Ingin Coba Diet Vegan Seperti Nadya, Apakah Tak Rentan Kurang Gizi?

Model cantik, Nadya Hutagalung selalu terlihat fresh dan juga awet muda. Menurutnya itu merupakan efek dari gaya hidup yang diterapkannya selama ini.

Nadya selalu minum dan memakan makanan dengan porsi hampir 90 persen berasal dari sayur alias porsi vegetarian.

Manfaat Pola Vegan Bagi Kesehatan

Saat ini sudah semakin banyak orang yang peduli akan kesehatannya dengan menerapkan gaya hidup sehat. Tak hanya dengan berolahraga secara teratur, kini banyak yang memilih menjalankan pola makan tertentu untuk menuju kehidupan yang lebih sehat.

Karena menu makanannya hanya bersumber nabati, seorang vegan bisa memiliki berbagai keuntungan sebagai berikut:

  1. Menurunkan Berat Badan

Reed Mangels, seorang ahli gizi berlisensi sekaligus dosen Ilmu Gizi di University of Massachusetts, Amerika Serikat, mengatakan bahwa diet vegan adalah solusi untuk menurunkan berat badan dengan hasil yang terpampang nyata.

Pasalnya, pangan nabati mengandung lebih sedikit kalori daripada bahan pangan hewani. Selain itu, asupan serat tinggi dari buah dan sayuran membuat Anda lebih cepat merasa kenyang sehingga meminimalisir keinginan ngidam dan ngemil.

Tumbuhan juga merupakan sumber utama vitamin, serat, dan antioksidan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Diet vegan yang tinggi serat dan kaya gizi penting juga terkait dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.

  1. Risiko Penyakit Jantung yang Lebih Rendah

Selain memiliki berat badan yang lebih ideal, diet vegan juga bantu menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat LDL dalam tubuh. Pola makan berbasis sumber nabati juga membantu menstabilkan kadar gula dan tekanan darah dalam taraf sehat.

Konsumsi biji-bijian utuh, kedelai, dan kacang-kacangan yang juga menjadi prinsip diet Mediterania dapat melindungi tubuh dari risiko penyakit jantung.

BACA JUGA  Toni Braxton Sakit Lupus, Ini 4 Pengobatan Alternatif

Banyak orang percaya hal ini disebabkan vegan tidak mengonsumi lemak jenuh ataupun bahan kimia berbahaya yang kini banyak ditemukan pada daging atau produk berbahan susu.

  1. Menurunkan Risiko Kanker

Sayuran dan buah-buahan mengandung banyak zat gizi yang dapat melindungi tubuh dari kanker.

Salah satu kandungan zat gizi yang ada dalam sayuran dan buah-buahan adalah fitokimia kompleks yang telah diketahui berguna mencegah kanker. Fitokimia adalah antioksidan yang dapat melawan radikal bebas penyebab pembentukan sel kanker.

Diet Vegan Rentan Kekurangan Gizi

Diet vegan adalah pola makan yang berpusat pada sayur, buah, dan kacang serta biji-bijian.

Ini artinya Anda berisiko untuk kekurangan banyak vitamin dan mineral yang berasal dari makanan hewani, seperti kalsium dan protein. Padahal, kalsium dan protein sangat dibutuhkan untuk kesehatan tulang.

Asupan protein dan kalsium yang jauh dari kata cukup meningkatkan risiko pengeroposan tulang (osteoporosis) dan patah tulang di usia yang lebih tua.

Namun selama asupan kalsium dan vitamin D tetap terpenuhi dengan baik dari sumber nabati dan sinar matahari, risiko ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Meski begitu, orang vegan juga berisiko mengalami kekurangan zat gizi lainnya seperti asam lemak omega 3 (termasuk EPA dan DHA), zat besi, dan vitamin B-12. Omega-3 penting untuk kesehatan jantung dan fungsi otak, biasanya terkandung dalam ikan.

Sementara itu, kekurangan zat besi atau vitamin B-12 dapat mengakibatkan anemia. Untuk mencegahnya, Anda perlu mengonsumsi suplemen vitamin B12 dan zat besi.

TERBARU

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami....

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Namun, Ketua Umum PIKTI Dr. Dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd.,...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti menurunkan berat badan, merawat rambut, jerawat, kuku, dan kesehatan secara keseluruhan. Meski...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada anak-anak. Melansir laman BBC Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa prevalensi...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO menyampaikan bahwa diperkirakan 88% negara anggota telah menggunakan praktik seperti obat herbal, akupuntur, dan terapi...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan jamu dan tanaman obat. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang jamu masih terbatas pada Pulau Jawa. Setiap...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami. Praktisi dan Dosen Tuina, Didik Waluyo, Ir. M.Med menjabarkan ihwal ini dalam PIKTI E-Seminar Seri...