Apa itu Pen Meridian atau Pena Akupuntur? Apakah Aman?

Bagi Anda yang baru mulai menjalani terapi akupuntur, ada kemungkinan disarankan untuk menggunakan Pen Meridian atau Pena Akupuntur. Artikel ini akan membahas tentang alat kesehatan yang umumnya dipakai untuk terapi akupuntur mandiri.

Pen Meridian atau Pena Akupunktur disebut juga sebagai stimulasi saraf listrik adalah alat seperti pena berbentuk kecil yang dapat membantu perangsangan pada titik-titik akupunktur.

Pen Meridian merupakan pengobatan TCM ( Traditional Chinese Medicine) dengan prinsip fusion bioteknologi modern, tanpa menusuk kulit untuk melakukan proses akupuntur, cara penggunaan sangat sederhana, mudah dibawa kemana-mana, aman dan efektif, tanpa efek samping.

Alat ini berbeda dengan jenis alat pendukung elekropunktur atau akupuntur listrik yang mengharuskan penggunaan catu daya ke sumber listrik tetapi Pen Meridian menggunakan listrik dari batu baterai berjenis AA.

Karena Pen Meridian tidak menggunakan jarum maka cara kerja alat ini adalah mentransmisikan pulsa listrik untuk merangsang titik-titik akupresur tanpa menembus kulit.

Listrik dari Pen Meridian didasarkan pada listrik satu fase, dimana hal ini menyebabkan dibutuhkannya listrik statis tubuh anda sendiri untuk membuatnya menjadi lingkaran listrik yang dapat merangsang titik akupunktur.

Jika Anda menggunakan Pen Meridian kepada klien maka tangan si klien harus menyentuh tubuh kulit anda sehingga dapat tercipta lingkaran listrik yang dapat merangsang titik akupunktur.

Apakah Pen Meridian atau Pena Akupuntur ini Aman?

Penggunaan Pena Akupunktur adalah metode menajemen nyeri yang aman, tidak ada efek samping dalam penggunaan alat ini sesuai dengan standar penggunaannya, jadi jika anda menggunakan alat ini baik secara mandiri maupun kepada orang lain akan baik-baik saja. Cukup ikuti panduan yang telah diberikan.

Intensitas Level pada Pena Akupuntur berfungsi untuk mengatur kekuatan rangsangan yang dihasilkan dari listrik Pena Akupuntur.

BACA JUGA  Toko Alat Kesehatan Terdekat di Medan

Terdapat 9 intensitas yang bisa anda coba secara berurutan dimulai dari level 1 yang memiliki intensitas paling rendah hingga pada level berapakah rangsangan sudah cukup anda dapat rasakan.

Untuk mematikan Pena Akupuntur anda cukup mengaturnya ke level nol dan tunggu beberapa saat Pena Akupuntur akan mati.

Alat kesehatan ini baik digunakan untuk : Sakit fisik Akut dan Kronis, Radang Sendi, Reumatik, Osteoporosis, Pegel Linu, Migrain, Cedera Olahraga, Nyeri otot, sendi, Punggung.

Fungsi persendian akan membaik kembali, dan jalur energi meridian kembali lancar sehingga regenerasi sel menjadi lebih aktif dan kondisi tubuh Anda akan menjadi sehat/seimbang kembali.

Pemakaian yang teratur selama 10 – 15 menit per hari akan memberikan hasil yang signifikan untuk kesehatan Anda. [AB]

TERBARU

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami....

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Namun, Ketua Umum PIKTI Dr. Dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd.,...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti menurunkan berat badan, merawat rambut, jerawat, kuku, dan kesehatan secara keseluruhan. Meski...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada anak-anak. Melansir laman BBC Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa prevalensi...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO menyampaikan bahwa diperkirakan 88% negara anggota telah menggunakan praktik seperti obat herbal, akupuntur, dan terapi...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan jamu dan tanaman obat. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang jamu masih terbatas pada Pulau Jawa. Setiap...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami. Praktisi dan Dosen Tuina, Didik Waluyo, Ir. M.Med menjabarkan ihwal ini dalam PIKTI E-Seminar Seri...