Naikkan Peluang Kesembuhan Stroke Dengan Akupuntur

Akupuntur memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Naikkan peluang kesembuhan pasien stroke adalah salah satu manfaat yang bisa didapat dari akupuntur.

Peran Akupuntur Naikkan Peluang Kesembuhan Stroke

Penyakit stroke merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di negara ini. Penyakit ini terjadi karena adanya penyumbatan di dalam pembuluh darah. Lebih parahnya lagi, pecah pembuluh darah juga bisa terjadi.

Untuk menangani penyakit serius ini, diperlukan tenaga medis atau dokter ahli. Namun, ada juga pilihan lain selain pengobatan dokter, yaitu menggunakan terapi akupuntur.

Lalu, efektifkah akupuntur untuk dijadikan cara pengobatan bagi pasien stroke? Bagaimana cara kerjanya? Amankah untuk dilakukan? Simak penjelasannya di bawah ini.

Terapi akupuntur sudah digunakan sejak zaman dahulu. Alat yang digunakan untuk terapi juga sangat unik, yaitu sebuah jarum tipis dan ringan yang didesain khusus untuk terapi.

Tujuan jarum tersebut dimasukkan untuk mengatasi masalah penyakit yang ada di tubuh. Selain itu, stimulasi dari jarum tersebut juga bisa membantu melepaskan energi penyembuhan alami tubuh.

Selain penyembuhan fisik, masalah kesehatan mental juga bisa diatasi dengan terapi akupuntur. Masalah kecemasan dan juga stres bisa diatasi hanya dengan melakukan metode tusuk jarum ini.

Stroke diklaim dapat diatasi dengan melakukan terapi akupuntur. Penelitian di tahun 2015 menjelaskan manfaat dari terapi ini berguna untuk pasien stroke yang ada pada masa pemulihan.

Dimulai dari peningkatan yang terjadi pada area bahu dan tangan. Studi lain menambahkan bahwa pemulihan pasien stroke bisa lebih efektif dirasakan jika melakukan olahraga dan akupuntur.

Jika Anda tertarik melakukan terapi akupuntur, carilah terapis yang sudah tersertifikasi di bidangnya. Biasanya ahli akupuntur akan membicarakan terlebih dahulu terkait kondisi pasien sebelum melakukan terapi.

BACA JUGA  Akupuntur Membantu Keberhasilan Promil, Bagaimana Cara Kerjanya?

Pemeriksaan tersebut termasuk mengukur denyut nadi dan juga memeriksa riwayat penyakit pasien. Setelah itu, ahli akupuntur akan menyuruh Anda berbaring ataupun telungkup, tergantung dari area yang akan ditusuk oleh jarum.

Ahli akupuntur akan memasukkan jarum pada area tertentu sesuai dengan keluhan pasien sambil sesekali diberikan pijatan. Biasanya terapi berlangsung selama 30 menit atau lebih dan bisa berlangsung sampai 12 kali pertemuan.

Terapi ini bisa saja menimbulkan efek samping seperti memar atau pendarahan di area yang sudah ditusuk oleh jarum. Bahkan adapula kasus yang disebabkan oleh jarum yang tidak steril dan menyebabkan komplikasi kesehatan.

Oleh karena itu, sebelum berobat carilah ahli yang bersertifikasi dan juga konsultasikan keadaan yang sebenarnya terkait kesehatan tubuh. Sehingga hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi.

TERBARU

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal dari pengobatan tradisional China. Praktiknya melibatkan seorang praktisi yang membakar ramuan moxa pada atau di...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia fisik atau yang disebut sekala dan dunia spiritual atau psikis yang disebut niskala. Dalam pengobatan...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....