Jurusan TCM Sepi Peminat, Tapi Prospek Kerjanya Cerah

Adalah hal lazim bahwa beberapa program studi dan jurusan kuliah di perguruan tinggi sepi peminat karena mengira prospek kerjanya suram. Namun, hal berkebalikan terjadi pada jurusan Traditional Chinese Medicine atau TCM.

Hal ini disebabkan minimnya sosialisasi dan pengetahuan perihal jurusan Pengobatan Tradisional Tiongkok tersebut di tengah masyarakat, padahal jurusan ini justru memiliki prospek kerja yang cerah. Bahkan tak kalah cerahnya dengan lulusan dari prodi favorit.

Melansir dari laman Medcom.id, jurusan Pengobatan Tradisional Cina yang biasa disingkat Battra bakal menarik perhatian buat insan yang punya minat pada bidang-bidang pengobatan tradisional.

“Di jurusan Battra, akan banyak belajar tentang penggunaan herbal tradisional untuk pengobatan. Mahasiswa Battra juga akan diajarkan tentang ilmu akupuntur, akupresur, dan pijat. Tak cuma itu, ilmu tentang nutrisi juga dipelajari di jurusan ini,” tulis Medcom.id

Media tersebut menjelaskan, sederet kemampuan ini memang tak menjamin lulusannya mudah mencari kerja. Namun, ahli pengobatan tradisional yang memiliki latar belakang akademi seperti Battra ini masih langka, padahal dibutuhkan.

Dikutip dari Radar Kediri, Menurut Ketua Perkumpulan Pendidikan Tinggi Kesehatan Tradisional Indonesia (PPTKTI) Prof Dr Ir Suhariningsih, kebutuhan tenaga kesehatan tradisional di Indonesia 2.500 orang. Sementara, lulusan pengobatan tradisional di Indonesia sebanyak 1221 orang. Namun, yang terserap di pelayanan kesehatan tradisional hanya 16 persen (kurang dari 200 orang).

Hal ini prospek bagi lulusan Battra yang memiliki peluang kerja menjadi terapis akupuntur. Potensi ini bisa mendirikan praktik mandiri. Tentunya harus memiliki Surat Tanda Registrasi Tenaga Kesehatan Tradisional (STRTKT) dan Surat Izin Praktik Tenaga Kesehatan Tradisional (SIPTKT). Legalitas ini dapat diperoleh saat selesai menempuh prodi D4 Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT).

Prospek kerja lulusan jurusan Battra tentu saja bisa bekerja menjadi terapis, baik di tempat-tempat terapi maupun mengelola griya sehat sendiri. Tidak hanya itu, di era disrupsi teknologi seperti sekarang ini, keberadaan media sosial tentu bisa menjadi ruang untuk berkarya juga.

BACA JUGA  Mengatasi Tinnitus Dengan Bantuan Terapi Tusuk Jarum

Sehingga menjadi content creator pengobatan tradisional juga menjadi peluang yang sangat menarik untuk digeluti. Untuk mengambil jurusan Pengobatan Cina, Sobat Medcom bisa mulai mengulik informasi yang ada di Universitas Airlangga atau Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri.

Selain itu, khasiat pengobatan tradisional Tiongkok (PPT) turut memajukan medis di Indonesia. Salah satu pengobatannya adalah akupuntur. Terapi asal negeri Tiongkok ini memiliki banyak manfaat untuk meringankan berbagai keluhan. Antara lain sakit kepala tegang dan migraine, nyeri, radang sendi, kelainan saraf. Bahkan mampu untuk pengobatan penderita stroke.

Di Indonesia sendiri, sejauh ini baru ada tiga universitas dengan jurusan pengobatan tradisional Tiongkok.

Inovasi yang terus dikembangkan TCM untuk membuktikan efektivitas pengobatan tradisional secara medis ini, semakin membuat eksistensinya diakui oleh dunia, sehingga semakin banyak orang yang juga berkeinginan untuk mempelajari TCM.

Jurusan untuk menjadi praktisi dari TCM pun semakin banyak ditemukan di berbagai universitas dunia, termasuk di Indonesia yang memiliki setidaknya tiga universitas dengan jurusan pengobatan tradisional Cina.

Dilansir dari laman Health Grid, berikut ini tiga universitas yang memiliki jurusan mengenai pengobatan tradisional Cina di Indonesia:

Universitas Airlangga (UNAIR)

Universitas Airlangga menjadi salah satu universitas yang memiliki jurusan terkait TCM, setelah ditunjuk oleh SBY, yang terinspirasi setelah mengadakan kunjungan ke Universitas Tianjin dan Beijing pada tahun 2003, lalu meminta UNAIR untuk membuka jurusan program studi pengobatan tradisional.

Program pengobatan tradisional ini dikenal juga dengan sebutan Battra dan dibuka sejak 2003 untuk jenjang D3, namun pada tahun 2015 jurusan ini juga dibuka untuk jenjang D4.

Setiap tahunnya jurusan ini memiliki kuota 40 untuk semua mahasiswa baru, di mana lulusannya diharapkan dapat berkompetensi di bidang akupuntur, herbal, pijat, dan nutrisi.

BACA JUGA  Terapi Akupuntur Untuk Mengobati Melasma

Pembelajarannya mencakup materi di dalam kelas, praktikum, dan praktik kerja lapangan, dengan demikian diharapkan mahasiswa dapat melakukan pencegahan penyakit sekaligus rehabilitasi kepada masyarakat secara langsung.

IIK Bhakti Wiyata

Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata menyediakan jurusan Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT) dengan program vokasi atau D4 yang telah terakreditasi B.

Jurusan ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang menguasai aplikasi metode pengobatan tradisional Tiongkok selama 4 tahun sekolah, dengan total 146 SKS dan bergelar S. Tr. Kes.

IKK Bhakti Wiyata bekerjasama langsung dengan Yunnan University dan Baoshan College dalam pemberian beasiswa pendidikan.

Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda

Universitas lainnya yang juga membuka jurusan mengenai pengobatan tradisional Cina (TCM) adalah salah satu universitas swasta di Jakarta Timur, yaitu Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda.

Jurusan ini disebut dengan Program Studi S1 Dharma Usada, yang resmi berdiri sejak tahun 2013 dan telah menghasilkan puluhan alumni praktisi, memiliki fokus pada pengembangan pengobatan komplementer yang komprehensif dalam bidang intervensi fisik dan herbal.

Tidak perlu khawatir, berbagai macam prospek kerja juga telah menanti bagi mahasiswa yang memilih jurusan pengobatan tradisional Cina, antara lain manager layanan medis dan kesehatan, dokter pengobatan preventif, terapis pijat, akupunturis, ahli terapi pernapasan, koordinator pelayanan kesehatan, dan lainnya.

Ingin menjadi praktisi TCM, saat ini tidak perlu bingung lagi karena sudah ada tiga universitas yang memiliki jurusan terkait pengobatan tradisional Cina (TCM). [EB]

TERBARU

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal dari pengobatan tradisional China. Praktiknya melibatkan seorang praktisi yang membakar ramuan moxa pada atau di...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia fisik atau yang disebut sekala dan dunia spiritual atau psikis yang disebut niskala. Dalam pengobatan...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....