Mengenal Refleksiologi serta Manfaat bagi Kesehatan

Apakah Anda pernah mendengar tentang refleksiologi kaki? Apa yang dilakukan dalam praktik ini? Bagaimana manfaat refleksiologi bagi kesehatan?

Ahli refleksologi holistik, Laura Norman memaparkan dalam laman Mind Body Green, dasar-dasar refleksiologi kaki dan memberikan panduan latihan selama 15 menit yang dapat Anda lakukan sebelum tidur untuk mencapai tidur yang lebih berkualitas.

Refleksiologi adalah bentuk terapi yang melibatkan penerapan tekanan pada titik-titik tertentu pada kaki, tangan, wajah, dan telinga.

Fokus utama kita kali ini adalah refleksiologi kaki. Kaki kita memiliki hampir 15.000 saraf, yang membuatnya sangat sensitif terhadap sentuhan.

- Advertisement -

Oleh karena itu, pijatan pada kaki sering kali memberikan sensasi yang begitu menyenangkan.

Refleksiologi kaki lebih ditargetkan daripada pijatan kaki biasa. Dalam praktik ini, kita menggunakan ibu jari dan jari-jari tangan, atau bola pijat kecil, untuk menekan titik refleksi pada kaki.

Pada dasarnya, setiap bagian pada kaki kita berkorespondensi dengan organ dan kelenjar dalam tubuh kita. Dalam peta refleksiologi kaki, kita dapat melihat titik-titik refleksi ini.

Refleksiologi kaki telah ada selama ribuan tahun. Terdapat bukti sejarah yang menunjukkan bahwa bentuk awal refleksiologi ini telah dipraktikkan sejak tahun 2330 SM.

Saat ini, praktik ini paling populer di bidang medis Timur seperti Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Ayurveda. Keuntungan utama dari refleksiologi kaki adalah Anda dapat melakukannya sendiri di rumah dengan mudah.

Berikut adalah rutinitas refleksiologi kaki selama 15 menit yang dapat Anda lakukan sebelum tidur untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak:

Mulailah dengan duduk dalam posisi yang nyaman di ruangan yang tenang. Gunakan losion yang ringan, mudah menyerap, dan tidak berminyak untuk memijat kaki dengan gerakan menggenggam, mengelus, memijat, dan meremas.

BACA JUGA  Tiru Korsel, Menkes Dorong Pengembangan Obat Herbal di Indonesia¬†

Selanjutnya, silangkan kaki di atas lutut dan pegang pergelangan kaki dengan erat. Tempatkan ibu jari tangan yang lain di telapak kaki tersebut.

Mulailah dengan “menjelajahi” kaki Anda dari pangkal tumit ke setiap jari kaki dengan ibu jari Anda, seperti ulat yang merayap naik kaki. Kemudian, tekanlah titik-titik refleksi ini dengan sisi luar ibu jari atau ujung jari telunjuk Anda.

Misalnya, tekanlah puncak setiap jari kaki untuk mempromosikan kejernihan pikiran dan pemikiran positif.

Jari kaki besar disebut kelenjar pituitari atau “kelenjar utama” yang merangsang dan menyeimbangkan sekresi hormon dari semua kelenjar lainnya.

Di sisi luar jari kaki besar, terdapat kelenjar pineal yang mengeluarkan melatonin, hormon yang mengatur ritme sirkadian dan siklus tidur kita.

Sedangkan di basis jari kaki besar, terdapat kelenjar tiroid yang berperan dalam menyeimbangkan metabolisme tubuh.

Selain itu, dengan menekan punggung jari kaki, Anda dapat melepaskan ketegangan di leher dan bahu.

Bagian bola kaki berkaitan dengan dada dan paru-paru, sehingga menenangkan pernapasan.

Di bawah bola kaki, terdapat plexus solaris atau diafragma yang mendorong relaksasi yang mendalam dan ketenangan.

Jika Anda mengalami stres pada bagian tubuh lain, Anda dapat menekan area atau titik refleksi yang sesuai dengan peta refleksiologi.

Ini memungkinkan Anda untuk merangsang organ dan kelenjar yang terkait dengan masalah kesehatan atau ketegangan yang Anda alami.

Selain memberikan sensasi relaksasi, refleksiologi kaki juga dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan.

Meskipun mekanisme ilmiah yang terlibat belum sepenuhnya dipahami, penelitian awal menunjukkan bahwa refleksiologi dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan mempromosikan sirkulasi yang sehat.

Praktik ini juga dapat menjadi alat pendukung dalam mengelola stres. Dalam keadaan relaksasi yang dalam, pikiran kita lebih terbuka terhadap saran dan afirmasi.

BACA JUGA  Manfaat Akupuntur Untuk Mengobati Penyakit Parkinson

Oleh karena itu, refleksiologi kaki dapat digunakan sebagai waktu yang tepat untuk melakukan afirmasi positif sebelum tidur.

Dengan menghargai berkat-berkat yang Anda miliki dan membayangkan hari yang baik di masa depan, Anda dapat menciptakan suasana mental yang mendukung tidur yang nyenyak.

Namun, perlu diingat bahwa refleksiologi kaki bukanlah pengobatan medis yang mandiri.

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang serius atau ingin mengatasi masalah kesehatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan profesional medis sebelum mencoba refleksiologi atau bentuk terapi lainnya.

Dalam kesimpulan, refleksiologi kaki adalah praktik terapi yang melibatkan penerapan tekanan pada titik-titik refleksi pada kaki.

Rutinitas refleksiologi kaki selama 15 menit sebelum tidur dapat membantu Anda mencapai tidur yang lebih nyenyak dan memberikan beberapa manfaat kesehatan yang potensial.

Namun, penting untuk diingat bahwa refleksiologi kaki hanya bersifat komplementer dan bukan pengganti pengobatan medis yang tepat. [EB]

TERBARU

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan...

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif,...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu...

Fitofarmaka, Memanfaatkan Kekuatan Obat Herbal untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Fitofarmaka, juga dikenal sebagai obat herbal, merupakan produk yang...

Cuaca Panas, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada 5 Penyakit ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau jemaah haji Indonesia waspada dengan...

Mengenal Terapi Herbal dari Kashmir

Dikenal karena keanekaragaman hayatinya, Kashmir merupakan tempat yang kaya...

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) di Kota Semarang. Wolbachia merupakan salah satu inovasi dalam...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM) telah lama dikenal sebagai pendekatan holistik dalam menjaga...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan menarik yang dapat mengubah cara kita memandang makanan dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres....

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif, merupakan pendekatan medis yang menggabungkan metode-metode konvensional dengan terapi komplementer dan alternatif. Konsep ini berfokus...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada para inovator teknologi kesehatan terbaik di Indonesia dalam acara Health Innovation Day 2023. Penghargaan dari Kemenkes...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Afrika selama ribuan tahun. Benua ini kaya akan sumber daya alam yang melimpah, termasuk berbagai jenis...