuntur Setara Rp16 Miliar

Melansir laman Cleveland, Departemen Kehakiman AS mengumumkan bahwa sebuah kantor dokter di Ohio yang sudah tidak beroperasi, Westlake, salah menagih Medicare sebesar $1,1 juta...