Kenali Apa Itu Impotensi dan Penyebabnya Sekarang!

Disfungsi ereksi atau impotensi telah menjadi ancaman serius bagi kaum pria. Faktanya, sebuah penelitian dari Kantan Health dan Alvarado Hospital menyebutkan bahwa 24,8% penderita impotensi mengalami penurunan produktivitas kerja dan 28,6% mengalami gangguan aktivitas umum. Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengetahui betul apa itu impotensi dan penyebabnya sebelum menderita masalah kesehatan tersebut.

Apa Itu Impotensi dan Penyebabnya?

Impotensi adalah keadaan dimana alat vita tidak mampu mempertahankan ereksi dalam waktu tertentu, atau tidak bisa sama sekali. Gejala gangguan kesehatan ini umumnya dialami oleh pria berusia 50-70 tahun.

Namun, sekarang justru banyak pria usia produktif yang mengalami masalah kesehatan ini. Berikut penyebab dari impotensi.

Penyebab fisik – Penyumbatan aliran darah ke bagian organ vital merupakan penyebab paling banyak pada kasus impotensi pria usia produktif. Hal ini dikarenakan gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan aterosklerosis. Gejala awal dari impotensi fisik adalah menurunnya libido dengan perlahan namun signifikan.

Penyebab psikis – Tuntutan produktivitas tinggi dan jam kerja yang panjang, nyatanya membuat orang menjadi stress dan kelelahan. Ini merupakan penyebab paling banyak ditemukan pada kasus impotensi pria usia produktif.

Otak yang lelah, akan membuat kondisi psikolgis rapuh dan membuat orang merasa tertekan. Dampaknya dapat terlihat dengan sangat jelas dan langsung. Seperti hilangnya minat untuk berhubungan seksual, dan lebih memilih membuang energi melalui kegiatan lain.

Setelah Anda mengetahui apa itu impotensi dan penyebabnya, Ada baiknya untuk segera memperbaiki pola hidup menjadi lebih sehat. Sebab produktivitas yang Anda miliki sekarang dapat merosot dengan cepat jika gejala impotensi ini telah mencapai titik yang cukup parah, dan hal ini biasanya tidak membutuhkan waktu yang lama.

BACA JUGA  Bisakah Akupuntur Gantikan Pengobatan Barat? Ini Penjelasannya

Ada banyak jenis pengobatan impotensi yang bisa Anda coba. Salah satunya adalah akupuntur dan akupresur. Dengan memperbaiki sistem aliran darah, nutrisi akan bisa kembali dialirkan merata keseluruh tubuh.

Kemudian, dengan normalnya Yin dan Yang pada tubuh, akan membuat energi Anda kembali seperti semula. Selain itu, pijatan pada bagian kepala dan telapak kaki sangat disarankan saat Anda lelah atau stress.

TERBARU

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal dari pengobatan tradisional China. Praktiknya melibatkan seorang praktisi yang membakar ramuan moxa pada atau di...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia fisik atau yang disebut sekala dan dunia spiritual atau psikis yang disebut niskala. Dalam pengobatan...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....