Lancarkan ASI Dengan Terapi Akupuntur Laktasi

Akupuntur laktasi merupakan salah satu manfaat akupuntur yang berguna untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI ibu menyusui. Masalah ASI yang kurang kadang membuat para ibu mengeluh, sehingga cara terapi ini bisa dijadikan pengobatan alternatif untuk mengatasi masalah tersebut.

Akupuntur Laktasi Untuk Lancarkan ASI

Seorang ibu menyusui yang memiliki kendala ASI yang sedikit pasti sangat membutuhkan cara agar ASI yang keluar mencukupi. ASI yang sedikit biasanya terjadi karena kondisi ibu yang stres atau tersumbatnya saluran ASI.

Bagi ibu menyusui yang memiliki masalah ini bisa mencoba melakukan terapi pengobatan akupuntur untuk melancarkan ASI yang keluar. Mengapa demikian? Karena akupuntur dapat merangsang titik sental dan lokal untuk ASI.

Dengan memberikan rangsangan yang tepat akan mempengaruhi perbaikan kerja fungsi dari hormon peningkat produksi ASI dan membuat produksi ASI dalam jumlah yang cukup.

Titik akupuntur yang biasa distimulasi berada di area tangan, telinga dan titik lokal payudara untuk membantu memproduksi ASI dalam jumlah maksimal. Terapi akupuntur untuk mengatasi masalah ini biasanya dibandrol dengan harga Rp.300.000 hingga Rp.400.000 dan dilakukan sebanyak 6 kali.

Jadi, bagi Anda yang memiliki masalah ini bisa mencoba untuk melakukan terapi akupuntur dan tentu saja dengan konsultasikan ke dokter terlebih dahulu. Karena, dokter dapat melihat kondisi fisik dan kesehatan ibu dengan baik, sehingga bisa memilih cara yang tepat dan cocok untuk kondisi ibu.

Cara Pendukung Pemberian ASI

Kegiatan menyusui merupakan suatu hal yang lumrah dilakukan ibu kepada bayinya. Pemberian ASI pada bayi sangatlah penting, karena banyaknya khasiat yang bagus untuk perkembangan bayi di dalam ASI tersebut.

Namun, setiap ibu memiliki kondisi yang berbeda dan mengakibatkan adanya masalah ASI yang tersumbat atau kurang. Selain melakukan terapi, Anda bisa juga melakukan cara pendukung saat menyusui, seperti:

BACA JUGA  Pevita Pearce Pernah Idap Tumor Payudara, Bagaimana Yang Sheng Bisa Sembuhkan?

1. Menggunakan pompa ASI multifungsi
2. Menggunakan bra menyusui
3. Menggunakan baju untuk menyusui
4. Menggunakan nipple shield

Cara pendukung di atas bisa dilakukan oleh ibu menyusui saat sedang memberi ASI pada si kecil. Selain bermanfaat, penggunaan pakaian khusus ibu menyusui juga memudahkan sang ibu untuk memberikan ASI pada anaknya.

Jadi, jika Anda memiliki masalah laktasi, Anda bisa mencoba melakukan terapi akupuntur laktasi atau mencoba mengubah pola makan agar air susu bisa tercukupi dan kebutuhan si kecil terpenuhi.

TERBARU

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal dari pengobatan tradisional China. Praktiknya melibatkan seorang praktisi yang membakar ramuan moxa pada atau di...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia fisik atau yang disebut sekala dan dunia spiritual atau psikis yang disebut niskala. Dalam pengobatan...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....