Ahli akupunktur Thuy Kim Nguyen, DAOM, LAc, menjelaskan manfaat dan bagaimana menggunakan ear seeds agar maksimal bagi kesehatan. Berikut pemaparannya dilansir dari laman Mind Body Green.
Perlu diketahui bahwa ear seeds adalah semacam akupresur yang menargetkan titik akupuntur tanpa menggunakan jarum di sekitar telinga.
Ear seeds adalah bentuk auriculotherapy berdasarkan pengobatan tradisional Tiongkok, yang menggunakan titik akupresur di telinga untuk merangsang bagian lain dari tubuh.
Sebagai alat kesehatan akupresur, ear seed adalah biji-bijian kecil yang terbuat dari berbagai bahan (secara tradisional dari tanaman vaccaria) yang ditempatkan pada berbagai titik telinga untuk mendorong hasil yang berbeda.
Ini termasuk dalam payung umum akupresur dan Pengobatan Tradisional Cina atau TCM.
Dan Hsu menulis bahwa akupunktur dan tekanan bekerja dengan merangsang daerah kulit dengan banyak ujung saraf, sel-sel mast, limfatik, dan kapiler—yang kemudian memicu perubahan biokimia dan fisiologis.
Untuk aurikuloterapi, khususnya, semua stimulasi dilakukan pada telinga. Peneliti telah mengusulkan1 bahwa terapi ini, khususnya, bekerja erat dengan saraf vagus, atau apa yang menghubungkan otak dengan tubuh.
4 Manfaat Alkes Ear Seeds bagi Kesehatan
Karena ear seed termasuk dalam TCM, ada banyak bukti anekdotal dan ilmiah yang mendukung manfaat umum akupresur dan tusukan.
Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sekarang mengakui bahwa ini adalah pengobatan yang efektif untuk 28 kondisi, termasuk nyeri leher dan punggung serta beberapa alergi. Dan banyak yang dapat dipetik dari penelitian ini secara luas.
Dan untuk modalitas ini secara khusus, ada studi yang lebih kecil yang hanya melihat pada akupresur dan akupuntur aurikular.
Berikut adalah empat manfaat ear seeds bagi kesehatan menurut studi
1. Mengurangi kecemasan
Salah satu alasan yang paling banyak dikutip untuk biji telinga adalah mengurangi kecemasan. Dalam studi tahun 2016 ini, para peneliti menemukan bahwa mahasiswa yang mengatakan mereka
2. Meningkatkan tidur yang berkualitas
Sebuah studi tentang tidur menemukan bahwa ear seed membantu orang yang mengalami insomnia primer (namun, para peneliti mencatat bahwa ukuran sampel sangat kecil dan perlu bukti lebih lanjut).
Penelitian lain juga mengindikasikan bahwa meskipun terdapat bukti yang menjanjikan untuk klaim ini, uji coba yang tersedia saat ini masih terlalu kecil.
3. Mengurangi rasa sakit dan meningkatkan toleransi terhadap nyeri
Studi pada tahun 2013 menemukan bahwa 70% pasien melaporkan rasa sakit punggung berkurang setelah uji coba selama empat minggu, dengan tindak lanjut satu bulan. (Penulis studi mencatat bahwa uji coba serupa dalam literatur akupunktur hanya mencapai rata-rata sekitar 30%.)
Studi yang lebih baru menemukan bahwa partisipan studi yang semuanya mengidentifikasi diri sebagai “sehat” dan tanpa rasa sakit kronis memiliki ambang nyeri yang lebih tinggi.
4. Bisa membantu manajemen berat badan
Namun, klaim penurunan berat badan dengan ear seeds harus ditanggapi dengan hati-hati. Meskipun ada beberapa studi kecil yang menunjukkan adanya keterkaitan antara penurunan berat badan dan ear seeds, penelitian-penelitian tersebut umumnya menggabungkan terapi aurikular dengan tindakan lain seperti edukasi diet atau sejenisnya.
Oleh karena itu, pengobatan ini harus dipandang sebagai metode yang komplementer, bukan alat utama dalam menurunkan berat badan.



