Heboh Virus Corona Baru, Ini Cara Mencegahnya

Virus Corona baru atau disebut sebagai novel coronavirusB (nCoV) menyerang dunia. Ketika artikel ini ditulis jumlah korban mencapai 200 orang dan membunuh 4 orang. Bersumber dan korban terbanyak ada di Wuhan, Tiongkok, korban lain ada ada di Korea Selatan, Jepang dan Thailand.

Pemerintah Tingkok memastikan Senin (20/01), bahwa penularan virus corona baru itu dapat terjadi antar manusia. Setidaknya 14 petugas medis yang merawat pasien yang terjangkit virus corona, juga tertular. Semua negara saat ini sedang waspada tinggi guna mencegah penyebaran virus yang mungkin sangat mematikan itu.

INI KATA WHO TENTANG VIRUS CORONA

Gejala awal biasanya adalah seperti flu, batuk, pilek, demam dan menggigil. Jika Anda mengalami gejala itu, Anda tidak perlu panik, segeralah ke rumah sakit dan beritahukan kepada petugas kesehatan. Jagalah kebersihan lingkungan dan orang-orang sekitar Anda agar tidak tertular coronavirus baru.

Cara Mencegahnya
Sayangnya hingga saat ini, belum ada vaksin yang mampun mencegah penularan nCoV itu. Namun, bukan berarti kita tidak mencegah penularan penyakit yang mengebohkan ini.

Cuci Tangan Hingga Bersih
Salah satu cara yang bisa untuk mencegah infeksi penyakit ini adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Mencuci tangan sampai bersih merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah. Sekitar 98 persen penyebaran penyakit bersumber dari tangan.

Tutup Mulut Ketika Batuk
Jika Anda mengalamai batuk dan bersin, upayakan menjaga agar lingkungan Anda tidak tertular. Oleh sebab itu tutuplah hidung dan mulut Anda dengan tisu (bukan dengan telapak tangan). Agar lebih maksimal gunakankah masker penutup mulut dan hidung saat berada di tempat umum.

Hindari Kontak Langsung dengan Hewan Liar
Virus itu diduga berasal dari hewan pengerat sejenis luwak di Tiongkok. Virus dipastikan bisa menular antar binatang tertentu dan manusia. Oleh sebab itu, hindarilah kontak langsung dengan hewan ternak, utamanya hewan liar.

BACA JUGA  Termasuk Akupresur, Ini 4 Tips Ampuh Jaga Kualitas Tidur Pasien Kanker

Masak Hingga Matang
Masaklah makan yang berasal dari hewan, seperti daging dan telur hingga matang sepenuhnya.

Batasi Perjalanan ke Luar Negeri
Penyebaran virus ini memang sedang diatasi oleh pihak-pihak berwenang. Tapi, tak salahnya Anda membatasi dahulu untuk berpergian ke luar negeri, di mana virus ini telah ditemukan, seperti di Tiongkok, Thailand, Jepang dan Korea Selatan.

Kronologis
Virus corona baru ini muncul bulan lalu di Wuhan, kota terbesar di wilayah Tiongkok Tengah. Pejabat di sana telah menghubungkan infeksi virus dengan pasar makanan laut dan margasatwa Wuhan, yang telah ditutup sejak 1 Januari 2020 untuk mencegah penyebaran penyakit.

Ilmuwan Tingkok pada 8 Januari menemui patogen itu sebagai jenis baru virus corona, dalam keluarga yang sama dengan sindrom pernapasan akut yang mematikan (SARS).

Sementara virus baru ini belum menunjukkan tingkat kematian seperti SARS pada tahun 2003, sehingga studi baru oleh Imperial College London menunjukkan infeksi ini mungkin diremehkan.

Hingga saat ini WHO belum menentukan status darurat dan masih rembuk mencari pencegahannya. [red]

TERBARU

Pelayanan Kesehatan Tradisional di Indonesia: Dasar Hukum hingga Kemitraan

Pelayanan kesehatan tradisional telah diakui keberadaannya sejak dahulu kala...

Seminar PIKTI: Integrative Care for Chronic Cough

Seminar untuk umum via Zoom Meeting Pendaftaran Gratis 📝 dapat...

Simak Kegunaan Hipnoterapi Dalam Mengatasi Kecanduan

Hipnoterapi adalah metode pengobatan berbasis bukti yang digunakan untuk...

Mengenal Terapi CBT dan Cara Kerjanya Dalam Mengatasi Adiksi

Cognitive-behavioral therapy (CBT) adalah terapi psikologi yang populer dan...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Pelayanan Kesehatan Tradisional di Indonesia: Dasar Hukum hingga Kemitraan

Pelayanan kesehatan tradisional telah diakui keberadaannya sejak dahulu kala dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. Berikut ini pemaparan dari...

Seminar PIKTI: Integrative Care for Chronic Cough

Seminar untuk umum via Zoom Meeting Pendaftaran Gratis 📝 dapat E-Sertifikat (Untuk mendapatkan E-Sertifikat dimohon registrasi dulu & nama saat pendaftaran dan nama di Zoom harus...

Simak Kegunaan Hipnoterapi Dalam Mengatasi Kecanduan

Hipnoterapi adalah metode pengobatan berbasis bukti yang digunakan untuk mengatasi kecanduan dan masalah psikologis lainnya. Proses ini menggabungkan hipnosis, yaitu perubahan kesadaran yang diinduksi...

Mengenal Terapi CBT dan Cara Kerjanya Dalam Mengatasi Adiksi

Cognitive-behavioral therapy (CBT) adalah terapi psikologi yang populer dan efektif dalam mengatasi berbagai masalah emosional dan perilaku, termasuk adiksi. CBT didasarkan pada teori bahwa...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal dari pengobatan tradisional China. Praktiknya melibatkan seorang praktisi yang membakar ramuan moxa pada atau di...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia fisik atau yang disebut sekala dan dunia spiritual atau psikis yang disebut niskala. Dalam pengobatan...