Mengenal sejarah moksibusi dan akupuntur, kedua hal ini sama-sama menarik untuk dibahas bukan? Terlebih lagi keduanya juga memiliki manfaat yang sama di dunia kesehatan.

Mengenal Sejarah Moksibusi Dalam Dunia Kesehatan

Apa itu moksibusi? Moksibusi adalah terapi tradisional yang berasal dari Cina, dan merupakan warisan budaya Cina.

Banyak legenda yang membahas tentang akupuntur dan moksibusi, contohnya seperti Huang Di yang menemukan moksibusi dan akupuntur.

DIDUKUNG OLEH:

Serta legenda Fu Xi, yang menciptakan sebuah teknik terapi dengan menggunakan jarum berbahan batu.

Moksibusi dan kompres panas muncul ketika seseorang yang berasal dari utara dengan udara dingin perlu menghangatkan dirinya dengan api.

Orang-orang itu juga mudah terkena bengkak dan penyakit perut karena udara yang dingin. Untuk mengobatinya, energi panas dibutuhkan.

Sehingga muncullah moksibusi dan kompres panas untuk membantu mengatasi masalah tersebut.

Di era dinasti Shang, mulai muncul hieroglif tentang moksibusi dan akupuntur yang muncul di tulang dan kulit kura-kura.

Di abad ke-6 akupuntur dan moksibusi mulai menyebar ke seluruh dunia. Dimulai dari negara tetangga seperti Korea, lalu Jepang.

Di Korea, siapa saja yang mengajarkan ilmu akupuntur, akan diberi gelar profesor akupuntur.

Sedangkan di Jepang, sekitar abad ke-7, Jepang mengirimkan banyak dokter ke Cina untuk mempelajari akupuntur.

Setelah itu, di tahun 702 M, pemerintah Jepang mulai mendirikan spesialisasi moksibusi dan akupuntur.

Setelah tersebar ke Korea dan Jepang, akupuntur mulai menyebar ke seluruh negeri dan dikenal sampai sekarang.

Terapi akupuntur dan moksibusi juga mengalami perkembangan yang pesat dan sudah bisa dipelajari di jenjang perkuliahan.

Bahkan di abad ke-16, moksibusi dan akupuntur mulai diperkenalkan di benua Eropa. Dimulai dari negara Perancis yang menyebarkan ke seluruh negara di Eropa.

BACA JUGA  Bisakah Akupuntur Digunakan Untuk Mengobati DBD?

Di Indonesia, akupuntur dan moksibusi juga sudah mulai tersebar, dan bahkan kini akupuntur sudah ada di beberapa rumah sakit.

Bagi yang belum mengetahui dengan jelas apa itu moksibusi, terapi ini adalah sebuah terapi yang cukup unik.

Ramuan herbal yang dikeringkan dan dipanaskan lalu diletakkan di beberapa titik akan menyeruak dan membuat tubuh menjadi lebih baik.

Namun, moksibusi dan akupuntur dalam praktiknya tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang karena cukup beresiko.