Kenali Gangguan-gangguan Sistem Imun Tubuh

Sistem kekebalan tubuh atau imun sangat penting bagi tubuh kita agar terhindar dari berbagai macam penyakit. Namun, ada kalanya gangguan sistem imun terjadi dan berdampak tidak baik bagi tubuh.

Gangguan-gangguan apa sajakah yang terjadi pada sistem imun? Simak pembahasannya berikut ini.

Terdapat 4 jenis gangguan yang dapat terjadi pada sistem kekebalan tubuh kita, yaitu:

1. Penyakit Autoimun

Penyebab pasti dari terjadinya penyakit ini belum diketahui, namun beberapa faktor yang dapat meningkatkan timbulnya penyakit ini adalah etnis, riwayat keluarga, gender dan lingkungan tempat tinggal.

Gejala-gejala yang timbul jika mengalami penyakit autoimun adalah sebagai berikut:

  • Ruam pada kulit
  • Rambut yang rontok
  • Kesemutan di kaki dan tangan
  • Demam yang ringan
  • Pegal pada otot
  • Kelelahan
  • Sulitnya berkonsentrasi

Contoh penyakit autoimun yaitu lupus, psoriasis, myasthenia gravis, multiple sclerosis, penyakit graves, rheumatoid arthritis, kolitis ulseratif dan lain-lain.

2. Alergi/Hipersensitivitas

Tubuh akan menjadi super sensitif terhadap antigen-antigen tertentu. Gejala umum yang ditimbulkan biasanya adalah kram berlebih, gatal, ruam, mata merah dan sulit bernapas. Antigen yang dapat menyebabkan alergi disebut dengan alergen.

3. Imunodefisiensi

Penyakit ini timbul karena adanya ketidakmampuan sistem kekebalan tubuh untuk merespon antigen. Penyakit imunodefisiensi dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

  • AIDS > jumlah sel T helper yang berkurang menyebabkan sistem imunitas melemah. Penyakit ini disebabkan oleh virus HIV.
  • Defisiensi imun kongenital > tidak memiliki sel B dan sel T sejak lahir sehingga harus hidup di lingkungan yang steril.

4. Isoimunitas

Gangguan sistem imun yang selanjutnya adalah timbulnya penyakit isoimunitas. Penyakit ini terjadi jika tubuh mendapatkan kekebalan dari individu yang lain yang melawan sel di tubuhnya sendiri.

Hal ini biasanya terjadi saat pencangkokan organ atau saat transfusi darah. Karena hal itulah sebelum melakukan pencangkokan organ dan transfusi darah, terlebih dulu kita harus mengetahui kecocokan antara organ dari penerima.

BACA JUGA  Akupuntur Ternyata Baik Untuk Motilitas Sperma

Dapat disimpulkan bahwa sistem imun pada tubuh manusia juga bisa menimbulkan gangguan yang akhirnya timbullah berbagai macam penyakit akibat hal tersebut. Jadi, manusia harus bisa menjaga tubuhnya agar tidak terkena gangguan yang menyerang sistem imun tubuhnya.

TERBARU

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal dari pengobatan tradisional China. Praktiknya melibatkan seorang praktisi yang membakar ramuan moxa pada atau di...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia fisik atau yang disebut sekala dan dunia spiritual atau psikis yang disebut niskala. Dalam pengobatan...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....