Omnibus Law, Dampaknya Bagi Medis dan Kesehatan

Munculnya Peraturan Baru UU Cipta Kerja

Sekitar satu minggu yang lalu, DPR telah mengesahkan UU Cipta Kerja Omnibus Law yang melahirkan banyak pro dan kontra. Aturan yang baru disahkan oleh DPR ini mengubah beberapa aturan, termasuk di bidang medis dan kesehatan.

Pengesahan UU Cipta Kerja tersebut dianggap merugikan karena para buruh terancam PHK sewaktu-waktu, dan terjebak sebagai pekerja kontrak seumur hidup. Oleh karena itu, terjadilah kericuhan di Indonesia.

Berbagai aksi demo dilakukan, dan demo terparah terjadi di Jakarta, para mahasiswa, dan semua pihak yang ingin mendapatkan keadilan mulai melakukan demo di berbagai daerah.

Dengan disahkannya UU Cipta Kerja tersebut, bagaimana dampaknya di bagian medis dan kesehatan? Berikut ini 4 poin UU Cipta Kerja bidang medis dan kesehatan:

a. Pelayanan kesehatan medis tidak dikenakan PPN

Ketentuan dalam pasal 4A ini juga menyertakan jasa pelayanan sosial, keuangan, asuransi, pengiriman surat dengan perangko, pendidikan, kesenian, hiburan dan keagamaan.

Selain itu, jasa lain yang tidak dikenakan PPN adalah tenaga kerja, perhotelan, penyiaran yang tidak bersifat iklan, boga dan katering, dan tempat parkir.

b. Akreditasi rumah sakit

Peraturan UU Cipta Kerja ini juga mewajibkan tiap rumah sakit melakukan akreditasi tiap 3 tahun sekali. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan rumah sakit di mata masyarakat.

Sebelumnya juga peraturan ini telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 12 tahun 2020.

c. Paranormal masuk jasa pengobatan alternatif

Peraturan baru ini juga memasukkan paranormal sebagai jasa pengobatan alternatif. Poin ini tertuang dalam pasal 4A ayat 3 huruf a tentang jasa pelayanan kesehatan medis.

Selain itu, jasa pelayanan kesehatan medis juga termasuk jasa dokter umum, dokter spesialis, dokter hewan, ahli akupuntur, ahli fisioterapi, psikiater dan lain-lain.

BACA JUGA  Bagaimana Akupuntur Mengobati Keracunan Makanan ?

d. Tidak menyinggung puskesmas

Puskesmas tidak tercantum dalam UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan oleh DPR tersebut. Hal ini disebabkan, puskesmas bersifat preventif dan sama pentingnya dengan rumah sakit.

Jadi, terkait dengan pengaruh dari UU Cipta Kerja Omnibus Law ini, paranormal setara dengan pengobatan tradisional, seperti ahli akupuntur. Oleh karena itu, peraturan baru ini memunculkan banyak kontra di lingkungan masyarakat.

TERBARU

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Kerokan, Metode Pengobatan Tradisional yang Sudah Berusia 2.000 Tahun

Kerokan adalah salah satu terapi yang jamak dilakukan ketika...

Astaga! Kantor Dokter AS ini Salah Menagih Biaya Perangkat Akupuntur Setara Rp16 Miliar

Melansir laman Cleveland, Departemen Kehakiman AS mengumumkan bahwa sebuah...

Bagaimana Terapi Akupuntur Bisa Meningkatkan Kualitas Kesehatan Anda?

Akupunktur adalah salah satu bentuk pengobatan dalam Traditional Chinese...

Jangan Gegabah, Suplemen ini Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Obat

Suplemen adalah produk nutrisi tambahan yang sering dikonsumsi oleh...

Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada terhadap beberapa Penyakit Tropis ini

Kementerian Kesehatan RI menghimbau masyarakat agar waspada terhadap beberapa...

Jadi Paham, Ternyata Ini Perbedaan Jamu, Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki kekayaan sumber hayati...

Peneliti Israel Dapati bahwa Akupuntur Tiongkok Kurangi Rasa Sakit dan Kecemasan selama Bedah

Akupunktur China dapat membantu mengurangi rasa sakit dan kecemasan...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang digunakan di Asia oleh para praktisi Pengobatan Tradisional Cina (TCM), baik di lingkungan klinis maupun...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita semakin terpisah dari alam. Namun, karena kita adalah bagian dari alam, kita tidak dapat bersembunyi...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang kuat dalam kesehatan holistik sejak kecil. Ia mengonsumsi teh herbal yang dibuat oleh ibunya, yang...

Kerokan, Metode Pengobatan Tradisional yang Sudah Berusia 2.000 Tahun

Kerokan adalah salah satu terapi yang jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Ternyata metode pengobatan tradisional ini sudah berumur lebih dari 2.000 tahun....

Astaga! Kantor Dokter AS ini Salah Menagih Biaya Perangkat Akupuntur Setara Rp16 Miliar

Melansir laman Cleveland, Departemen Kehakiman AS mengumumkan bahwa sebuah kantor dokter di Ohio yang sudah tidak beroperasi, Westlake, salah menagih Medicare sebesar $1,1 juta...

Bagaimana Terapi Akupuntur Bisa Meningkatkan Kualitas Kesehatan Anda?

Akupunktur adalah salah satu bentuk pengobatan dalam Traditional Chinese Medicine (TCM) yang berasal dari Cina dan memiliki sejarah yang sangat panjang, bahkan beberapa sumber...