Manfaat Akupuntur Untuk Meningkatkan Mobilitas

Manfaat Akupuntur Untuk Meningkatkan Mobilitas – Meningkatnya mobilitas bisa karena berbagai hal. Mulai dari tubuh yang selalu dalam kondisi fit hingga tidak ada rasa nyeri pada area manapun. Mobilitas tubuh yang meningkat memang akan berefek baik bagi siapapun. Mulai dari berbagai aktivitas akan berjalan dengan lancar, sehingga pekerjaan akan selesai tepat waktu.

Untuk meningkatkan mobilitas bisa dengan berbgaai cara. Seperti misalnya melakukan yoga, menari, melakukan peregangan sebelum bekerja, dan aktivitas lain yang membuat tubuh bergerak. Tubuh yang bergerak ini akan membuat sendi-sendi pada tubuh tidak mengalami nyeri. Karena pada umumnya, mobilitas yang berkurang biasanya karena adanya rasa nyeri pada tubuh seseorang.

Akupuntur sudah banyak memberikan efek yang baik untuk berbagai hal. Tidak terkecuali untuk meningkatkan mobilitas tubuh. Karena akupuntur ini punya manfaat untuk meredakan rasa nyeri, ataupun mengatasi masalah lain yang menganggu. Akupuntur bisa menjadi pilihan untuk meningkatkan mobilitas. Lakukan terapi akupuntur rutin agar mendapatkan manfaat yang besar. Sudah ada penelitian mengenai hal ini yang membuktikan manfaat akupuntur.

Manfaat Akupuntur Untuk Meningkatkan Mobilitas

Akupunktur dapat mengurangi rasa sakit dan meningkatkan mobilitas fungsional untuk pasien dengan osteoartritis. Peneliti dari University of Manitoba, Kanada, melakukan meta-analisis terhadap 12 uji coba yang terdiri dari 1.763 pasien osteoartritis. Semua percobaan membandingkan akupunktur , perawatan konvensional dan tanpa perawatan. University of Manitoba di Kanada.

Studi tersebut menemukan akupunktur efektif dalam mengurangi tingkat intensitas nyeri, meningkatkan mobilitas dan meningkatkan kualitas hidup. Analisis subkelompok mengungkapkan bahwa pasien yang menerima perawatan akupunktur untuk periode intervensi lebih dari 4 minggu memiliki penurunan tingkat intensitas nyeri yang lebih besar daripada pasien yang menerima akupunktur dalam durasi waktu yang lebih singkat.

BACA JUGA  Cara Menolong Orang Yang Serangan Jantung

Dalam penelitian itu,  titik akupunktur yang paling umum digunakan untuk ukuran sampel 1.763 pasien adalah ST36, ST34, Xiyan, GB34, dan SP9. Titik akupunktur lainnya termasuk SP10, ST40, LV3, ST44, GB29, SP5, DU20, BL60, GB43, GB30, dan titik tambahan termasuk EX31, EX32, dan EXLE5. Sebagian besar penelitian memasukkan teknik akupunktur manual untuk membangkitkan de qi setidaknya sekali selama setiap periode pengobatan.

TERBARU

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Viral Gegara Wanita asal Negeri Kangguru, Apa itu Kondisi Gigantomastia?

Belum lama ini, media memberitakan seorang wanita asal Australia...

Apakah Timur Tengah Menggeliat Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Besar Masa Depan?

Timur Tengah di masa depan akan menjadi destinasi wisata...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin Hye, menyita perhatian publik ketika membagikan menu diet sehatnya, untuk mendapatikan kembali tubuh langsing. Melansir...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang telah digunakan selama ribuan tahun. Dari budaya Mesir kuno hingga Cina dan Timur Tengah, terapi...