Gejala PMS dan Cara mengatasinya

Bagi sobat sehat tak asing lagi dengan istilah PMS. Istilah PMS dikenal sebagai Pre-Menstruasi Syndrome yang hanya dialami oleh kaum wanita. Mereka yang melihat para wanita merasa moodnya kacau pasti berpikir “Ah! Pasti pms nih” atau kalau si doi tiba-tiba sering ngambek yang ada dipikiran para pria “pasti lagi PMS nih”.

Pernyataan tersebut tidaklah keliru karena mood swing adalah salah satu gejala PMS yang selalu dialami oleh wanita.

Untuk gejala yang ditimbulkan saat PMS yang dialami wanita pada masa 10-14 hari sebelum jadwal menstruasi datang umumnya bersifat individual yaitu tidak selalu sama rata oleh semua wanita. Berikut gejala-gejala yang sering dirasakan para wanita sebelum menjelang masa menstruasi datang (PMS):

Gejala PMS

Seperti pembahasan diatas bahwa gejala PMS yang dialami setiap wanita bersifat indivual jadi setiap wanita akan mengalami gejala PMS berbeda. Gejala PMS biasanya dikarenakan tidak seimbangnya kondisi hormon seorang wanita. Gejalanya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

1. Kondisi Fisik

• Perut tidak nyaman dan terasa melilit

Kondisi ini sangatlah wajar karena pada masa PMS sel-sel telur yang matang dan membesar tidak mengalami proses pembuahan dan terjadilah kontraksi pada otot perut.

Sakit kepala, terasa nyeri di persendian, dan pegal-pegal

Kondisi ini diakibatkan ketidakseimbangan hormon yang mengirimkan sinyal ke otak dan mengkibatkan ketidaknyamanan pada tubuh serta telur yang tidak mengalami pembuahan membuat otot bekerja extra.

2. Kondisi Psikis

Kondisi ini sepenuhnya dipengaruhi oleh ketidakstabilan hormon pada tubuh.

• Mudah tersinggung
• Mood yang berubah-ubah
• Tidak bersemangat (malas)

Cara mengatasi PMS

Penyebab PMS yang dikarenakan ketidakseimbangan hormon biasanya dipicu oleh stres, mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan, susu, kafein, dan diet tinggi karbohidrat. Jadi untuk mengatasi hal ini bisa dilakukan menyeimbangkan hormon dengan cara:

BACA JUGA  Pernah Diidap Alm. Artis Ini, Bagaimana Akupuntur Bisa Sembuhkan Diabetes?

• Diet sehat
• Mengkonsumsi suplemen dan vitamin
• Olahraga teratur
• Sebisa mungkin hindari stres

Untuk gejala perut yang terasa tidak nyaman bahkan melilit sebisa mungkin untuk tidak mengkonsumsi obat-obat kimia karena efeknya juga tidak bagus pada tubuh. Coba untuk mengompres perut dan punggung bawah dengan air hangat untuk membantu meredakan rasa melilit dan kurang nyaman pada perut.

TERBARU

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami....

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Namun, Ketua Umum PIKTI Dr. Dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd.,...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti menurunkan berat badan, merawat rambut, jerawat, kuku, dan kesehatan secara keseluruhan. Meski...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada anak-anak. Melansir laman BBC Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa prevalensi...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO menyampaikan bahwa diperkirakan 88% negara anggota telah menggunakan praktik seperti obat herbal, akupuntur, dan terapi...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan jamu dan tanaman obat. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang jamu masih terbatas pada Pulau Jawa. Setiap...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami. Praktisi dan Dosen Tuina, Didik Waluyo, Ir. M.Med menjabarkan ihwal ini dalam PIKTI E-Seminar Seri...