Cara Menangani Anemia Dengan Terapi Akupuntur

Anemia merupakan penyakit yang disebabkan karena kurangnya sel darah merah di tubuh. Cara menangani anemia ternyata tidak hanya mengkonsumsi obat penambah darah saja, penyakit ini juga bisa diatasi dengan akupuntur.

Cara Menangani Anemia Dengan Akupuntur

Anemia merupakan kondisi ketika seseorang kekurangan sel darah merah, hal ini bisa terjadi ketika sel darah merah mengalami kerusakan dan menghilang yang bisa disebabkan karena adanya pendarahan.

Biasanya seseorang yang terkena anemia akan merasa cepat lelah dan pusing kepala. Hal ini tentu saja tidak boleh dianggap remeh, karena masalah ini bisa menyebabkan hal serius jika dibiarkan.

Saat wanita sedang menstruasi, wanita tersebut bisa menimbulkan kekurangan darah. Anemia juga bisa disebabkan karena tidak teraturnya waktu makan.

Pada lidah yang terkena anemia, lidahnya akan berwarna merah yang sedikit pucat, otot lidahnya lembab dan tebal dan di bagian tengah otot lidah berwarna ungu.

Ternyata untuk mengatasi anemia, obat bukanlah satu-satunya jalan untuk menyembuhkan. Terapi akupuntur merupakan salah satu pendukung yang bisa meningkatkan kesembuhan seseorang.

Dengan menstimulasi titik San Yin Jiao atau SP6, Zusanli atau ST36 dan Xuehai atau SP10, masalah anemia bisa diatasi dan biasanya terapi ini bisa dikombinasikan dengan penggunaan obat.

Anemia bisa diatasi hanya dengan menstimulasi titik tersebut dan dilakukan oleh ahli akupuntur yang profesional. Karena, hal ini tidak bisa sembarang orang yang melakukannya.

Selain melakukan akupuntur dan mengkonsumsi obat, anemia juga bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bisa menambah darah, seperti:

– Daging merah
– Alpukat
– Sayuran hijau
– Perbanyak mengkonsumsi vitamin C
– Kurma
– Biji wijen
– Daging jeroan
– Kacang-kacangan
– Kuning telur
– Ikan
– Mangga

BACA JUGA  Atasi Peradangan Sinus Dengan Akupuntur Sinusitis

Sumber makanan tersebut bisa dijadikan cara untuk menambah sel darah merah dalam tubuh. Mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung zat besi tinggi, mengandung vitamin E, A, B12 dan B6, dapat membantu menambah darah.

Sumber makanan tersebut bisa Anda masukkan ke lauk sehari-hari dan diolah menjadi berbagai macam sumber makanan yang enak, selain untuk menambah darah, kesehatan tubuh juga akan terjaga, dan jangan terlalu berlebihan.

TERBARU

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal dari pengobatan tradisional China. Praktiknya melibatkan seorang praktisi yang membakar ramuan moxa pada atau di...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia fisik atau yang disebut sekala dan dunia spiritual atau psikis yang disebut niskala. Dalam pengobatan...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....