Apa yang dimaksud dengan akupuntur medis? Secara harfiah, akupuntur adalah suatu tindakan medis yang dilakukan dengan cara memasukkan jarum pada titik akupuntur yang ada di tubuh.

Sejumlah penelitian di bidang kedokteran juga telah membuktikan efektivitas dari akupuntur dalam mengatasi masalah kesehatan. Bahkan WHO juga merekomendasikan pelayanan akupuntur ke dalam Sistem Kesehatan Nasional.

Penjelasan Akupuntur Medis

Menurut dr. Yovita Wijaya, Akp dari RS EMC Sentul, mengatakan beberapa manfaat dari akupuntur yang bisa digunakan untuk mengatasi penyakit seperti di bawah ini:

– Meningkatkan stamina
– Melancarkan metabolisme tubuh
– Memperbaiki sirkulasi darah
– Membantu mengurangi rasa nyeri
– Membantu atasi gangguan pencernaan
– Membantu atasi gangguan pada hormon
– Membantu atasi gangguan pada pernafasan
– Membantu atasi gangguan pada saraf
– Rehabilitas bagi penderita pasca stroke

dr. Yovita juga mengatakan bahwa akupuntur sangat aman dan jika terdapat efek samping, efeknya ringan dan tidak terlalu parah. Selain itu, pengobatan akupuntur juga tidak memerlukan obat-obatan.

Terlebih lagi saat wabah covid-19 menyerang, masyarakat akan lebih memilih melakukan pengobatan tradisional dibandingkan datang ke rumah sakit. Oleh karena itu, akupuntur dan pengobatan tradisional lainnya bisa menjadi ladang rezeki yang menjanjikan.

Lalu, apakah akupuntur medis sama dengan akupuntur biasa? Akupuntur ini merupakan istilah yang digunakan untuk mengartikan akupuntur yang dilakukan oleh dokter yang sudah mempelajari akupuntur.

Dalam praktiknya, dokter akupuntur ini bisa mengkombinasikan pengobatan maupun hanya menggunakan pendekatan tunggal. Sedangkan akupuntur tradisional biasanya dilakukan oleh akupunturis atau tabib.

Menurut WHO, manfaat akupuntur untuk mengatasi masalah kesehatan adalah sebagai berikut:

– Masalah pernafasan > nyeri tenggorokan, sinusitis, asma, influenza, bronkitis
– Penyakit pencernaan > tukak lambung dan usus, gastritis, diare
– Penyakit saraf, otot dan tulang > sakit kepala, kesemutan, stroke
– Penyakit saluran kencing dan ginjal > enuresis, impotensi, infertilitas
– Gangguan psikologis > depresi, insomnia, gangguan emosi
– Gangguan hormonal > diabetes, obesitas
– Penyakit ginekologis atau kewanitaan > haid tidak teratur, keputihan, gangguan menopause

Jadi, akupuntur medis dengan akupuntur biasa terletak pada siapa orang yang melakukan terapi tersebut. Tetapi, cara pengobatan dan tujuannya sama dengan akupuntur tradisional.