Tahukah Anda ternyata akupresur bisa membantu mengobati sakit di tulang belikat yang terkadang muncul secara tiba-tiba. Lalu, bagaimana caranya, dan titik apa saja yang harus dirangsang dengan akupresur?
Akupresur Mengobati Sakit di Tulang Belikat
Terapi akupresur adalah salah satu jenis pengobatan tradisional asal Cina yang dalam praktiknya cukup sederhana, karena hanya menggunakan tekanan dan pijatan di titik tertentu dengan kekuatan tangan terapis.
Tidak hanya menggunakan tenaga terapis, terapi ini juga bisa dilakukan dengan benda tumpul lainnya yang bisa membuat rasa penekanan di bagian tertentu maksimal. Kini, akupresur juga efektif dalam mengobati nyeri di tulang belikat.
Tulang belikat disebut juga dengan skapula. Tulang ini berada di punggung atas dan berbentuk segitiga. Tulang ini terdiri dari belikat kanan dan kiri, dan nyeri yang disebabkan biasanya karena cedera atau peregangan otot.
Hal ini tentu saja membuat seseorang kesulitan untuk bergerak dan beraktivitas. Meskipun hal ini bukan masalah serius, tapi nyeri yang ditimbulkan bisa mengganggu kinerja sehari-hari dan tentu saja membuat tak nyaman.
Penyebab peregangan otot yang terjadi di bagian ini bisa disebabkan karena terlalu lama mengangkat beban yang berat dan olahraga berlebihan juga bisa menimbulkan nyeri di bagian tulang ini.
Bahkan, nyeri di bagian ini juga bisa disebabkan karena masalah sepele, seperti bekerja terlalu lama dengan posisi tertentu, dan terlalu lama mengendarai sepeda motor. Salah posisi tidur juga bisa menimbulkan nyeri di bagian ini.
Jika penyebab sakit di belikat karena adanya peregangan otot, Anda bisa memanfaatkan akupresur sebagai cara efektif untuk mengobatinya. Pijatan ini dilakukan pada titik tertentu yang ada di area tubuh.
Anda bisa menstimulasi beberapa titik yang ada di bagian punggung, di area bahu belakang dan di bagian punggung kaki serta samping kaki. Pemijatan di area punggung dilakukan dengan posisi rileks, duduk atau telungkup.
Jangan lupa membaluri area yang akan dipijat dengan minyak, dan jangan lupa memijatnya searah jarum jam. Maksimal pijatan di setiap titik selama 1 hingga 5 menit, dan lakukan pijatan sebanyak 3 kali sehari.



