Manfaat Akupuntur Untuk Kanker Payudara Limfedema – Salah satu penyakit yang begitu dihindari oleh setiap orang adalah kanker. Penyakit ini bisa membuat tubuh seseorang mengalami gangguan yang tidak mengenakan. Salah satu jenis kanker berupa kanker payudara yang mengidap wanita.  Seorang wanita yang tidak menjalani hidup sehat sangat rentah terkena penyakit yang satu ini.

DIDUKUNG OLEH:

Salah satu jenis kanker payudara biasa dikenal dengan Limfedema. Limfedema berupa pembengkakan abnormal yang bisa berkembang di bagian tangan, lengan dan payudara. Ini merupakan sebuah efek samping dari operasi kanker payudara atau terapi radiasi. Masalah ini bisa saja terjadi dalam kurun waktu bulan maupun tahunan.

Limfedema berasal dari limfe dan edema. Limfe sendiri brupa cairan bening dan tipis di bagian tubuh untuk membuang bakteri, kotoran, dan zat lain. Sedangkan Edema berupa penumpukan cairan yang jumlahnya berlebihan. Jadi limfedema berarti getah bening yang terlalu banyak berkumpul di dalam tubuh. Wanita yang sedang melakukan perawatan kanker payudara bisa mengalami gangguan ini.

Manfaat Akupuntur Untuk Kanker Payudara Limfedema

Penelitian dari Recent Memorial Sloan-Kettering Cancer Center menunjukkan bahwa akupunktur secara signifikan mengurangi pembengkakan lengan terkait limfedema pada wanita setelah operasi kanker payudara. Limfedema adalah ketika ada retensi cairan dan pembengkakan jaringan dalam tubuh karena gangguan sistem limfatik. Sistem limfatik mengontrol pengembalian cairan interstitial ke aliran darah. Setelah operasi kanker payudara, sistem limfatik dapat rusak oleh operasi kelenjar getah bening atau terapi radiasi.

Gejala dapat muncul dengan cepat atau butuh beberapa bulan atau tahun untuk menjadi jelas. Pembengkakan lengan dan sisi tubuh paling sering terjadi setelah kerusakan sistem limfatik akibat prosedur kanker payudara. Para peneliti di Sloan-Kettering di New York mencatat bahwa perawatan konvensional yang ada untuk lymphoedema hanya “sedikit menguntungkan, jarang mengurangi pembengkakan lengan dengan cara yang berarti.” Studi baru menyimpulkan bahwa akupunktur aman dan bahwa beberapa wanita dalam penelitian menunjukkan penurunan 30% atau lebih baik dari pembengkakan lengan terkait limfedema.

Dalam studi ini, lymphoedema didiagnosis ketika lengan yang terkena lebih besar dari 2cm lingkar daripada lengan yang tidak terpengaruh. Peserta menerima akupunktur dengan laju 2 kali per minggu untuk total empat minggu. Hasilnya ditabulasikan setelah tindak lanjut enam bulan. Tidak ada kejadian serius yang dilaporkan dan penelitian ini menyimpulkan bahwa “akupunktur tampaknya aman dan dapat mengurangi limfedema yang terkait dengan operasi kanker payudara.”