Penyakit Yang Bisa Disembuhkan Dengan Akupuntur

Ada banyak penyakit yang bisa disembuhkan dengan akupuntur. Metode pengobatan yang satu ini memang sudah dikenal keampuhannya dalam mengatasi berbagai penyakit. Akupuntur termasuk metode pengobatan alternatif yang minim efek samping. Meski kerap dianggap mengerikan karena sistem kerjanya cukup ekstrem, namun manfaat yang bisa diperoleh sangat banyak. Untuk itu jangan ragu jika ingin mencoba pengobatan ini.

Daftar Penyakit Yang Bisa Disembuhkan Dengan Akupuntur

Gangguan Pencernaan

Masalah pada organ pencernaan memang kerap merepotkan penderitanya. Beberapa gejala muncul ketika gangguan ini menyerang mulai dari mual-mual, rasa sakit hingga muntah. Berbagai pernyataan menerangkan bahwa akupuntur memberikan manfaat yang besar untuk mengatasi penyakit gangguan pencernaan. Akupuntur juga akan membuat otot perut yang sedang berkontraksi menjadi melemas.

Nyeri

Banyak pihak telah sepakat bahwa akupuntur lebih bermanfaat ketimbang metode pengobatan pada umumnya. Salah satunya untuk masalah nyeri di berbagai bagian tubuh. Rasa nyeri ini disebabkan oleh berbagai sebab yang biasanya akibat ulah orangnya sendiri. Saat pengobatan akupuntur, nanti akan ada beberapa jarum yang ditancapkan pada lokasi yang berbeda-beda.

Gangguan psikis

Seseorang yang memiliki banyak pekerjaan berat biasanya akan lebih mudah mengalami gangguan psikis. Dengan pengobatan akupuntur, hormon endorfin akan terlepas dan produksi hormon yang menyebabkan stres juga akan berkurang. Akupuntur juga nantinya berguna untuk membuat aliran oksigen tubuh lebih lancar.

Hot flashes

Hot flashes merupakan rasa panas yang muncul dari dalam tubuh yang amat besar. Menurut beberapa pihak, akupuntur akan membantu untuk mengatur sistem vasomotor yang menjadi penggerak untuk memberikan efek panas ke tubuh seseorang. Dengan pernyataan itu membuat akupuntur cocok untuk mengatasi masalah hot flashes. Jika dibiarkan, gangguan ini akan membuat aktivitas menjadi terganggu.

BACA JUGA  3 Hal Tentang Akupuntur Dan Kehamilan

Efek samping kemoterapi

Jika Anda sedang menjalani kemoterapi, akupuntur ini sangat membantu. Pasalnya akupuntur akan membantu untuk mencegah efek samping setelah kemoterapi seperti kesemutan, gatal maupun pusing. Selain itu akupuntur juga akan membuat seseorang terhindar dari kelelahan, depresi, rasa sakit yang amat dirarasakan.

TERBARU

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan...

Artis Drakor ini Sukses Rampingkan Tubuh dengan Diet Sehat, Bagaimana dengan Terapi Yang Sheng?

Artis cantik pemeran drama Korea 'The Heirs', Park Shin...

Apa itu Terapi Bekam? Apa saja Manfaatnya?

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif yang kuno yang...

Apakah Terapi Akupuntur Efektif untuk Nyeri Punggung, Ini Penjelasan Riset

Akupunktur adalah salah satu teknik pengobatan alternatif yang telah...

Begini Hubungan Antara Trauma Dengan Adiksi Menurut Psikolog UI

Trauma memiliki hubungan yang erat dengan perilaku adiksi terhadap...

Mengenal Moksibusi: Definisi hingga Penerapannya

Moksibusi atau moxibustion adalah sebuah pengobatan luar yang berasal dari pengobatan tradisional China. Praktiknya melibatkan seorang praktisi yang membakar ramuan moxa pada atau di...

Mengenal Pengobatan Tradisional khas Bali

Orang Bali hidup dalam dua dunia yang berbeda: dunia fisik atau yang disebut sekala dan dunia spiritual atau psikis yang disebut niskala. Dalam pengobatan...

Kasusnya Mulai Turun di Indonesia, Apa itu Stunting? Bagaimana Mengatasinya dengan Pengobatan Tradisional?

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada anak dan balita. Prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di...

Akupunturis di Zimbabwe Jadikan TCM Terjangkau bagi Penduduk setempat

Akupunktur adalah salah satu bentuk terapi medis alternatif yang telah digunakan selama ribuan tahun dalam Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Melansir laman Xinhuanet di Zimbabwe,...

Ahli Kesehatan Tradisional Himbau Ramuan Herbal Tak Boleh Diberikan kepada Bayi, Kenapa?

Beberapa waktu lalu, viral soal bayi 54 hari yang meninggal dunia setelah meminum jamu dari campuran daun kecipir dan kencur. Hal ini mengingatkan kita...

Simak Rekomendasi Cara Mengatasi Adiksi Narkoba Menurut Psikolog UI

foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiyaAdiksi narkoba merupakan masalah serius yang menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada individu yang mengalami adiksi, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat....