Apa perbedaan akupuntur dan akupresur? Jika dilihat sekilas, nama dari kedua metode pengobatan ini memiliki kesamaan. Jadi, bisa saja artinya juga sama bukan? Namun siapa sangka jika kedua hal ini ternyata merupakan metode yang berbeda.

Perbedaan Akupuntur dan Akupresur

Metode pengobatan alternatif memiliki bermacam-macam jenis, dan dua diantaranya adalah akupuntur dan akupresur. Keduanya berasal dari TCM atau Traditional Chinese Medicine.

Prinsip pengobatan dari keduanya mirip, namun ada hal yang menjadi perbedaan dasar dari kedua metode pengobatan tersebut. Akupuntur dan akupresur, keduanya sama-sama menstimulasi titik meridian.

Sedangkan perbedaan utama dari kedua metode pengobatan ini ialah pada cara menstimulasi titik meridian tersebut. dengan menstimulasi titik meridian, Qi dalam tubuh akan lancar dan masalah penyakit akan cepat teratasi.

Dalam cara menstimulasinya, akupuntur menggunakan jarum yang sangat halus seperti rambut, sehingga saat menusuk kulit, pasien tidak akan merasakan apapun dan rileks.

Namun, akupresur dalam cara menstimulasi titik meridian menggunakan tekanan jari tangan, telapak tangan, siku atau kaki sebagai alat untuk menstimulasinya.

Efek stimulasi yang dihasilkan oleh akupuntur lebih kuat karena titik yang berhubungan dapat distimulasi sekaligus dalam satu waktu. Bahkan, jenis keluhan yang diobati pun berbeda.

Akupresur bisa digunakan untuk mengatasi keluhan umum yang ringan seperti migrain, mual dan sakit kepala. Sedangkan akupuntur lebih efektif mengatasi masalah yang bersifat kronis.

Masalah bersifat kronis yang dimaksud adalah asma, gangguan pada saraf, gangguan otot dan sendi menahun, alergi, nyeri haid, insomnia, masalah kesuburan, masalah kecantikan, obesitas dan depresi.

Akupuntur pun bisa dikombinasikan dengan ilmu kedokteran modern untuk mencapai hasil yang maksimal. Bahkan, akupuntur tidak hanya mengatasi masalah fisik saja, masalah mental juga bisa diatasi dengan metode pengobatan akupuntur.

Itulah perbedaan akupuntur dan akupresur yang jelas-jelas berbeda namun tetap satu acuan yaitu pada Traditional Chinese Medicine.

Kedua metode ini tentu saja saling melengkapi dan memiliki keefektifannya yang sama unggulnya untuk mengatasi keluhan penyakit yang ada pada manusia dan hewan.