Apa sajakah Makanan yang Menyebabkan Infeksi Usus seperti Prilly?

Aktris cantik Prilly Latuconsina, kemarin, dirawat di rumah sakit karena mengidap infeksi usus. Selain pengobatan alternatif, pembaca tentu penasaran apa sajakah makanan yang menyebabkan infeksi usus? Berikut dipaparkan sembilan makanan yang menyebabkan radang di organ dalam ini.

9 Jenis Makanan yang Menyebabkan Infeksi Usus

Beberapa jenis makanan mungkin dapat memicu buruknya gejala radang usus yang Anda alami.

Setiap orang mungkin memiliki makanan yang perlu mereka hindari selama sakit radang usus. Jika Anda belum mengidentifikasinya, berikut jenis makanan yang sebaiknya Anda hindari ketika memiliki penyakit radang usus.

1. Karbohidrat Olahan

Meskipun tidak semua karbohidrat bermasalah, namun makan karbohidrat olahan dapat mendorong terjadinya peradangan. Karbohidrat olahan telah menghilangkan sebagian besar seratnya.

Sedangkan serat dapat meningkatkan rasa kenyang, meningkatkan kontrol gula darah, dan memberi makan bakteri menguntungkan di usus Anda.

Para peneliti menyarankan untuk mengurangi konsumsi karbohidrat olahan, terlebih jika Anda memiliki penyakit radang usus. Sebab karbohidrat olahan dapat mendorong pertumbuhan bakteri usus inflamasi.

2. Makanan Berlemak, Berminyak, atau Digoreng

Apakah Anda terbiasa mengolah masakan dengan digoreng, dan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak. Jika hal ini masih jadi kebiasaan Anda, segera kurangi sekarang juga. Makanan yang berlemak, berminyak atau digoreng dapat memicu masalah di usus besar.

3. Makanan Panas atau Pedas

Orang pecinta makanan pedas dan panas harus bersedih hati, sebab segala makanan yang panas dan memiliki rasa pedas dapat memicu flare pada penyakit radang usus. Oleh karena itu, jika selama ini Anda mungkin gemar makan makanan pedas yang masih panas misalnya, segera hentikan kebiasaan tersebut. Makanan panas dan pedas telah terbukti dapat menyebabkan iritasi pada usus.

BACA JUGA  Apakah Akupuntur Berguna Menumbuhkan Rambut

4. Lemak Trans Buatan

Makanan tinggi lemak trans termasuk margarin, kentang goreng, popcorn, mentega nabati, kue kemasan, dan produk yang mencantumkan minyak sayur terhidrogenasi di labelnya kurang direkomendasikan untuk penderita radang usus.

Sebab, potensi peradangan dan peningkatan risiko penyakit akan semakin tinggi jika Anda mengonsumsinya.

5. Alkohol

Alkohol dapat menyebabkan peradangan Anda semakin parah hingga menimbulkan masalah kerusakan organ.

Tidak hanya untuk penderita usus buntu, orang biasa yang sehat juga perlu membatasi konsumsi minuman ini. Sebab, konsumsi alkohol dengan tingkat berat dapat menyebabkan usus bocor dan mendorong peradangan di seluruh tubuh Anda.

6. Minyak Nabati dan Biji-Bijian

Minyak nabati tertentu, seperti minyak kedelai dipercaya oleh beberapa ilmuwan dapat meningkatkan peradangan karena kandungan asam lemak omega 6 yang sangat tinggi.

Pembatasan konsumsi minyak nabati dan biji-bijian dapat mengurangi potensi Anda terkena peradangan lebih parah. Meskipun begitu, fakta ini masih ditelusuri lebih lanjut karena bukti yang kurang konsisten.

7. Makanan Manis dan Tambahan Pemanis Lainnya

Jika Anda termasuk pecinta manis, selama sakit radang usus, makanan yang mengandung tinggi gula wajib dihindari. Kue, cokelat, minuman ringan, permen, dan sereal tertentu mengandung banyak lemak, gula, dan serat akan lebih sulit dicerna oleh usus. Hal ini akan menimbulkan masalah di usus Anda, terutama usus yang sudah mengalami peradangan.

8. Daging Olahan

Mengonsumsi daging olahan, sering dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, kanker perut, dan usus besar. Jenis daging olahan seperti, sosis, bacon, ham, daging asap, dan dendeng diketahui dapat menyebabkan peradangan.

Hal ini dikarenakan daging olahan kaya akan senyawa inflamasi seperti Advanced glycation end products (AGEs)

BACA JUGA  Mengobati Depresi dengan Resep Minuman Herbal

Hindari makanan pemicu radang usus dan lakukan diet anti-inflamasi untuk mengurangi gejala radang usus.

9. Makanan Lainnya yang Dapat Memicu Radang

Makanan lain dalam hal ini dapat berbeda-beda pada setiap individu. Mungkin sebagian dari Anda memiliki makanan yang perlu Anda hindari, karena dapat menimbulkan rasa sakit perut berlebihan.

Jika Anda sudah memiliki makanan yang dapat menyebabkan nyeri tersebut, sebisa mungkin untuk menghindarinya, karena dapat memicu peradangan semakin buruk.

Makanan mungkin bukan satu-satunya faktor yang menjadi penyebab radang usus Anda. Namun, menghindari jenis makanan di atas dapat membantu mengurangi gejala infeksi usus.

Demikian penjabaran perihal apa makanan yang menyebabkan infeksi usus seperti dialami Prilly. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. [AB]

TERBARU

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal dari pengobatan tradisional China. Praktiknya melibatkan seorang praktisi yang membakar ramuan moxa pada atau di...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia fisik atau yang disebut sekala dan dunia spiritual atau psikis yang disebut niskala. Dalam pengobatan...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....