Memperbaiki Cedera Saraf Tepi dengan Terapi Akupuntur

Akupuntur tidak hanya bisa meredakan masalah nyeri saja, tetapi juga dapat memperbaiki cedera saraf tepi. Benarkah demikian? Simak ulasan berikut ini.

Akupuntur Memperbaiki Cedera Saraf Tepi

Cedera saraf tepi tidak bisa dianggap enteng, karena terapi ini dapat menjadi penyebab terjadinya disabilitas pada pasien, hal ini tentu saja dapat merusak kualitas hidup pasien.

Cedera di bagian ini bisa disebabkan karena trauma atau karena keadaan tubuh. Salah satu contoh dari masalah ini adalah kelumpuhan saraf peroneus. Untuk mengobatinya bisa dilakukan dengan 2 cara.

Yaitu, cara bedah dan non-bedah. Cara non bedah bisa berupa konsumi obat-obatan, rehabilitasi dan akupuntur. Lalu, apa peran akupuntur dalam masalah ini?

- Advertisement -

Akupuntur membantu mengaktifkan neurotropin yang berperan untuk meregenerasi sistem saraf. Selain itu, akupuntur juga membantu menghasilkan perubahan seluler dalam tubuh.

Jadi, terapi akupuntur membantu me.99yringankan gejala pada pasien dan juga membantu pemulihan cedera pada saraf. Akupuntur juga membantu meredakan nyeri yang timbul akibat dari cedera ini.

Sebenarnya, akupuntur tidak hanya bisa mengatasi cedera saja. Terapi ini juga diklaim dapat membantu pemulihan pasien pasca stroke, benarkah?

Pasien pasca stroke mengalami pemulihan yang signifikan setelah melakukan terapi akupuntur. Kini, terapi akupuntur juga sudah tersedia di beberapa rumah sakit yang ada di Indonesia.

Untuk pengobatan yang ringan, Anda juga bisa mencoba melakukan terapi akupresur. Terapi ini tidak membutuhkan jarum dalam praktiknya, karena hanya menggunakan tenaga dari tangan terapis.

Terapi akupresur juga bisia membantu meredakan beberapa masalah nyeri, termasuk nyeri bahu, kepala, punggung dan lain sebagainya. Tetapi, untuk masalah cedera saraf tepi, akupuntur lebih tepat digunakan.

Jadi, tertarikkah Anda menggunakan terapi akupuntur sebagai metode pengobatan penyakit? Jika tertarik, Anda bisa mencobanya dengan seorang terapis yang ahli dalam bidang akupuntur.

BACA JUGA  Titik Akupresur Paling Penting untuk Sembelit

Karena, akupuntur tidak boleh digunakan oleh sembarang orang. Jarum yang digunakan oleh terapis juga harus steril dan hanya dipakai 1 kali untuk 1 orang saja. Lalu, bagaimana kesan pertama kali saat di akupuntur?

Pasti, rasa nyeri kecil akan timbul seperti saat disuntik. Namun, nyeri ini tidak akan berlangsung lama karena jarum yang digunakan sangatlah kecil dan tipis. Jadi, tidak perlu khawatir mengalami masalaj yang fatal.

TERBARU

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan...

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif,...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu...

Fitofarmaka, Memanfaatkan Kekuatan Obat Herbal untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Fitofarmaka, juga dikenal sebagai obat herbal, merupakan produk yang...

Cuaca Panas, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada 5 Penyakit ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau jemaah haji Indonesia waspada dengan...

Mengenal Terapi Herbal dari Kashmir

Dikenal karena keanekaragaman hayatinya, Kashmir merupakan tempat yang kaya...

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) di Kota Semarang. Wolbachia merupakan salah satu inovasi dalam...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM) telah lama dikenal sebagai pendekatan holistik dalam menjaga...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan menarik yang dapat mengubah cara kita memandang makanan dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres....

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif, merupakan pendekatan medis yang menggabungkan metode-metode konvensional dengan terapi komplementer dan alternatif. Konsep ini berfokus...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada para inovator teknologi kesehatan terbaik di Indonesia dalam acara Health Innovation Day 2023. Penghargaan dari Kemenkes...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Afrika selama ribuan tahun. Benua ini kaya akan sumber daya alam yang melimpah, termasuk berbagai jenis...