Secara arti, asuransi dan investasi memiliki arti yang berbeda. Namun masih banyak orang yang mengartikan keduanya sama. Padahal jika diperhatikan, perbedaan keduanya cukup jelas. Dimana pada asuransi terdapat produk investasi, jadi bisa diartikan jika investasi termasuk produk asuransi. Produk asuransi lebih bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada pelanggannya. Sementara investasi memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari apa yang diinvestasikan. Untuk lebih jelasnya, bisa membaca perbedaan asuransi dan investasi di bawah ini.

DIDUKUNG OLEH:

Perbedaan Asuransi dan Investasi Yang Harus Diketahui

Asuransi menjadi produk yang berguna untuk memberikan perlindungan kepada pelanggannya. Ketika pelanggan mengalami masalah seperti kesehatan, asuransi inilah yang akan membantu. Umumnya, pelanggan harus menyetorkan sejumlah uang setiap bulannya jika menggunakan asuransi. Sementara investasi menjadi produk yang berguna untuk mendapatkan keuntungan dari aset yang diinvestasikan. Investasi biasa digunakan untuk menyiapkan dana dihari tua nanti. Besaran keuntungan yang didapat bergantung dari jumlah aset yang diinvestasikan dan keuntungan produk investasinya.

Dari asuransi yang diikuti, pelanggan akan mendapat hasil berupa perlindungan. Misalnya seperti ketika pelanggan meninggal dunia, keluarga yang ditinggalkan bisa mendapatkan uang pertanggungan. Uang tersebut bisa digunakan untuk keperluan sekolah anak pelanggan atau hal-hal lainnya. Pada investasi sendiri, hasilnya berupa keuntungan berupa penambahan jumlah aset yang dimiliki. Namun investasi lebih memiliki resiko yang besar sehingga perlu kehati-hatian dalam berinvestasi.

Terdapat resiko kerugian yang mungkin terjadi jika melakukan investasi. Ini akan terjadi ketika produk yang diinvestasikan mengalami kerugian. Tidak ada yang pasti dalam sebuah investasi, oleh karena itu tidak bisa sembarangan dalam berinvestasi. Pada asuransi sendiri, resikonya hanyalah ketika meninggal atau sakit. Dengan adanya asuransi, keuangan yang dimiliki bisa terjaga dengan baik.

Dari segi biaya juga berbeda, pada asuransi, dana yang disetorkan berupa premi yang besarannya tetap. Hal ini bergantung kelas yang diambil, semakin tinggi kelasnya pasti biayanya lebih mahal. Sementara pada asuransi, besaran uang yang dikeluarkan tidak tetap alias bebas. Bergantung kepada kemampuan investor untuk berinvestasi.