Akupuntur Sedot Darah (Bekam) Untuk Kesehatan Tubuh

Akupuntur sedot darah atau bekam basah merupakan salah satu jenis terapi tradisional yang menggunakan cangkir atau kop dalam praktiknya.

Terapi ini cukup digemari oleh masyarakat karena masalah kesehatan yang dirasakan berhasil diobati. Simak penjelasannya berikut ini.

Terapi Akupuntur Sedot Darah

Terapi ini berfungsi mengeluarkan darah kotor dari tubuh, dan terapi ini berguna untuk membersihkan peredaran darah tersebut. Caranya ialah dengan menempelkan kop pada tubuh dan darah kotor pun akan keluar memenuhi kop tersebut.

Darah manusia memiliki usia, yaitu 30 hari. Kalau bentuk darah tersebut sudah tidak bagus, biasanya akan diubah dan didaur ulang oleh liver, namun ada juga darah yang tidak dapat didaur ulang.

Darah yang tidak bisa didaur ulang ini akan menumpuk dan membentuk sedimentasi yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Darah kotor inilah yang akan dikeluarkan saat menggunakan terapi bekam.

Saat ingin melakukan terapi ini, alangkah lebih baik untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada ahlinya agar terapi ini bisa berjalan dengan aman dan lancar.

Jenis Bekam dan Manfaatnya

Kop atau gelas yang digunakan untuk terapi ini bermacam-macam, ada yang terbuat dari kaca, tembikar, maupun bambu. Namun, fungsi dari bekam tetaplah sama.

Ada 2 jenis terapi bekam yang dikenal oleh masyarakat, yaitu:

– Bekam kering > hanya menghisap kulit, biasa disebut kop
– Bekam basah > kombinasi antara pendarahan terkontrol yang disengaja dan menghisap kulit

Kedua jenis bekam ini sama-sama menggunakan zat yang mudah terbakar yang ditempatkan di cangkir. Setelah api padam, cangkir akan ditempatkan terbalik di kulit pasien yang menyebabkan kulit tertarik dan memerah.

Terapi ini memiliki manfaat yakni sebagai berikut:

BACA JUGA  Ringankan Sakit Akibat Kemoterapi dengan Akupuntur

– Mengatasi hipertensi
– Mengatasi jerawat dan eksim
– Mengatasi anemia dan hemofilia
– Mengatasi rematik
– Mengobati migrain
– Mengatasi pembuluh darah yang melebar
– Membantu meningkatkan kesuburan

Tidak hanya itu, terapi ini juga bisa menimbulkan efek samping, seperti memar, luka bakar, ketidaknyamanan ringan dan infeksi kulit.

Jadi, terapi akupuntur sedot darah ini sama-sama memiliki manfaat untuk mengatasi masalah kesehatan. Namun, untuk melakukannya, Anda harus menggunakan tenaga ahli agar tidak ada kesalahan.

TERBARU

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Viral Gegara Wanita asal Negeri Kangguru, Apa itu Kondisi Gigantomastia?

Belum lama ini, media memberitakan seorang wanita asal Australia...

Apakah Timur Tengah Menggeliat Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Besar Masa Depan?

Timur Tengah di masa depan akan menjadi destinasi wisata...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin Hye, menyita perhatian publik ketika membagikan menu diet sehatnya, untuk mendapatikan kembali tubuh langsing. Melansir...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang telah digunakan selama ribuan tahun. Dari budaya Mesir kuno hingga Cina dan Timur Tengah, terapi...