Manfaat Akupuntur Untuk Mengatasi Sulit Menelan

Manfaat Akupuntur Untuk Mengatasi Sulit Menelan –  Gangguan ini memang sudah umum terjadi di kalangan masyarakat. Kesulitan menelan ini akan membuat nafsu makan berkurang. Dalam dunia medis, gangguan ini biasa disebut dengan disfagia. Setiap orang yang mengalami masalah ini akan sulit untuk menelan makanan bahkan minuman dari mulut ke lambung, sehingga butuh waktu yang lebih lama.

Ketika mengalami disfagia, penderita juga akan merasakan nyeri pada saat menelan. Bahkan tidak jarang ada yang sampai batuk hingga tersedak. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh gangguan otot, sumbatan di bagian keorngkongan, gangguan sistem saraf hingga kelainan bawaan. Jadi memang harus segera diatasi agar nafsu makan kembali meningkat lagi.

Penderita akan merasakan nyeri ketika makanan berada di tenggorokan. Seolah-olah makanan menyangkut di tenggorokan dan sulit untuk ditelan. Jika mengalami masalah ini juga akan mengeluarkan air liur terus menerus. Ketika gangguan ini masih dialami, bukan tidak mungkin penderita akan kehilangan berat badannya. Karena ini berhubungan dengan nafsu makan yang menurun.

Manfaat Akupuntur Untuk Mengatasi Sulit Menelan

Penelitian baru yang diterbitkan dalam Journal of Traditional Chinese Medicine menyimpulkan bahwa akupunktur memiliki potensi “efek terapi dan kemanjuran jangka panjang untuk disfagia neurogenik.” Disfagia adalah istilah medis untuk kesulitan menelan. Disfagia neurologis disebabkan oleh gangguan pada sistem saraf. Tanda dan gejala termasuk kesulitan dengan kontrol makanan di mulut, kesulitan memulai menelan, tersedak, batuk, regurgitasi hidung dan perasaan makanan yang tersangkut di tenggorokan.

Dalam studi acak, terkontrol ini dari 87 pasien; kelompok akupunktur dibandingkan dan kelompok kontrol. Sebanyak 20 perawatan akupunktur diberikan selama sekitar 45 hari. Pasien dalam kelompok akupunktur merespons secara signifikan lebih baik daripada kelompok lain dengan peserta akupunktur memiliki tingkat konsistensi makanan dan cairan yang lebih baik.

BACA JUGA  Akupuntur Mengurangi Periarthritis Bahu

Para peneliti menyimpulkan, “Studi ini menunjukkan bahwa akupunktur mungkin memiliki efek terapi dan kemanjuran jangka panjang untuk disfagia neurogenik.” Berdasarkan hasil, para peneliti menyarankan lebih banyak penelitian dari ukuran sampel yang lebih besar untuk mengkonfirmasi hasil penelitian ini.

Referensi : Therapeutic effects of acupuncture for neurogenic dysphagia- A randomized controlled trial. Journal of Traditional Chinese Medicine. 2012.

TERBARU

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami....

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Namun, Ketua Umum PIKTI Dr. Dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd.,...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti menurunkan berat badan, merawat rambut, jerawat, kuku, dan kesehatan secara keseluruhan. Meski...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada anak-anak. Melansir laman BBC Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa prevalensi...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO menyampaikan bahwa diperkirakan 88% negara anggota telah menggunakan praktik seperti obat herbal, akupuntur, dan terapi...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan jamu dan tanaman obat. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang jamu masih terbatas pada Pulau Jawa. Setiap...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami. Praktisi dan Dosen Tuina, Didik Waluyo, Ir. M.Med menjabarkan ihwal ini dalam PIKTI E-Seminar Seri...