Terapi Akupuntur Diabetes Untuk Kurangi Gula Darah

Akupuntur diabetes merupakan terapi pengobatan yang khusus digunakan untuk atasi penyakit gula atau diabetes. Penyakit gula ini disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam mengolah glukosa dalam darah menjadi energi. Berikut peran akupuntur atasi penyakit gula.

Manfaat Akupuntur Kurangi Gula Darah

Glukosa merupakan sebuah zat penting di dalam tubuh yang berfungsi sebagai sumber energi utama untuk sel dan otak dalam membentuk jaringan dan otot.

Kadar gula dalam darah tersebut dikendalikan oleh beberapa hormon dan yang paling utama adalah hormon insulin yang dihasilkan pankreas. Bagi penderita diabetes, pankreas kurang menghasilkan hormon insulin yang akibatnya kadar glukosa dalam darah meningkat.

Gejala seseorang yang menderita penyakit diabetes adalah :
– Sering buang air kecil
– Nafsu makan meningkat
– Sering merasakan sakit kepala
– Berat badan menurun drastis
– Mudah mengalami infeksi
– Lama sembuh saat memiliki luka
– Sering merasa haus
– Pandangan mata buram
– Merasa cepat lelah

Di bawah ini titik akupuntur untuk mengatasi penyakit gula yang tersebar di area tubuh :

1. Di area telapak kaki:

– Titik refleksi kelenjar tiroid
– Serabut saraf kering
– Lambung
– Kandung empedu
– Organ pankreas
– Usus 12 jari
– Ginjal, saluran kencing dan kandung kemih

2. Di area telapak tangan:

– Titik refleksi ginjal
– Titik refleksi lambung dan usus

Cara Akupuntur Obati Diabetes

Di bawah ini 3 teknik pengobatan untuk mengatasi diabetes, yaitu:

1. Elektroakupuntur

Cara paling umum atasi diabetes dengan bantuan impuls listrik dari satu jarum ke jarum lainnya.

2. Wrist-ankle

Melibatkan stimulasi jarum pada pergelangan tangan dan kaki.

3. Akupuntur herbal

Menyuntikkan ramuan khusus ke titik akupuntur.

BACA JUGA  Mengatasi Stres dengan TCM Saat Program Bayi Tabung

Setelah mengetahui titik akupuntur atasi diabetes, lakukanlah pijatan pada titik di telapak kaki hingga telapak tangan dengan durasi 3 menit di setiap titiknya.

Pijatan yang dilakukan dengan kekuatan sedang dan bagi penderita diabetes akut, terapi bisa dilakukan 3 kali sehari dalam 3 hari pertama, lalu dilanjutkan 1 kali setiap hari sampai kadar gula normal.

Terapi akupuntur diabetes ini bisa dilakukan dengan bantuan orang lain atau langsung pada ahlinya agar hasil lebih aman dan maksimal. Setelah itu jangan lupa untuk perbanyak minum air mineral dan mengatur pola makan.

TERBARU

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Viral Gegara Wanita asal Negeri Kangguru, Apa itu Kondisi Gigantomastia?

Belum lama ini, media memberitakan seorang wanita asal Australia...

Apakah Timur Tengah Menggeliat Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Besar Masa Depan?

Timur Tengah di masa depan akan menjadi destinasi wisata...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin Hye, menyita perhatian publik ketika membagikan menu diet sehatnya, untuk mendapatikan kembali tubuh langsing. Melansir...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang telah digunakan selama ribuan tahun. Dari budaya Mesir kuno hingga Cina dan Timur Tengah, terapi...