Tak perlu skincare nan mahal, praktisi pengobatan sunah Indonesia, dr. Zaidul Akbar menganjurkan pengobatan jerawat dengan konsumsi ramuan herbal
Menurut Dokter Zaidul Akbar, permasalahan jerawat hendaknya dimulai dengan memperbaiki kesehatan perut terlebih dahulu.
“Benerin perutnya udah,” kata dr. Zaidul Akbar sebagaimana dilansir dari video unggahan YouTube Info Pedia.
Untuk itu, dr. Zaidul Akbar membagikan tips pengobatan jerawat dengan mengonsumsi ramuan herbal dan mengubah pola makan yang lebih sehat, terutama memperbaiki kesehatan perut.
Cara memperbaiki kesehatan perut menurut dr. Zaidul Akbar adalah dengan mengonsumsi ramuan herbal seperti jeruk nipis, madu, kunyit, jahe, dan rimpang-rimpangan lainnya.
“Benerin perut bisa pakai jeruk nipis, madu, kunyit, jahe, rimpang semua bisa,” kata dr. Zaidul Akbar.
Selain itu, dr. Zaidul Akbar menganjurkan untuk mengubah pola makan yang menjadi pemicu munculnya permasalahan jerawat.
Salah satunya adalah makanan olahan atau kemasan sangat dianjurkan untuk dihindari karena makanan tersebut tidak sehat untuk tubuh.
“Dan jangan makan yang bikin masalah, makan makanan olahan atau kemasan,” tuturnya.
Jerawat adalah masalah kulit yang umum terjadi pada banyak orang di seluruh dunia. Walaupun penyebabnya masih menjadi perdebatan, banyak ahli kesehatan percaya bahwa pola makanan juga dapat mempengaruhi terjadinya jerawat pada seseorang.
Banyak makanan yang dikonsumsi sehari-hari yang dapat menyebabkan jerawat. Makanan yang tinggi gula dan karbohidrat dapat meningkatkan produksi insulin dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produksi minyak kulit.
Hal ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan timbulnya jerawat. Selain itu, makanan yang tinggi lemak juga dapat memperparah kondisi jerawat.
Selain faktor nutrisi, beberapa jenis makanan juga dapat memicu jerawat. Makanan pedas dan berlemak, seperti ayam goreng atau kari, dapat memicu jerawat pada sebagian orang.
Begitu juga dengan makanan yang mengandung gluten atau susu, seperti roti gandum atau keju, dapat memicu jerawat pada orang yang memiliki intoleransi terhadap kedua bahan tersebut.
Sebaliknya, konsumsi makanan yang kaya akan antioksidan dan nutrisi dapat membantu mencegah jerawat. Makanan seperti sayuran hijau, buah-buahan, dan biji-bijian dapat membantu memperbaiki kesehatan kulit dan melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas.
Namun, penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda, tergantung pada usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik.
Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi jika ingin mengubah pola makanan untuk mencegah jerawat atau masalah kulit lainnya.
Selain pola makanan, ada juga faktor lain yang dapat mempengaruhi terjadinya jerawat, seperti stres, hormon, dan kebersihan kulit. Oleh karena itu, menjaga kebersihan kulit dan melakukan pola hidup sehat secara keseluruhan sangat penting untuk mencegah terjadinya jerawat.



