Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada para inovator teknologi kesehatan terbaik di Indonesia dalam acara Health Innovation Day 2023.

Penghargaan dari Kemenkes ini diberikan untuk mengakui kontribusi para inovator dalam mengembangkan solusi teknologi kesehatan yang inovatif dan berdampak positif bagi masyarakat.

Wakil Menteri Kesehatan, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, secara resmi memberikan penghargaan kepada 10 inovasi terbaik yang telah dipilih dari total 146 inovator yang mendaftar dalam Health Innovation Sprint Accelerator 2023.

Ini menunjukkan adanya perkembangan pesat dalam teknologi kesehatan di Indonesia selama 2-3 tahun terakhir.

- Advertisement -

Prof. Dante menyatakan bahwa sektor kesehatan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu komoditas yang menarik untuk investasi, terutama dengan menggunakan teknologi.

Pandemi COVID-19 telah mendorong pemerintah untuk berfokus pada penggunaan teknologi dalam sektor kesehatan guna meningkatkan efisiensi dan ketangguhan.

Staf Ahli Bidang Teknologi Kesehatan Kemenkes, Setiaji, menjelaskan bahwa Health Innovation Day adalah bagian dari program inkubasi yang dilakukan oleh Kemenkes untuk mendukung perkembangan inovasi digital di bidang teknologi kesehatan dan bioteknologi.

Jumlah inovator yang mendaftar meningkat dari tahun sebelumnya, mencerminkan minat yang semakin besar dalam mengembangkan solusi kesehatan yang inovatif.

Dari 146 inovator yang mendaftar, terpilih 30 finalis yang kemudian disaring menjadi 10 inovasi terbaik. Inovasi-inovasi ini mencakup berbagai bidang, seperti perlindungan antimikroba, pengobatan kelebihan berat badan, gizi, platform kesehatan digital, dan banyak lagi.

Mereka yang berhasil meraih penghargaan juga berkesempatan mendapatkan dukungan investasi senilai total 2,5 miliar rupiah dalam bentuk uncapped convertible notes dari East Ventures, mitra penyelenggara Health Innovation Sprint Accelerator.

David Fernando Audy, Operating Partner East Ventures, menyambut baik inisiatif Kemenkes dalam mendorong inovasi teknologi kesehatan.

BACA JUGA  Akupuntur Mencegah Pengeroposan Otot, Ini Penjelasannya

East Ventures berkomitmen untuk berkontribusi dalam membangun ekosistem kesehatan yang kuat di Indonesia melalui investasi dan perkembangan startup digital di berbagai sektor, termasuk sektor kesehatan.

Selain itu, Kemenkes juga memberikan penghargaan kepada tujuh perusahaan yang berhasil memenangkan program inkubasi Fight for Access Accelerator Indonesia 2023.

Program ini bertujuan untuk mendukung pelaku startup dalam menciptakan solusi inovatif dalam ekosistem kesehatan.

Pemenang program ini akan mendapatkan pendampingan intensif, dukungan regulasi, pemasaran, branding, dan akses ke modal awal serta dukungan penggalangan dana lainnya. [EB]

TERBARU

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan...

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif,...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu...

Fitofarmaka, Memanfaatkan Kekuatan Obat Herbal untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Fitofarmaka, juga dikenal sebagai obat herbal, merupakan produk yang...

Cuaca Panas, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada 5 Penyakit ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau jemaah haji Indonesia waspada dengan...

Mengenal Terapi Herbal dari Kashmir

Dikenal karena keanekaragaman hayatinya, Kashmir merupakan tempat yang kaya...

Menggali Kearifan Lokal dari Alat Kesehatan Tradisional

Di tengah kemajuan teknologi medis yang pesat, alat kesehatan...

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) di Kota Semarang. Wolbachia merupakan salah satu inovasi dalam...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM) telah lama dikenal sebagai pendekatan holistik dalam menjaga...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan menarik yang dapat mengubah cara kita memandang makanan dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres....

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif, merupakan pendekatan medis yang menggabungkan metode-metode konvensional dengan terapi komplementer dan alternatif. Konsep ini berfokus...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Afrika selama ribuan tahun. Benua ini kaya akan sumber daya alam yang melimpah, termasuk berbagai jenis...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu alat kesehatan tradisional yang telah digunakan di Eropa selama berabad-abad. Dalam terapi ini, alat kesehatan khusus...