Alkisah Pria Tambun Sukses Turunkan Berat Badan Berkat Terapi Naturopati

Dilansir dari laman THEHealthSite, seseorang berhasil menurunkan berat badannya hingga 9 kg dalam waktu 15 hari melalui terapi Naturopati. Naturopati adalah sebuah pendekatan kesehatan yang menekankan pada penggunaan terapi alami dan non-invansif untuk mencegah dan mengobati penyakit. Terapi ini meliputi yoga, meditasi, fisioterapi, akupunktur, dan hidroterapi.

Pasien yang menjalani terapi Naturopati ini bernama Chandresh Naidu (nama diubah) berusia 61 tahun. Ia sebelumnya mengalami obesitas, spondylosis serviks, hipertensi, hipotiroidisme, dan sleep apnea. Chandresh mengeluh sulit tidur, nyeri di leher dan bahu, lesu, sakit kepala, mudah tersinggung, sesak napas, dan merasa tidak enak badan setiap hari.

Setelah diagnosis awal, para dokter di Jindal Naturecure Institute di Bangalore menyiapkan rencana perawatan individual untuk pasien yang terdiri dari berbagai aktivitas dan terapi seperti yoga, terapi bawah air, fisioterapi, akupunktur, kompres lumpur, enema, terapi minyak, mandi sauna dengan kompres dada, dan uap wajah. Dr. G Prakash, Wakil Kepala Petugas Medis di Jindal Naturecure Institute, menjelaskan bahwa perawatan dimulai dengan perawatan pembersihan konvensional yang bertujuan untuk mengeluarkan racun dari tubuh pasien.

Hidroterapi merupakan salah satu terapi yang diberikan yang membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kelenturan otot, dan memperbaiki sirkulasi darah. Hidroterapi juga membantu membakar lebih banyak kalori untuk mempertahankan suhu tubuh saat menyelam. Selain itu, paket terapi yang diberikan membantu mengurangi lemak tubuh, menurunkan tekanan darah, dan menormalkan sekresi lambung. Terapi Naturopati ini juga membantu mengurangi lemak tubuh ekstra di area perut.

Selain menurunkan berat badan, terapi Naturopati ini juga membantu pasien untuk pulih dari berbagai penyakit yang dideritanya. Pasien merasakan peningkatan kualitas hidup setelah menjalani terapi Naturopati. Terapi ini membuktikan bahwa dengan mengombinasikan berbagai terapi alami, seseorang dapat menurunkan berat badannya dan mencapai kesehatan yang lebih baik.

BACA JUGA  Ahli Akupuntur Singapura Jelaskan Bedanya TCM dan Pengobatan Medis Barat

Terapi Naturopati juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi nyeri, dan meningkatkan kualitas tidur. Selain itu, terapi Naturopati juga memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan. Terapi ini dapat membantu mencegah berbagai penyakit kronis seperti diabetes, jantung, dan tekanan darah tinggi. Naturopati juga dapat membantu mencegah obesitas dan menjaga berat badan yang sehat.

Secara keseluruhan, terapi Naturopati merupakan pilihan yang baik bagi mereka yang ingin meningkatkan kesehatan secara alami dan non-invansif. Terapi ini sangat efektif dalam mengobati berbagai penyakit dan meningkatkan kualitas hidup seseorang. Tapi jangan sembarangan, kalau kamu tertarik untuk mencoba terapi Naturopati, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum kamu memulai terapinya.

TERBARU

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami....

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Namun, Ketua Umum PIKTI Dr. Dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd.,...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti menurunkan berat badan, merawat rambut, jerawat, kuku, dan kesehatan secara keseluruhan. Meski...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada anak-anak. Melansir laman BBC Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa prevalensi...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO menyampaikan bahwa diperkirakan 88% negara anggota telah menggunakan praktik seperti obat herbal, akupuntur, dan terapi...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan jamu dan tanaman obat. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang jamu masih terbatas pada Pulau Jawa. Setiap...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami. Praktisi dan Dosen Tuina, Didik Waluyo, Ir. M.Med menjabarkan ihwal ini dalam PIKTI E-Seminar Seri...