Mengobati Penyakit Menahun Dengan Metode Akupuntur

Bisakah akupuntur membantu mengobati penyakit menahun? Terapi tradisional asal Cina ini diklaim memiliki manfaat besar dalam mengobati berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah penyakit menahun atau kronis.

Cara Mengobati Penyakit Menahun Dengan Terapi

Akupuntur merupakan metode pengobatan yang berasal dari Cina dan merupakan warisan budaya Tionghoa. Terapi ini sudah digunakan sejak beribu tahun lalu dan efektif untuk obati penyakit.

Berbagai macam penyakit yang biasa dirasakan manusia bisa diatasi dengan metode ini, dimulai dari masalah obesitas, membantu program hamil dan bermanfaat bagi ibu hamil, serta mengatasi penyakit menahun.

Selain lebih efektif untuk dilakukan, terapi akupuntur juga dianggap lebih efisien dan murah dibanding pengobatan medis. Namun, tidak sembarang orang bisa melakukan terapi ini.

Di Banyuwangi, Jawa Timur, warganya lebih memilih metode akupuntur dibanding pengobatan pada umumnya. Hal ini mereka lakukan karena akupuntur dinilai lebih terjangkau dan lebih manjur, khususnya untuk mengobati penyakit kronis.

Menurut salah seorang akupunturis asal Banyuwangi, Tony S. Suhargo mengatakan, pasien yang datang ke tempat praktiknya mayoritas berobat untuk mengatasi masalah migrain, asam urat dan lambung.

Salah satu pasiennya ada yang menderita penyakit lambung yang sudah kronis dan tidak mengalami kesembuhan walaupun sudah mengobatinya dengan pengobatan pada umumnya.

Pasien tersebut mengaku, ketika ia mencoba melakukan terapi akupuntur, hanya dengan satu kali pelayanan, ia mendapatkan perubahan dan merasakan manfaat dari terapi tersebut.

Selain itu, selama 15 tahun lebih menekuni pengobatan akupuntur, Tony mengaku telah banyak mengobati pasien yang memiliki penyakit kronis atau menahun, seperti pasien yang menderita asma, diabetes dan bahkan wanita yang sulit hamil.

Tony juga menjelaskan bahwa ia tidak sembarangan melakukan akupuntur pada pasiennya. Sejak tahun 1995, Tony belajar akupuntur dan berguru langsung ke negeri tirai bambu.

BACA JUGA  Tragis, Artis Xu Ting Meninggal Usai Terapi Bekam

Kini akupuntur mengalami perkembangan, dari akupuntur tradisional menjadi akupuntur modern. Namun, terapi akupuntur yang murni tradisional juga masih banyak dilakukan oleh beberapa terapis.

Akupuntur berprinsip pada keseimbangan seperti Yin dan Yang, jika keseimbangan dalam tubuh terganggu, berbagai penyakit pun akan mudah untuk masuk ke dalam tubuh.

TERBARU

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami....

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Namun, Ketua Umum PIKTI Dr. Dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd.,...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti menurunkan berat badan, merawat rambut, jerawat, kuku, dan kesehatan secara keseluruhan. Meski...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada anak-anak. Melansir laman BBC Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa prevalensi...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO menyampaikan bahwa diperkirakan 88% negara anggota telah menggunakan praktik seperti obat herbal, akupuntur, dan terapi...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan jamu dan tanaman obat. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang jamu masih terbatas pada Pulau Jawa. Setiap...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami. Praktisi dan Dosen Tuina, Didik Waluyo, Ir. M.Med menjabarkan ihwal ini dalam PIKTI E-Seminar Seri...