Kerokan dengan Bawang Merah, Apakah Efektif Atasi Masuk Angin?

Bawang merah adalah salah satu bahan alami yang telah digunakan secara tradisional untuk meredakan gejala kerokan.

Meski sudah turun-temurun dilakukan, apakah kerokan dengan bawang merah ini sebenarnya ampuh untuk atasi masuk angin?

Melansir sejumlah sumber, kerokan sendiri adalah praktik pengobatan alternatif yang populer di Indonesia, yang melibatkan penggosokan kulit dengan benda yang tumpul, seperti uang logam atau sendok, untuk meningkatkan sirkulasi darah dan meredakan sakit pada area tertentu.

Bawang merah mengandung senyawa antiinflamasi dan analgesik alami yang dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan yang terkait dengan terapi gosokan ini.

- Advertisement -

Selain itu, bawang merah juga mengandung senyawa antibakteri yang dapat membantu mencegah infeksi pada area yang terkena kerokan.

Untuk menggunakannya, cukup iris bawang merah menjadi potongan kecil dan tempelkan pada area yang terkena terapi gosokan.

Anda dapat membungkus potongan bawang merah dengan kain atau perban untuk menjaga agar tetap di tempat. Diamkan selama beberapa menit atau hingga rasa sakit mereda.

Namun, perlu diingat bahwa pengobatan tradisional ini tidak selalu aman dan dapat memiliki risiko.

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba pengobatan ini, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang mendasar atau jika gejala terapi gosokan tidak mereda setelah beberapa hari.

Selain itu, bawang merah juga dapat menyebabkan iritasi kulit pada beberapa orang. Jika Anda mengalami iritasi, hentikan penggunaan bawang merah dan cuci area yang terkena dengan air bersih.

Sebuah studi tahun 2002 melaporkan manfaat bawang merah pada sebuah jurnal Phytotherapy Research.

Bawang merah diketahui mengandung senyawa antikanker, antiplatelet (mencegah penggumpalan darah), dan antibiotik.

Jika dikonsumsi, kandungan nutrisi bawang merah tentu akan bermanfaat bagi kesehatan.

BACA JUGA  Ingin Jajal Terapi Chiropractic untuk Kesehatan Tulang? Baca Penjelasan ini Dulu

Walaupun tidak dimakan, bawang merah juga memberikan manfaat ketika digunakan sebagai bahan kerokan untuk mengatasi masuk angin.

Menurut Prof. Dr. dr. Didik Gunawan Tamtomo, PAK, MM. M.Kes, kerokan dengan bawang memberikan efek vasodilatasi, yaitu melancarkan peredaran darah dan menimbulkan efek menenangkan.

Kedua efek itulah yang menjadikan kerokan bawang merah ampuh untuk mengatasi masuk angin pada beberapa orang.

Selain itu, bawang merah juga lebih aman digunakan ketimbang menggunakan uang koin dan minyak.

Menggosokkan koin secara berulang dapat menimbulkan gesekan yang kuat hingga membuat kulit iritasi.

Sementara, bawang merah memiliki tekstur yang lebih tumpul sehingga risiko mengiritasi kulit lebih kecil.

Oleh karena itu, bawang merah lebih direkomendasikan sebagai bahan kerokan bagi bayi, anak-anak, maupun orang dewasa yang kondisi kulitnya menipis.

Dalam kesimpulannya, bawang merah adalah bahan alami yang dapat membantu meredakan gejala kerokan. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mencobanya dan waspadai tanda-tanda iritasi kulit. [EB]

TERBARU

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan...

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif,...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu...

Fitofarmaka, Memanfaatkan Kekuatan Obat Herbal untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Fitofarmaka, juga dikenal sebagai obat herbal, merupakan produk yang...

Cuaca Panas, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada 5 Penyakit ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau jemaah haji Indonesia waspada dengan...

Mengenal Terapi Herbal dari Kashmir

Dikenal karena keanekaragaman hayatinya, Kashmir merupakan tempat yang kaya...

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) di Kota Semarang. Wolbachia merupakan salah satu inovasi dalam...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM) telah lama dikenal sebagai pendekatan holistik dalam menjaga...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan menarik yang dapat mengubah cara kita memandang makanan dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres....

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif, merupakan pendekatan medis yang menggabungkan metode-metode konvensional dengan terapi komplementer dan alternatif. Konsep ini berfokus...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada para inovator teknologi kesehatan terbaik di Indonesia dalam acara Health Innovation Day 2023. Penghargaan dari Kemenkes...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Afrika selama ribuan tahun. Benua ini kaya akan sumber daya alam yang melimpah, termasuk berbagai jenis...