4 Manfaat Kolagen untuk Kesehatan Kulit dan Wajah

Kulit merupakan bagian luar tubuh yang paling sensitif, apalagi kulit wajah. Oleh karena itu, untuk merawat kulit diperlukan kehati-hatian. Nah, agar kulit tampak lebih segar dan tetap terlihat awet muda maka perlu asupan nutrisi, seperti kolagen.

Apa itu Kolagen?

Secara bahasa kolagen berasal dari bahasa Yunani “Kolla” yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia artinya lem. Dikatakan demikian karena fungsinya yang seperti lem, yaitu merekatkan.

Sedangkan dalam dunia kesehatan kolagen adalah istilah untuk jenis protein berserat tak larut yang paling banyak ada dalam tubuh. Kolagen ada dalam tulang, kulit, urat, ligamen dan beberapa bagian tubuh lainnya.

Lalu apa saja sih manfaat kolagen terutama bagi kulit dan wajah?

Manfaat Kolagen untuk Kulit dan Wajah

Kolagen sangat berguna bagi kesehatan kulit dan wajah. Berikut adalah beberapa manfaat kolagen bagi kulit dan wajah:

1. Mengurangi Keriput dan Garis Halus

Keriput dan garis halus sering kali terjadi pada masa pubertas. Biasanya keriput atau garis halus timbul pada bagian-bagian tubuh yang sering bergerak. Misalnya, jidat dan pipi. Nah, salah satu peran kolagen di sini adalah mengurangi keriput dan garis-garis halus pada wajah yang mulai muncul saat pubertas.

Oleh karena, agar terhindar dari penuan dini maka perlu ketercukupan kolagen. Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen kolagen atau makanan-makanan sehat sebagai asupan tambahan.

2. Mengencangkan Kulit Wajah

Kulit yang kendor akan membuat tampilan seseorang terlihat lebih tua dan agak kurang menarik. Namun, dengan mencukupi kebutuhan kolagen dalam tubuh hal ini bisa diminimalisir. Karena pada dasarnya kandungan kolagen juga dapat mengencangkan kulit dan wajah.

3. Membuat Kulit Lebih Cerah

Di dalam kolagen terdapat kandungan asam amino yang dapat melindungi lapisan kulit. Sehingga, kulit lebih sehat dan nampak terlihat lebih cerah atau bercahaya.

BACA JUGA  Manfaat Sandal Refleksi untuk Menunjang Tubuh Sehat

4. Menyembuhkan Luka

Saat terjatuh atau saat terkena cacar dan jerawat umumnya akan meninggalkan bekas. Adanya kolagen berperan untuk memperbaiki dan membangun kembali jaring sel kulit. Sehingga, kulit bisa beregenerasi dan bekas luka bisa memudar.

TERBARU

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal dari pengobatan tradisional China. Praktiknya melibatkan seorang praktisi yang membakar ramuan moxa pada atau di...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia fisik atau yang disebut sekala dan dunia spiritual atau psikis yang disebut niskala. Dalam pengobatan...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....