Memahami Cara Kerja, Manfaat hingga Risiko Terapi Moksibusi

Terapi moksibusi semakin populer di kalangan pencari alternatif kesehatan yang mencari cara alami untuk meredakan berbagai kondisi medis. Namun, sebelum mencoba terapi ini, penting untuk memahami cara kerjanya, manfaatnya, dan juga potensi risiko yang mungkin terkait dengan terapi ini.

Dengan melansir laman Cleveland Clinic, dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang moksibusi, dari prinsip kerjanya hingga manfaatnya dan kemungkinan risikonya. Dengan begitu, Anda akan memiliki informasi yang cukup untuk membuat keputusan yang tepat tentang apakah terapi ini adalah pilihan yang tepat untuk kesehatan Anda.

Pengertian terapi moksibusi

Terapi moksibusi adalah metode pengobatan tradisional yang menggunakan daun mugwort yang dikeringkan dan digiling menjadi moxa untuk menghangatkan tubuh dan meredakan berbagai kondisi kesehatan. Dalam proses moksibusi, moxa dinyalakan dan ditempatkan pada titik-titik tertentu pada tubuh, yang dapat membantu mengatur aliran qi dan darah, menjaga kesehatan secara keseluruhan, dan membantu menyeimbangkan konsep yin dan yang dalam tubuh.

Mugwort sendiri juga digunakan dalam makanan di seluruh dunia, seperti angsa Natal Jerman, sup kerang Korea, dan hidangan penutup hijau Jepang yang dikenal sebagai kusa mochi.

- Advertisement -

Cara kerja moksibusi

Salah satu cara kerja moksibusi adalah dengan menggunakan moxa yang dibakar, dimana ada dua jenis moksibusi, yaitu langsung dan tidak langsung. Pada moksibusi langsung, moxa ditempatkan langsung di atas kulit. Namun, di Amerika Serikat, lebih umum dilakukan moksibusi tidak langsung, dimana moxa yang dibakar tidak langsung menyentuh tubuh.

Baca juga: Tatkala Seni Terapi Moksibusi Bertualang dari Inggris dan Jepang ke sudut kota di Afrika Selatan

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh praktisi moksibusi, seperti memegang moxa sekitar satu inci dari kulit, menempatkan moxa di atas jarum akupunktur untuk memanaskan tubuh melalui jarum, atau meletakkan moxa di atas bahan terapi lain seperti jahe, garam, atau kotak bambu sebelum ditempatkan di kulit Anda.

BACA JUGA  Lembaga Religius ini Buka Layanan Akupuntur Gratis di Dua Kota di AS 

Manfaat moksibusi

Moksibusi adalah teknik pengobatan tradisional yang dapat membantu mengatasi berbagai jenis penyakit, seperti nyeri sendi, masalah pencernaan, prolaps organ, kram menstruasi, infertilitas, dan gangguan pencernaan. Selain itu, teknik ini juga berguna dalam membantu memutar bayi yang berada dalam posisi sungsang, sehingga tidak perlu intervensi medis.

Terapi moksibusi telah terbukti efektif dan banyak digunakan sebagai alternatif pengobatan bagi orang-orang yang memilih pendekatan pengobatan yang lebih alami.

Kemungkinan risiko moksibusi

Seperti halnya setiap jenis pengobatan, moksibusi memiliki potensi risiko yang perlu diperhatikan. Moksibusi langsung dapat menyebabkan luka bakar, yang dapat menyebabkan infeksi, bekas luka dan perubahan pigmen kulit.

Jika Anda sedang hamil, sebaiknya konsultasikan dengan ahli akupuntur sebelum menjalani moksibusi, agar perawatan dapat dilakukan dengan hati-hati. Jika Anda memiliki alergi terhadap mugwort, sensitivitas terhadap asap, atau kondisi paru-paru seperti asma, sebaiknya jangan menggunakan terapi moksibusi dan diskusikan alternatif pengobatan yang lebih cocok dengan dokter Anda.

TERBARU

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan...

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif,...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu...

Fitofarmaka, Memanfaatkan Kekuatan Obat Herbal untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Fitofarmaka, juga dikenal sebagai obat herbal, merupakan produk yang...

Cuaca Panas, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada 5 Penyakit ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau jemaah haji Indonesia waspada dengan...

Mengenal Terapi Herbal dari Kashmir

Dikenal karena keanekaragaman hayatinya, Kashmir merupakan tempat yang kaya...

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) di Kota Semarang. Wolbachia merupakan salah satu inovasi dalam...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM) telah lama dikenal sebagai pendekatan holistik dalam menjaga...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan menarik yang dapat mengubah cara kita memandang makanan dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres....

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif, merupakan pendekatan medis yang menggabungkan metode-metode konvensional dengan terapi komplementer dan alternatif. Konsep ini berfokus...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada para inovator teknologi kesehatan terbaik di Indonesia dalam acara Health Innovation Day 2023. Penghargaan dari Kemenkes...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Afrika selama ribuan tahun. Benua ini kaya akan sumber daya alam yang melimpah, termasuk berbagai jenis...