Pernah Diidap Alm. Artis Ini, Bagaimana Akupuntur Bisa Sembuhkan Diabetes?

Nia Zulkarnaen bersedih karena Sang ibunda, aktris senior Mieke Wijaya menghembuskan napas terakhirnya mengidap gula darah tinggi dan kanker. Bagaimana terapi akupuntur bisa sembuhkan penyakit diabetes ini?

Almarhumah Mieke Wijaya wafat tepat di hari Lebaran kedua, pada 3 Mei 2022 lalu. Menurut Nia kondisi sang ibu sempat membaik sebelum akhirnya dilarikan di rumah sakit.

Terapi Akupuntur Untuk Sembuhkan Diabetes

Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan seseorang terkena diabetes. Untuk mengobatinya, obat herbal dan juga terapi tradisional bisa digunakan sebagai cara penyembuhan optimal.

Pasien tidak hanya bisa bergantung pada obat yang diberikan dokter saja. Cara alami dan sederhana juga bisa dilakukan untuk membantu mengobati diabetes. Cara tradisional itu salah satunya adalah akupuntur.

Menurut ahli pengobatan Cina, munculnya penyakit disebabkan karena adanya ketidak seimbangan Qi di dalam tubuh. Diabetes terjadi ketika kadar gula dalam darah dan Qi di dalam tubuh tidak seimbang.

Agar gula di dalam darah kembali normal, akupuntur membantu mengatur sirkulasi darah dan aliran energi di dalam tubuh. Selain itu, akupuntur juga membantu meningkatkan fungsi dari pankreas dan kepekaan sel pada insulin.

Insulin sangat penting dan dibutuhkan untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Akupuntur membantu mengaktifkan hormon ini untuk membantu mengatasi diabetes.

Penusukan jarum yang dilakukan juga tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang. Karena, titik akupuntur yang digunakan haruslah tepat dan terhubung dengan masalah kesehatan yang diderita pasien.

Biasanya, terapis akan menusukkan jarum di area perut, tangan, kaki atau telinga. Dimanapun titik yang akan ditusuk, hal itu sudah dijelaskan dalam ilmu akupuntur. Oleh karena itu, sang terapis perlu sangat memahami akupuntur dan juga titik-titik akupuntur untuk kesehatan.

BACA JUGA  Didi Petet Meninggal Akibat Asam Lambung, Apa Akupuntur Bisa Membantu

Selain membantu mengobati diabetes, terapi ini juga bisa digunakan untuk mengatasi penyakit hipertensi atau darah tinggi. Penyakit ini juga sama berbahayanya dengan diabetes.

Akupuntur akan mengontrol sirkulasi darah di dalam tubuh agar tetap normal, tidak kurang dan tidak lebih. Tidak hanya itu, akupuntur juga membuat tubuh terasa lebih segar setelah terapi.

Tertarikkah untuk mencobanya? Lakukan dengan ahli yang sudah berpengalaman dan memahami akupuntur. Jangan lakukan dengan sembarang orang.

Terlebih lagi, penyakit diabetes merupakan salah satu penyakit yang bisa mengancam nyawa, jadi perlu kehati-hatian untuk pengobatannya. [EB]

TERBARU

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami....

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Namun, Ketua Umum PIKTI Dr. Dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd.,...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti menurunkan berat badan, merawat rambut, jerawat, kuku, dan kesehatan secara keseluruhan. Meski...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada anak-anak. Melansir laman BBC Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa prevalensi...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO menyampaikan bahwa diperkirakan 88% negara anggota telah menggunakan praktik seperti obat herbal, akupuntur, dan terapi...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan jamu dan tanaman obat. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang jamu masih terbatas pada Pulau Jawa. Setiap...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami. Praktisi dan Dosen Tuina, Didik Waluyo, Ir. M.Med menjabarkan ihwal ini dalam PIKTI E-Seminar Seri...