Manfaat Akupuntur Untuk Menstabilkan Demensia

Manfaat Akupuntur Untuk Menstabilkan Demensia – Gejala penurunan daya ingat biasanya dialami oleh orangtua. Determia merupakan penyakit yang bisa membuat seseorang mengalami penurunan daya ingat serta cara berpiikirnya. Kondisi ini akan membuat penderita mengalami kesulitan ketika beraktivitas sehari-hari. Pasien akan mengalami penurunan dalam kemmapuan bersosialisasi. Mereka akan sulit untuk bisa berkomunikasi dan berdiskusi dengan orang lain.

Salah satu jenis demensia adalah Alzheimer yang merupakan demensia berkaitan dengan berubahnya genetik serta protein di otak. Selain itu juga ada demensia vaskular yang disebabkan oleh gangguan pada pembuluh darah otak. Beberapa kondisi yang membuat seseorang mengalami gejala demensia adalah tumor otak, subdural hematoma. Kemudian bisa juga karena kelainan metabolisme, kekurangan vitamin tertentu hingga efek samping penggunaan obat.

Seorang yang mengalami demensia akan mudah lupa, sulit untuk konsentrasi, kesulitan ketika mengingat waktu dan tempat, tidak peduli dengan orang sekitar dan masih banyak lagi. Gejala ini benar-benar menganggu mereka dalam berfikir dengan baik. Menurut informasi yang beredar, akupuntur bisa menjadi solusi untuk penyakit ini.

Manfaat Akupuntur Untuk Menstabilkan Demensia

Beberapa sumber telah menyebutkan bahwa akupuntur memang bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat. Jika mengalami gejala demensia, juga disarankan untuk mencoba terapi akupuntur ini. Telah dilakukan penelitian mengenai akupuntur, dan hasilnya terapi ini memang bermanfaat untuk pasien demensia.

Para peneliti telah menemukan bahwa penerapan titik akupunktur Huatuojiaji (EX-B2) dari L2 ke L5 .Dikombinasikan dengan akupunktur kulit kepala di Baihui (DU20) dan Sishencong efektif untuk mengatasi masalah ini. In jauh lebih baik jika dibandingkan dengan pengobatan dengan obat-obatan yang umum digunakan. Tidak perlu diragukan lagi mengenai keefektifan akupuntur dalam mengobati penyakit.

BACA JUGA  Dapatkah Akupuntur Mengontrol Kandung Kemih?

Pasien yang terlibat dalam penelitian itu menerima akupuntur sebanyak 1 kali dalam sehari selama 30 hari. Hasilnya, pasien dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik setelah itu. Akupuntur merupakan teknik terapi pengobatan alternatif yang berasal dari China. Berbagai penyakit dipercaya dapat sembuh dengan melakukan terapi secara rutin. Anda juga bisa mencoba terapi ini jika mengalami gejala yang sama.

TERBARU

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Viral Gegara Wanita asal Negeri Kangguru, Apa itu Kondisi Gigantomastia?

Belum lama ini, media memberitakan seorang wanita asal Australia...

Apakah Timur Tengah Menggeliat Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Besar Masa Depan?

Timur Tengah di masa depan akan menjadi destinasi wisata...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin Hye, menyita perhatian publik ketika membagikan menu diet sehatnya, untuk mendapatikan kembali tubuh langsing. Melansir...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang telah digunakan selama ribuan tahun. Dari budaya Mesir kuno hingga Cina dan Timur Tengah, terapi...