Hindari Pijat Perut Bukan Pada Ahlinya, Ini Bahayanya!

Dilansir dalam surat kabar Jawa Pos 15/5 seorang ibu hamil usia kandungan 8 bulan mengalami pecah plasenta. Bayi dalam kandungan tersebut meninggal akibat melakukan pijatan pada area perut. Menurut dokter posisi bayi itu akan menempatkan dirinya sendiri secara alami tidak perlu pemijatan. Oleh karena itu, bahaya pijat perut tidak bisa dianggap remeh loh sobat sehat.

Kejadian di atas hanya satu dari sekian contoh kasus salah pijat yang dilakukan bukan pada ahlinya. Pijat bertujuan untuk merileksasi badan dari otot yang menegang contohnya melakukan pijat saat pms.

Selain itu, pijat juga bisa dilakukan sebagai terapi jika ditangani oleh ahli di bidangnya. Namun, lain lagi ceritanya jika dilakukan tidak pada ahlinya. Oleh karena itu, pada pembahasan kali ini, mari kita bahas bahaya pijat perut bukan pada ahlinya.

Bahaya pijat perut bukan pada ahlinya

1. Keracunan tubuh

Cara kerja utama pijat adalah merileksasi otot. Kebanyakan pijat yang dilakukan oleh bukan profesional mengandalkan tekanan yang sangat keras di bagian tubuh yang dirasa sakit. Tak luput juga pada bagian perut. Oleh karena itu, tidak jarang dalam waktu 1-3 hari setelah pemijatan tubuh merasakan ngilu bahkan timbulnya memar di bagian tubuh.

- Advertisement -

Meski hal tersebut dianggap lumrah tapi tidak bagi medis. Rasa ngilu dan memar itu adalah Post-Massage Soreness and Malaise (PMSM). Memar sendiri terjadi akibat otot terlalu memporsir mengeluarkan protein dan mengalir ke saluran darah secara berlebih karena pijatan yang terlalu keras. Kondisi itu menyebabkan memar dan cedera otot perut. Kondisi seperti itu disebut keracunan tubuh atau medis menyebutnya Rhabdomyolysis.

2. Terjadinya penyumbatan usus

Perut adalah anggota tubuh yang bagian organ dalamnya tidak dilindungi oleh tulang hanya otot perut saja. Pemijatan di area perut haruslah memakai jasa ahli pijat yang profesional. Ahli pijat profesional akan mengetahui titik-titik mana saja yang aman dipijat seperti bisa membedakan mana yang otot perut dan mana yang usus.

BACA JUGA  Sembelit Mereda dengan Pengobatan Tradisional

Pemijatan pada area perut yang ditekan terlalu keras dan bukan pada titik yang aman akan menyebabkan penyumbatan usus. Efeknya sangat fatal karena aliran darah ke beberapa bagian usus akan terhenti. Keadaan ini sangatlah berbahaya karena dapat mengakibatkan infeksi.

Oleh karena itu, masalah pijat perut tidak boleh disepelekan. Jika salah maka fatal akibatnya.

TERBARU

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan...

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif,...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu...

Fitofarmaka, Memanfaatkan Kekuatan Obat Herbal untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Fitofarmaka, juga dikenal sebagai obat herbal, merupakan produk yang...

Cuaca Panas, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada 5 Penyakit ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau jemaah haji Indonesia waspada dengan...

Mengenal Terapi Herbal dari Kashmir

Dikenal karena keanekaragaman hayatinya, Kashmir merupakan tempat yang kaya...

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) di Kota Semarang. Wolbachia merupakan salah satu inovasi dalam...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM) telah lama dikenal sebagai pendekatan holistik dalam menjaga...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan menarik yang dapat mengubah cara kita memandang makanan dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres....

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif, merupakan pendekatan medis yang menggabungkan metode-metode konvensional dengan terapi komplementer dan alternatif. Konsep ini berfokus...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada para inovator teknologi kesehatan terbaik di Indonesia dalam acara Health Innovation Day 2023. Penghargaan dari Kemenkes...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Afrika selama ribuan tahun. Benua ini kaya akan sumber daya alam yang melimpah, termasuk berbagai jenis...