Sejarah Dari Pijat Refleksi Yang Berasal Dari Tiongkok

Sebagian besar masyarakat sudah tidak asing lagi dengan pijat refleksi. Sejarah dari pijat refleksi yang berasal dari Cina ini sudah digunakan sejak 5000 tahun yang lalu dan merupakan gabungan dari berbagai jenis terapi.

Jenis terapi yang dimaksud adalah akupuntur, tuina, anmo, akupresur dan berbagai terapi yang melibatkan tekanan dan pijatan lain. Simak penjelasannya berikut ini.

Sejarah Dari Pijat Refleksi Asal Cina

Terapi ini mirip dengan akupresur, merupakan terapi yang melibatkan beberapa tekanan di titik tertentu di sepanjang chi atau jalur energi yang bertujuan untuk menyeimbangkan aliran energi.

Meridian yang digunakan saat akupresur dan akupuntur agak sedikit berbeda dengan pijat refleksi, terutama pada masalah titik yang distimulasi saat terapi untuk mengobati penyakit.

Di zaman modern, Dokter William Fritzgerald menerbitkan buku “Zona Therapy” di tahun 1917. Dalam buku ini menjelaskan teori bahwa tubuh manusia dibagi menjadi 10 zona longitudinal.

Sedangkan menurut ahli fisioterapis yang merupakan asisten William, Eunice Ingham menyatakan bahwa tekanan dengan ujung jempol dan jari lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan alat yang dijelaskan oleh William.

Alat tersebut seperti jepit pakaian, ikat karet dan sisir metal. Eunice juga mengatakan bahwa area kaki lebih cocok untuk diberi tekanan karena lebih reseptif terhadap perawatan.

Oleh karena itu, Eunice mencari area refleksi pada kaki untuk dihubungkan pada semua bagian di tubuh yang akhirnya ia mengembangkan Metode Pijat Tekan Ingham.

Di tahun 1938, Ingham menerbitkan sebuah buku yang berjudul “Stories The Feet Can Tell” dan “Stories The Feet Have Told” yang menggambarkan subjek pijat refleksi.

Doreen Bayley begitu terkesan dengan karya Eunice Ingham tersebut, sehingga ia pun belajar dari Ingham sebelum kembali ke Inggris demi memperkenalkan pijat refleksi ke negara asalnya tersebut.

BACA JUGA  Obati Nyeri Lutut Dengan Terapi Pengobatan Akupuntur

Setelah pulang dari Amerika dan telah belajar dengan Ingham, Doreen akhirnya mendidik orang dan seiring waktu, banyak orang yang mulai berminat dengan pijat refleksi.

Akhirnya, Barley membuka sebuah sekolah yang khusus untuk mengajari pijat refleksi dan buku yang diterbitkan oleh Barley yaitu “Refleksiology Today” telah menjadi buku pegangan yang hingga saat ini dipakai untuk pengembangan ilmu pijat refleksi.

Itulah sejarah dari pijat refleksi asal Cina yang hingga kini sudah tersebar di berbagai negara. Keefektifan dari terapi ini juga banyak diklaim berhasil oleh sebagian besar masyarakat.

TERBARU

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami....

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Tertarik Jajal Terapi Kerokan atau Gua Sha? Ketahui Dulu Efek dan Cara Amannya

Sebelumnya telah dipaparkan bahwa kerokan atau gua sha jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Namun, Ketua Umum PIKTI Dr. Dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd.,...

Tertarik Konsumsi Suplemen, Baca Dulu Anjuran Dokter Bedah ini

Banyak orang menganggap bahwa suplemen bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti menurunkan berat badan, merawat rambut, jerawat, kuku, dan kesehatan secara keseluruhan. Meski...

Kasus Diabetes Anak Makin Marak, Apa Penyebabnya?

Indonesia memiliki masalah serius dengan meningkatnya kasus diabetes pada anak-anak. Melansir laman BBC Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa prevalensi...

Apakah Pengobatan Tradisional Masih Digunakan? Ini Penjelasan Lembaga WHO

Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kesehatan global, WHO menyampaikan bahwa diperkirakan 88% negara anggota telah menggunakan praktik seperti obat herbal, akupuntur, dan terapi...

Lembaga ini Tekankan Pentingnya Literasi Jamu Nusantara

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang besar, termasuk berbagai ramuan jamu dan tanaman obat. Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang jamu masih terbatas pada Pulau Jawa. Setiap...

Memahami Penanganan Penyembuhan Paska Stroke

Penanganan penyembuhan pasca serangan stroke sangat penting untuk dipahami. Praktisi dan Dosen Tuina, Didik Waluyo, Ir. M.Med menjabarkan ihwal ini dalam PIKTI E-Seminar Seri...