Ketahui Efek Samping dan Manfaat dari Terapi Akupuntur

Akupuntur atau lazim disebut ilmu tusuk jarum adalah salah satu metode pengobatan tradisional yang berasal dari Tiongkok. Bagi kalangan yang tertarik hendak menjajal akupuntur, perlu mengetahui efek samping dan manfaat dari terapi akupuntur.

Pengobatan akupuntur biasanya menggunakan jarum yang tipis dan tajam, lalu jarum tersebut ditusukkan ke area tertentu yang ada di tubuh. Konon katanya pengobatan akupuntur ini bertujuan untuk mengaktifkan aliran chi yang biasa disebut meridian.

Belakangan pengobatan tradisional, seperti akupuntur, mulai dipilih oleh masyarakat sebagai salah satu alternatif pengobatan tradisional. Bahkan, situs Harvard Medical School turut menyebut bahwa terdapat peningkatan masyarakat Eropa terhadap pengobatan akupuntur.

Akupuntur merupakan pengobatan tradisional asal Tiongkok yang dipercaya telah ada sejak ribuan tahun lalu dengan cara menusukkan jarum pada sejumlah titik di tubuh dengan harapan merangsang aktivitas sel agar tubuh lebih bugar dan sehat.

- Advertisement -

Dilansir dari Tempo, berikut dipaparkan secara ringkas efek samping dan manfaat yang umumnya diperoleh saat mencoba terapi tusuk jarum akupuntur.

Efek Samping dan Manfaat Terapi Akupuntur

Efek Samping Akupuntur

1. Ruam Kulit

Apabila akupuntur tidak dilakukan secara profesional, terdapat kemungkinan pasien akan merasakan ruam kulit usai sesi pengobatan dilakukan. Biasanya, ruam kulit ini disebabkan oleh infeksi akibat injeksi jarum pada bagian tubuh.

2. Infeksi

Sebagaimana segala jenis pengobatan dengan jarum, apabila akupuntur tidak dilakukan dengan jarum yang steril dan baru, besar kemungkinan pasien justru akan terkena infeksi. Dalam beberapa kasus, infeksi akan menyebabkan tubuh demam hingga rasa kejang pada otot.

3. Kehilangan Kesadaran

Perlu diketahui bahwa pada dasarnya saraf dan sel di dalam tubuh manusia saling terhubung. Sebab itu, apabila praktisi akupuntur menusukkan jarum pada titik yang salah, terdapat potensi pasien akan hilang kesadaran.

BACA JUGA  Membuang Racun Dengan Bantuan Terapi Bekam

Akupuntur melibatkan penggunaan benda tajam dalam hal ini jarum, bisa mengaruhi kondisi kesehatan pula, Anda disarankan untuk mencoba akupuntur hanya di klinik-klinik atau pusat kesehatan tepercaya dengan di bawah pengawasan dokter.

Manfaat Terapi Akupuntur

1. Mengurangi rasa nyeri

Salah satu manfaat utama akupuntur adalah mengurangi nyeri. Umumnya, tusuk jarum dilakukan pada bagian belakang tubuh, seperti punggung dan telapak kaki, guna mengurangi rasa pegal-pegal dan kecapekan. Dalam beberapa studi, akupuntur juga dipercaya mampu mengurangi rasa nyeri saat haid ataupun sesudah hamil.

2. Menghaluskan Kulit

Sebagaimana fungsi utamanya, akupuntur dapat merangsang neuron atau sistem saraf di dalam tubuh sehingga meningkatkan peredaran darah. Aliran darah yang lancar dan sehat di tubuh akan mendorong peningkatan produksi kolagen yang baik bagi kulit. Secara medis, kolagen berfungsi untuk mengencangkan kulit, mengurangi garis-garis halus, hingga membuat kulit tampak lebih segar.

3. Meningkatkan Kesuburan

Sama halnya dengan meningkatkan peredaran darah di kulit, akupuntur juga bermanfaat untuk memperbaiki sirkulasi darah pada organ seksual laki-laki dan perempuan. Sebab itu, akupuntur mampu merangsang produksi sel telur dan sel sperma agar memiliki kualitas lebih baik.

Meskipun akupuntur memiliki sejumlah manfaat, mulai dari kesehatan, kecantikan, hingga vitalitas, perlu dipahami juga bahwa akupuntur memiliki beberapa efek samping. Dikutip dari situs Ciputra Life berikut adalah sejumlah efek samping akupuntur.

Demikian penjabaran mengenai efek samping dan manfaat dari terapi akupuntur. Semoga info ini bermanfaat. [AB]

TERBARU

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan...

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif,...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu...

Fitofarmaka, Memanfaatkan Kekuatan Obat Herbal untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Fitofarmaka, juga dikenal sebagai obat herbal, merupakan produk yang...

Cuaca Panas, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada 5 Penyakit ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau jemaah haji Indonesia waspada dengan...

Mengenal Terapi Herbal dari Kashmir

Dikenal karena keanekaragaman hayatinya, Kashmir merupakan tempat yang kaya...

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) di Kota Semarang. Wolbachia merupakan salah satu inovasi dalam...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM) telah lama dikenal sebagai pendekatan holistik dalam menjaga...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan menarik yang dapat mengubah cara kita memandang makanan dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres....

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif, merupakan pendekatan medis yang menggabungkan metode-metode konvensional dengan terapi komplementer dan alternatif. Konsep ini berfokus...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada para inovator teknologi kesehatan terbaik di Indonesia dalam acara Health Innovation Day 2023. Penghargaan dari Kemenkes...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Afrika selama ribuan tahun. Benua ini kaya akan sumber daya alam yang melimpah, termasuk berbagai jenis...