Aktivitas Yang Bisa Meningkatkan Imun Saat Pandemi

Imun tubuh merupakan hal penting yang harus dijaga saat pandemi, aktivitas yang bisa meningkatkan imun di kala pandemi ini mudah dilakukan, dan efektif serta efisien.

Aktivitas Yang Bisa Meningkatkan Imun

Saat pandemi, aktivitas di luar rumah mulai dibatasi, hal ini untuk menghindari tertularnya virus yang sedang merajalela. Di kala pandemi, imun tubuh merupakan hal utama yang sangat penting untuk dijaga.

Cara meningkatkan imunitas tubuh bisa dimulai dari berolahraga secara teratur, melakukan pola hidup sehat dan menjaga kualitas tidur. Hal ini harus mulai dilakukan jika ingin sistem kekebalan tubuh tetap terjaga.

Selain melakukan hal-hal tersebut, Anda bisa memulai melakukan aktivitas sederhana yang dibiasakan seperti di bawah ini, hal ini sangatlah mudah dan efisien serta efektif untuk menjaga kesehatan tubuh, yaitu:

– Akupuntur dan bekam

Cara pertama untuk meningkatkan imun tubuh adalah dengan melakukan terapi tradisional Cina. Selain bisa meningkatkan daya tahan tubuh, terapi Cina ini juga bisa membuat tubuh menjadi sehat dan rileks.

– Melakukan refleksi diri

Anda bisa mulai membiasakan melakukan refleksi diri di setiap pagi. Hal ini baik untuk kesehatan mental, karena emosi dan pikiran yang terkontrol dapat membantu tingkatkan daya tahan tubuh.

– Menggunaakan essential oil

Anda bisa meneteskan essential oil dan dicampur dengan minyak ataupun air. Hal ini juga bisa membuat tubuh menjadi rileks dan imun terjaga.

– Menjaga kualitas tidur

Orang dewasa memerlukan 7 sampai 9 jam tidur saat malam hari, hal ini untuk mengoptimalkan kinerja tubuh. Waktu istirahat yang cukup akan meningkatkan energi dan daya tahan tubuh.

– Mengkonsumsi makanan peningkat imun

Makanan sehat dan bernutrisi tinggi sangat berpengaruh dengan kesehatan tubuh. Anda bisa mengkonsumsi jeruk, bayam, kacang almond, tomat dan brokoli sebagai makanan peningkat daya tahan tubuh.

BACA JUGA  Robby Tumewu Sempat Alami Radang Gigi Sebelum Meninggal, Bisakah Akupuntur Obati?

Aktivitas di atas bisa dicoba untuk menjaga imun tubuh, termasuk berkomunikasi dengan kerabat dan teman. Karena, walaupun saat pandemi berkomunikasi secara langsung dibatasi, hal ini bisa juga dilakukan via virtual.

Berkomunikasi via virtual dengan orang terdekat, dapat membantu menjaga imun tubuh karena emosi dan pikiran tidak merasa jenuh ketika harus bertahan di dalam rumah.

TERBARU

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal dari pengobatan tradisional China. Praktiknya melibatkan seorang praktisi yang membakar ramuan moxa pada atau di...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia fisik atau yang disebut sekala dan dunia spiritual atau psikis yang disebut niskala. Dalam pengobatan...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....