Bahaya dan Cara Mengatasi Perut Buncit

Secara umum, perut buncit memiliki bahaya bagi kondisi kesehatan. Apa sih yang membuatnya bahaya? Iya yang membuatnya bahaya adalah penimbunan lemak pada perut tersebut. Apa saja bahayanya? Sobat sehat bisa simak penjelasan berikut ini tentang bahaya dan cara mengatasi perut buncit.

Bahaya Perut Buncit Bagi Kesehatan

Perut yang buncit menandakan adanya penumpukan lemak. Secara umum ada dua jenis lemak yang menumpuk pada perut, yaitu lemak subkutan dan lemak viseral.

1. Lemak Subkutan

Pertama, lemak subkutan yang merupakan lemak yang berada di bagian bawah kulit. Lemak ini terlihat dan bisa disentuh secara langsung.

2. Lemak Viseral

Kedua, lemak viseral yang berada di sekitar organ dalam tubuh sehingga keberadaannya tidak terlihat. Lemak ini pun sering dikaitkan dengan kondisi obesitas.

Nah, apa saja bahaya yang bisa disebabkan oleh penumpukan lemak ini? Sederhananya, penimbunan lemak dapat mengganggu metabolisme tubuh. Hal ini dikarenakan tumpukan-tumpukan lemak mengeluarkan senyawa hormon dan peradangan (sitikon).

Senyawa ini bisa memicu timbulnya penyakit jantung, stroke dan tekanan darah tinggi. Bahkan dalam sebuah penelitian zat-zat tersebut dapat memicu kanker tertentu, seperti kanker usus besar, kanker kerongkongan dan kanker pankreas.

Selain itu, bahaya dari perut buncit juga berkaitan erat dengan peningkatan korestrol buruk dan penurunan korestrol baik.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Sebenarnya lemak yang berbahaya dan paling berperan adalah lemak viseral. Keberadaanya yang sulit terlihat membuatnya sulit untuk dihilangkan. Tapi paling tidak sobat sehat bisa melakukan cara-cara berikut untuk mengatasi perut buncit:

1. Diet

Cara yang pertama sobat sehat bisa melakukan diet sehat untuk mengatasi perut yang buncit. Cara ini terbilang ampuh dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam mengecilkan perut.

BACA JUGA  Sembelit Mereda dengan Pengobatan Tradisional

2. Olahraga

Cara yang kedua adalah olahraga. Selain melakukan diet sobat sehat juga perlu mengkombinasikannya dengan olahraga. Salah satunya adalah sit-up.

3. Kurangi Minum Beralkohol

Selain tidak baik bagi kesehatan, minuman beralkohol juga memiliki pengaruh terhadap kondisi perut. Dalam sebuah penelitian sering mengkonsumsi minuman beralkohol berpotensi purit menjadi buncit.

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai bahaya dan cara mengatasi perut yang buncit. Semoga artikel ini bermanfaat bagi sobat sehat semua.

TERBARU

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Viral Gegara Wanita asal Negeri Kangguru, Apa itu Kondisi Gigantomastia?

Belum lama ini, media memberitakan seorang wanita asal Australia...

Apakah Timur Tengah Menggeliat Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Besar Masa Depan?

Timur Tengah di masa depan akan menjadi destinasi wisata...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin Hye, menyita perhatian publik ketika membagikan menu diet sehatnya, untuk mendapatikan kembali tubuh langsing. Melansir...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang telah digunakan selama ribuan tahun. Dari budaya Mesir kuno hingga Cina dan Timur Tengah, terapi...