Apakah keamanan akupuntur terjamin jika dilakukan oleh ibu hamil? Terapi ini sudah dikenal oleh masyarakat karena banyaknya manfaat yang bisa didapatkan. Lalu, apakah ibu hamil juga bisa ikut menggunakan akupuntur?
Keamanan Akupuntur untuk Bumil
Terapi tusuk jarum ini pasti sudah tidak asing lagi di dengar oleh masyarakat. Terapi yang disebut akupuntur ini berasal dari Cina dan manfaatnya sendiri cukup banyak hingga WHO pun mengakui keefektifannya.
Akupuntur jelas berbeda dengan akupresur, jika akupuntur dalam prakitknya menggunakan jarum, akupresur hanya mengandalkan kekuatan tangan terapis untuk memijat dan menekan bagian tubuh tertentu.
Lalu, dari sekian banyak manfaat akupuntur yang rata-rata ampuh dalam mengobati masalah nyeri, apakah ibu hamil yang biasanya rawan melakukan segala cara pengobatan bisa melakukan akupuntur?
Saat hamil, seringkali berbagai keluhan muncul, contohnya seperti mual, muntah, badan pegal-pegal, tubuh yang terasa sangat lelah, lemas, hingga munculnya perubahan mood atau akrab disebut mood swing.
Keluhan tersebut tingkat keparahannya bisa berbeda pada setiap ibu hamil. Kabar baiknya, ternyata keluhan yang dialami oleh ibu hamil ini bisa diobati dengan cara melakukan terapi akupuntur.
Menurut spesialis akupuntur yang berasal dari Klinik Sakti Medika, Dr. Hety mengatakan bahwa tidak ada aturan yang mutlak tentang ibu hamil yang tidak boleh melakukan akupuntur, asal dilakukan oleh terapis yang kompeten.
Ahli yang dimaksud adalah terapis akupuntur medik yang sudah bersertifikasi. Bahkan, akupuntur bermanfaat bagi ibu hamil untuk mengurangi keluhan-keluhan dari tingkat ringan hingga berat yang biasa dirasakan sang ibu.
Contohnya seperti mengobati mual dan muntah, melancarkan ASI, mengurangi gangguan atau perubahan mood pada sang ibu, mengurangi sakit saat persalinan, membantu program hamil dan lain sebagainya.
Bahkan, saat setelah melahirkan, terkadang sang ibu memiliki bobot tubuh yang berbeda dari sebelum hamil. Akupuntur bisa dijadikan cara untuk mengatasi hal ini dan mengembalikan berat badan seperti sebelumnya.
Akupuntur aman untuk dilakukan di awal kehamilan maupun menjelang persalinan, yang terpenting lakukan dengan dokter akupuntur yang ahli di bidangnya dan sudah bersertifikasi. Tentunya, ini adalah modal utama sebelum diakupuntur.



