Perawatan Kelumpuhan Mata Efektif Dengan Akupuntur

Perawatan Kelumpuhan Mata Efektif Dengan Akupuntur – Mungkin masih belum banyak yang tau mengenai ophthalmoplegia. Penyakit ini merupakan kelumpuhan yang terjadi pada otot mata. Ketika mengalami masalah ini, otot yang harusnya berfungsi dengan baik memburuk. Padahal otot mata penting untuk menahan posisi mata agar tetap berada di tempatnya sekaligus mengendalikan gerak.

Ophthalmoplegia dibedakan menjadi dua. Ophthalmoplegia eksternal progresif kronis yang muncul pada orang yang berusia antara 18 sampai 40 tahun. Pada saat mengalaminya, kelopak mata pasien akan terkulai dan sulit untuk mengendalikan otot mata. Ada juga ophthalmoplegia internuclear yang biasanya disebabkan oleh kerusakan saraf dibagian serabut saraf.  Pasien akan mengalami penglihatan ganda nantinya.

Pada dasarnya, ophthalmoplegia merupakan kondisi mata yang merupakan bawaan sejak lahir. Namun ada beberapa hal lain yang juga turut menjadi penyebab masalah ini. Seperti misalya migrain, trauma, penyakit tiroid, otak rusak, hingga tumor pada otak. Orang-orang yang sudah berusia lanjut, juga rawan mengalami penyakit ini. Jadi harus segera untuk diobati agar tidak memperparah.

Perawatan Kelumpuhan Mata Efektif Dengan Akupuntur

Para peneliti dari First People’s Hospital di Lanzhou menemukan akupunktur pada kulit kepala dan gaya tubuh efektif untuk pengobatan ophthalmoplegia (kelumpuhan otot mata). Dalam penelitian tersebut membandingkan terapi suplemen mandiri, terapi akupunktur mandiri, dan kombinasi akupunktur plus suplemen dalam protokol pengobatan yang komprehensif.

Tingkat hasil positif pasien terbesar tercatat pada kelompok akupunktur plus suplemen sebesar (95,16%). Terapi yang paling tidak efektif dari ketiga perawatan adalah penggunaan terapi suplemen mandiri hanya (58,06%). Menurut Huangdi Neijing, kepala sangat penting untuk kesehatan mata. Lebih lanjut, Ling Shu (bab 80, Da Huo Lun) menyatakan bahwa qi dari semua organ internal berjalan ke mata dan meningkatkan kesehatan manusia.

BACA JUGA  Akupuntur Membantu Menurunkan Kolesterol

Dalam penelitian ini menggunakan titik akupuntur MHN9 (Taiyang) ST2 (Sibai) TB23 (Sizhukong) BL2 (Zanzhu) GB1 (Tongziliao) LI4 (Hegu) ST36 (Zusanli) SP6 (Sanyinjiao) CV12 (Zhongwan) ST40 (Fenglong) GB37 (Guangming) LV3 (Taichong) KD6 (Zhaohai) GB43 (Xiaxi). Tingkat keefektifannya sangat baik, dan layak untuk dicoba dalam perawatan.

TERBARU

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami....

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Namun, Ketua Umum PIKTI Dr. Dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd.,...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti menurunkan berat badan, merawat rambut, jerawat, kuku, dan kesehatan secara keseluruhan. Meski...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada anak-anak. Melansir laman BBC Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa prevalensi...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO menyampaikan bahwa diperkirakan 88% negara anggota telah menggunakan praktik seperti obat herbal, akupuntur, dan terapi...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan jamu dan tanaman obat. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang jamu masih terbatas pada Pulau Jawa. Setiap...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami. Praktisi dan Dosen Tuina, Didik Waluyo, Ir. M.Med menjabarkan ihwal ini dalam PIKTI E-Seminar Seri...