Tak Boleh Sembarangan, Sejumlah Titik di Tubuh ini Dilarang untuk Terapi Bekam

Bekam termasuk salah satu pengobatan alternatif yang populer di tengah masyarakat, namun ada sejumlah titik di tubuh yang dilarang untuk terapi tersebut. Apa sajakah?

Bekam merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah statis (kental) yang mengandung toksin dari dalam tubuh. Terapi bekam berasal dari Timur Tengah dan Tiongkok sejak ribuan tahun silam.

Bekam mempunyai berbagai sebutan dalam beragam bahasa, seperti pa hou kuan dalam bahasa Mandarin dan hijamah dalam bahasa Arab.

Secara istilah, bekam berarti proses pengisapan kulit, penyayatan, dan pengeluaran darah dari permukaan kulit.

- Advertisement -

Secara umum, bekam adalah metode penyembuhan penyakit dengan membuang racun dalam tubuh melalui pengeluaran darah kotor yang dilakukan dengan cara penarikan metode bekam dari permukaan kulit.

Bekam menjadi salah satu metode kesehatan yang sudah diakui sebagai pengobatan alternatif yang efektif dalam membersihkan darah atau angin dalam tubuh.

Manfaat bekam antara lain melancarkan peredaran darah, merangsang kerja syaraf, meningkatkan imun, dan pelepas stress.

Alat terapi bekam dipasang tersebar pada sejumlah titik di bagian tubuh tertentu. Berikut adalah 15 titik bekam yang dilarang untuk alasan kesehatan.

Dikutip dari Bekam Tauhid Sehat Menyehatkan oleh Nanang Nilson (2019: 98), bekam dapat dilakukan di mana saja, tetapi harus diingat jika ada bagian-bagian tubuh yang apabila dibekam menimbulkan efek negatif.

Berikut adalah 15 titik bekam yang dilarang untuk alasan kesehatan tubuh

  1. Area tubuh yang memiliki banyak simpul limpa (lymphatic system). Seperti bawah rahang, ulu hati, tonsil, dan pipi.
  2. Lubang-lubang pada anggota tubuh. Seperti telinga, hidung, mata, pusar, kemaluan, dan anus.
  3. Area tubuh yang berdekatan dengan pembuluh besar atau nadi.
  4. Lokasi palpitasi, atau wilayah sekitar jantung.
  5. Bagian tubuh yang memiliki varises.
  6. Area tubuh yang terdapat tumor di dalamnya.
  7. Bagian tubuh yang mengalami retak tulang.
  8. Daerah tubuh yang memiliki jaringan luka.
  9. Area tubuh yang terkena cacar air, karena dikhawatirkan akan menimbulkan luka baru.
  10. Bagian tubuh yang mengalami rasa nyeri. Contohnya pada penderita asam urat stadium tinggi.
  11. Bagian perut wanita hamil. Pilih titik tubuh aman lainnya seperti punggung atau bagian belakang.
  12. Bagian tubuh yang amat sensitif dan memiliki syaraf halus. Contohnya pada pergelangan lengan tangan dalam. Walaupun tusukan jarum dilakukan sangat tipis di epidermis, namun tetap dibutuhkan kehati-hatian.
  13. Tepat di lipatan pada tubuh, seperti ketiak, selangkangan, siku dalam.
  14. Area leher, baik di bagian tenggorokan maupun leher samping tepat di bawah telinga.
  15. Area tempurung lutut.
BACA JUGA  Memahami Qigong, Latihan Tiongkok Kuno untuk Tingkatkan Kesehatan

Daftar 15 titik bekam yang dilarang, diharapkan berguna bagi Anda yang tertarik dengan terapi bekam dalam menjaga kesehatan. [EB]

TERBARU

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan...

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif,...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu...

Fitofarmaka, Memanfaatkan Kekuatan Obat Herbal untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Fitofarmaka, juga dikenal sebagai obat herbal, merupakan produk yang...

Cuaca Panas, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada 5 Penyakit ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau jemaah haji Indonesia waspada dengan...

Mengenal Terapi Herbal dari Kashmir

Dikenal karena keanekaragaman hayatinya, Kashmir merupakan tempat yang kaya...

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) di Kota Semarang. Wolbachia merupakan salah satu inovasi dalam...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM) telah lama dikenal sebagai pendekatan holistik dalam menjaga...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan menarik yang dapat mengubah cara kita memandang makanan dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres....

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif, merupakan pendekatan medis yang menggabungkan metode-metode konvensional dengan terapi komplementer dan alternatif. Konsep ini berfokus...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada para inovator teknologi kesehatan terbaik di Indonesia dalam acara Health Innovation Day 2023. Penghargaan dari Kemenkes...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Afrika selama ribuan tahun. Benua ini kaya akan sumber daya alam yang melimpah, termasuk berbagai jenis...