Umumnya tes kesuburan pria dibutuhkan jika seorang pria sudah menikah dalam jangka lebih dari satu tahun. Pernikahan lebih dari setahun tapi belum mempunyai momongan bisa diindikasikan adanya ketidak suburan dari pihak pria maupun wanita. Oleh karena itu, pada pembahasan kali ini akan membahas mengenai tes kesuburan untuk pria.

DIDUKUNG OLEH:

Secara umum, kondisi kesuburan pria bisa dianalisa dari sprema itu sendiri. Seperti halnya jumlah sperma yang kurang bahkan tidak terkandung sperma, bentuk sperma yang tidak normal, dan adanya pembesaran pada pembuluh darah dalam skrotum.

Nah, ada beberapa tes yang ditawarkan oleh dokter untuk mengetes tingkat kesuburan pria. Tapi biasanya sebelum mengadakan tes, biasanya dokter juga akan bertanya dan menganalisis riwayat kehidupan anda, seperti beberapa hal berikut:

• Riwayat medis
Biasanya dokter akan bertanya riwayat kesehatan anda sebelumnya. Analisa ini bertujuan untuk mengetahui apakah anda pernah memiliki penyakit menular seks.

• Obat-obatan
Dokter akan bertanya mengenai obat-obatan yang dikonsumsi anda. Setiap obat pasti memberi efek samping penggunanya dan dokter akan menganalisa apakah obat yang dikonsumsi memengaruhi kesuburan anda.

• Gaya hidup
Gaya hidup yang akan dianalisa dokter biasanya meliputi anda apakah seorang perokok, pengonsumsi minuman keras, masalah berat badan, dan tingkat stres yang dialami.

• Hubungan seks
Meskipun pembahasan ini membuat anda malu tapi memang penting untuk dokter menganalisa juga. Pastikan untuk berkata jujur dan apa adanya agar memudahkan dokter menganalisanya.

Beberapa Tes Kesuburan Pria

Macam-macam tes kesuburan pria yang biasanya dilakukan oleh dokter, antara lain:

1. Analisis Sperma

Tes ini dilakukan dengan cara menganalisa sperma anda dan diuji di laboratorium.

2. USG

Tes ini bertujuan untuk melihat adanya gangguan pada reproduksi pria.

3. Analisis Hormon

Tes ini bertujuan untuk mengetahui tingkat testosteron dan hormon pria.

4. Biopsi Testis

Tujuan dari tes ini untuk mengetahui adanya kesalahan dalam produksi sperma.

5. Analisis Genetik

Tujuan tes ini untuk memeriksa kelainan genetik anda.

6. Analisis Chlamydia

Yang diperiksa adalah urine pria kemudian di tes untuk menentukan adanya penyakit yang menyebabkan ketidak suburan pria.

Ada banyak tes kesuburan pria dan tes yang umum dilakukan oleh dokter adalah tes analisis sperma. Namun, perlu diingat tes kesuburan hanya bisa dilakukan oleh dokter yang sudah ahli di bidangnya.